
" Ayo kita ke kamarku saja teman teman " ajak Rani pada teman temannya.
" Gak apa apa ya Ran " tanya Neta tidak yakin.
Karena menurut Neta bertamu ke rumah orang gak boleh sembarang nyelonong ke kamar tuan rumah.
" Boleh kok Net " ucap Rani sambil tersenyum dan mengajak teman temannya ke dalam kamarnya.
" Wow asyik Ran, kamar kamu besar dan luas pernak pernik di dalam kamar mu juga sungguh sangat rapi, indah dan bersih aku suka kamar mu Ran ! " ucap Ditta memuji.
" Makasih ya Ditt, ini yang bantu aku mengcover kamarku adalah Abang aku dia sangat perhatian dan selalu ingin adiknya betah di dalam kamar " ucap Rani sambil tersenyum.
Tempat tidur Rani big size bisa muat delapan orang sekaligus, lemarinya juga sangat besar ada boneka boneka dari jaman Rani kecil dulu dan gaun masa kecil dulu masih tertata rapi.
Di depan tempat tidur jarak sekitar dua meter ada sebuah televisi layar lebar 50 inchi terletak di atas meja TV.
Tempat tidurnya Rani itu bertingkat loh kalau tombol tombol tertentu di tekan maka akan berbentuk tingkat sehingga teman temannya pada heran semua melihat kecanggihan kamar Rani.
" Ran kamu sangat di manja sama mama kamu ya " ucap Ditta lagi.
" Nggak aku seperti biasa saja gak ada manja manja, kalau perhatian sih mama dan Abangku sungguh sangat perhatian " ucap Rani sambil tersenyum.
**
Sekitar jam empat sore semua anak pada ngumpul di rumah Rani, mereka di sambut oleh Mama Elaine Mama nya Rani, wanita setengah baya itu tetap cantik walaupun usianya sudah setengah abad lebih tetapi kecantikan nya masih sangat terlihat bahkan kecantikan itu sangat melekat pada diri Mama Elaine.
Siapakah Mama Elaine ?
Nanti author cerita ya, sabar saja semuanya butuh proses dan harus sesuai alurnya.
" Rani, aku ingin sekali melihat Abang mu yang katanya sangat ganteng itu apa boleh ? " tanya Carla yang baru muncul langsung nyelonong masuk ke dalam kamar Rani.
" Boleh, sebentar ya saya lihat ke belakang dulu." ucap Rani sambil tersenyum dan berlalu dari kamar.
" Abang, Bang... " seru Rani memanggil Abang nya.
" Iya, ada apa Dek " sahut Andre yang sementara latihan fisik muaythai di halaman belakang yang sangat luas dan indah itu.
" Abang boleh gak teman teman Rani ke sini melihat lihat halaman belakang ini " ujar Rani mengalihkan pembicaraan yang sebenarnya.
__ADS_1
" Boleh boleh aja, " ucap Abang Andre sambil terus berlatih.
Rani berlari kembali ke dalam kamar dan mengatakan kepada teman temannya kalau Abang nya sementara di halaman belakang.
" Ayo teman temanku sayang keburu Abang ku pergi " ucap Rani dan semuanya langsung berjalan menuju halaman belakang.
Halaman itu penuh dengan tanaman tanaman perdu.
" Wow indahnya, " ucap Neta sambil tersenyum dan berlari lari di sekitar tanaman perdu itu.
Ketika mereka melewati ruang gym, mereka kaget dengan keberadaan Abang nya Rani yang sangat tampan itu.
Mereka semua menatap dengan kagum ke arah Andre yang sementara berlatih muaythai itu dan tiba tiba mereka semua tepuk tangan, seketika Abang Andre langsung kaget dan berhenti melakukan aktivitasnya.
" Hai, " ucap Carla pada Abang Andre.
" Hai juga adek, apa kabar adek adek semuanya ? tanya Andre sambil tersenyum dan berjalan ke arah gadis gadis itu.
" Abang, teman temanku ini pengen berkenalan dengan Abang, " ucap Rani sambil tersenyum tipis melihat ke arah Abang nya itu.
" Oh, gitu ya baiklah adek adek cantik saya Andre Kakak pertamanya Rani, saya bekerja sebagai seorang polisi, saya jarang di rumah karena banyak tugas di luar sehingga kita belum saling kenal, nah adek adek semuanya silahkan lanjutkan ya Abang mau siap siap dulu mau kerja " ucap Andre pamit.
" Abang, " panggil Rani lagi.
" Iya sayang ada apa lagi " ujar Andre sambil berbalik ke arah suara panggilan itu.
" Bang ntar pulang kerja Abang bantu adek ya tempat tidur adek kayaknya rusak deh kaki kakinya " ucap Rani sambil menatap wajah abangnya.
" Gampang lah kalau soal itu nanti Abang perbaiki ya, adek boleh tidur di kamar Abang nanti malam karena Abang ada tugas malam ini " ucap Andre lagi.
" Adek sama Mama aja Bang " ucap Rani sambil tersenyum lagi.
" Ya udah Abang siap siap dulu ya " ucap Andre sambil berlalu pergi ke kamarnya.
" Ran, ayo kita berangkat ke Taman kota, atau mau langsung ke Mall " ucap Neta dan Genoveva bersamaan.
" Ayo, aku ambil tas dulu ya " ucap Rani langsung melesat ke dalam kamarnya.
" Ma, Mama Rani pamit bareng teman teman jalan jalan ke taman sekaligus pergi ke Mall Mama mau titip apa biar Rani belikan " Rani ijin pada Mamanya.
__ADS_1
" Adek belikan Mama bedak Marks ya, nih bedak Mama udah hampir habis " ucap Mama Elaine sambil tersenyum dan memberikan selembar uang ratusan ribuan kepada putri bungsunya itu.
" Gak usah Mam tadi udah di berikan sama Abang dan Rani rasa cukup kok, malah lebih juga Mam " ucap Rani sambil tersenyum.
" Rani pamit ya Mam, " ucap Rani sambil mencium pipi Mama Elaine.
" Hati hati di jalan ya Nak, " ucap Mama Elaine lagi.
" Siap Boss " ucap Rani sambil berlari lari ke depan rumah menemui teman temannya.
" Ran, kita naik bus aja ya " ucap Genoveva lagi.
" Boleh, ayo " ucap Rani lagi sambil berjalan ke arah halte terdekat.
Ketika mereka masih menunggu Bus tiba tiba Abangnya Rani datang mengendarai mobil Fortuner warna abu-abu.
Mobil itu mendekati mereka dan Andre membunyikan klakson serta menurunkan kaca jendela mobilnya.
" Ayo Adek adek Abang antar ke taman dekat Mall kebetulan kita satu jalur " ucap Andre sambil mempersilahkan gadis gadis itu naik ke dalam mobil.
" Makasih ya Abang, " ucap Rani dan teman temannya bersama sama.
" Abang gak mungkin membiarkan bidadari kecil Abang menunggu bus " ucap Andre sambil mencubit pipi Rani.
" Terima kasih Abang " ucap Rani sambil memasang seat belt nya.
" Adek adek sebenarnya mau jalan jalan kemana " ucap Andre lagi.
" Mau jalan jalan aja Bang, sumpek di rumah terus " ucap Erlyen sambil tersenyum.
" Mobil Abang bisa menampung kami semua ya Bang " Ucap Rasty yang dari tadi hanya ikut arus.
" Iya dong kan badan kita kecil kecil " celetuk Irna sambil tertawa.
" Kalau badan kita besar seperti 🐄 pasti gak muat lah " ujar Erlyen lagi.
" Rasty kok kamu diam aja sih dari tadi " ujar Ditta.
" Berisik banget kalau semua berbicara " ucap Rasty sambil tersenyum simpul.
__ADS_1
** Bersambung ya guys, tolong like, komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰