
Gerhana, mendapatkan sebuah cahaya berwarna biru dari sisa cahaya yang di dapatkan oleh Maharani.
Karena ternyata mereka masih sepupu jauh sehingga tak ada salahnya kalau ia pun mendapatkan apa yang menjadi haknya juga.
Ia hampir kehilangan haknya sebagai keturunan penghuni langit dan istana langit.
Dengan sekali hentakan kaki ia pun ikut berlari diatas karpet hijau milik keluarga istana langit ke tujuh ia pun mengikuti kemanapun Rani pergi.
"Sampai kapan kamu akan terus mengejarku Ger?"Tanya Rani sambil terus berlari lari.
"Sampai aku bisa memelukmu dan terbang ke atas awan itu."Seru Gerhana sambil memainkan angin yang bertiup ke arah Rani.
Tubuh gadis itu terbuat dari apa ya,kenapa ia tak mempan dengan jurus angin topanku ini.
Gerhana masih saja berlari mengejar Rani dan akhirnya Rani pun menghilang dan muncul lagi di belakang Gerhana.
Dengan sekali gerakan Rani langsung memeluk erat tubuh pria yang sudah menjadi candu baginya itu.
"Ge,kamu hendak kemana?"Tanya Rani sambil bergelayut manja membuat Gerhana terpaku dan menatap terus kedepan sambil tersenyum.
"Alasan aku ke sini adalah memancing kamu sayang,aku akan menangkapmu dan asal kamu tahu kalau cinta ini tak.bisa aku tahan lagi aku ingin melamar kamu untuk jadi kekasihku."Ucap Gerhana sambil mengeratkan genggamannya pada tangan gadis itu.
"Ge,kita masih kuliah kamu ingatkan?"Ucap Rani pada Gerhana dan mereka tak tahu kalau mereka berdua dilihat oleh semua penghuni istana langut ketujuh.
"Aku tahu Rani tapi aku tak bisa menahan perasaan ini terlalu lama."Ucap Gerhana sambil membalikkan badannya dan langsung memeluk erat tubuh gadis di depannya itu.
"Kamu sangat membuatku tak berdaya menahan perasaan ini tolonglah sayang aku tak ingin kita sampai menua baru menikah,menikahlah denganku sekarang aku jamin kita pasti akan bahagia."Ucap Gerhana lagi.
**
__ADS_1
"Kami akan menyetujui hubungan kalian dan kalau kalian berdua sudah siap menikah sekarang kita akan melaksanakan pestanya dengan sangat meriah di istana langit ketujuh ini."Ucap Raja Langit Ketujuh yang entah muncuk kapan dan mendengar percakapan cucu cucunya itu.
"Gerhana kamu adalah putera pertama ibu,ibu harap kamu akan menjadi kepala rumah tangga yang baik dan bijaksana serat sayang kepada isterimu yang tak lain adalah anak dari sepupu ibu sendiri,ibu yakin hidup kalian akan bahagia,kalian mau menikah di istana langit ke tujuh atau mau kembali ke bumi baru menikah di sana?"Ucap Ibu gwyneth pada Gerhana sambil tersenyum bahagia.
"Kami mau nikah disini dulu nanti ke buki kami juga akan melanjutkan pernikahan kami juga di sana."Ucap Gerhana sambil memegang erat tangan Rani.
"Rani...mama tak pernah melarang pilihan hatimu nak,mama yakin kamu akan bahagia bersama Gerhana yang nota bene masih ada hubungan dekat sekali dengan kerajaan langit."Ucap Mama Elaine sambil berjalan mendekati Maharani dan Gerhana.
"Kak Adrian dan Kak Andrew apakah kalian ada pesan pesan khusus untuk kami berdua?"Tanya Rani sambil melepaskan pelukan Gerhana dan berlari ke arah kedua abangnya itu.
Rani pun langsung memeluk erat tubuh kedua pria itu sambil berkata"Rani tetap jadi adik kecilnya abang berdua tenang aja."Ucap Rani sambil berbisik.
Tiba tiba Andrew melepaskan pelukannya dan berkata "Mama,apa Andrew boleh usul?"Tanya Andrew pada Sang mama.
"Iya boleh nak,"jawab Mama Elaine sambil berjalan menuju ke arah Andrew.
"Apa tidak sebaiknya Rani menyelesaikan kuliahnya dulu kan masih kurang satu semester lagi mam?Setelah itu terserah deh mau langsung nikah gak masalah."Ucap Andrew yang tak rela jika harus kehilangan adik perempuan semata wayangnya itu dalam sekejab.
"Bukan begitu mam,tapi Andrew hanya mau yang terbaik untuk adik Andrew satu satunya."Ucap Andrew sambil tersenyum karena sebenarnya ia belum rela melepaskan aang adik untuk berumah tangga sendiri karena menurutnya ia akan semakin jauh dari Rani.
Ia sangat menyayangi Rani karena Rani adalah adik perempuan satu satunya dan ia juga ingin Rani tidak boleh menjauh darinya dan saudara saudaranya.
Ia juga menganggap kalau Rani masih kecil dan belum pantas menikah apalagi memiliki anak.
Tetapi harapannya sepertinya tidak akan terwujud karena Rani juga mengiyakan untuk segera menikah dengan Gerhana.
Ketika matanya bertemu mata Rani,Rani merasakan kalau abangnya itu masih ingin ia menjadi gadis kecilnya dan selalu bermanja manja padanya.
Rani juga merasakan kalau abangnya itu bersedih hati sehingga ia pun angkat bicara sambip berlutut.
__ADS_1
"Ibu aku ingin setelah lulus kuliah nanti baru aku menikah Bu,Ge aku ingin kita menikah setelah semua yang kita perjuangakan dibumi selesai aku harap kamu mengerti maksud aku ini Ge,"ucap Rani memohon pengertian dari sang kekasih.
"Apapun mau kamu sayang aku akan menerimanya,aku akan selalu mendukungnya."Ucap Gerhana membuat Rani berkaca kaca dan akhirnya ia pun memeluk erat pria di depannya itu dan si pria mengecup lama pada kening gadis itu.
"I love you sayangku."Ucap Gerhana sambil melepaskan kecupan sayangnya dan kembali memeluk erat tubuh gadis didepannya itu.
"Ayo sudah saatnya makan siang."Ajak Mama Gwyneth sambil merangkul bahu calon anak mantunya itu.
"Mama Gwyn,mama boleh kok tinggal di rumah Rani di bumi."Ucap Rani sambil tersenyum.
"Iya sayang nanti mama akan berkunjung ke bumi dengan mama Elaine ya?"Jawab Mama Gwyneth sambil terus merangkul bahu gadis itu dan membawanya ke dalam istana langit ketujuh.
Mereka pun makan bersama di ruang makan istana langit ketujuh dengan sangat khidmat dan tenang tanpa ada kegaduhan.
Selesai makan mereka semua pun beranjak ke luar dan beristirahat sejenak sebelum Rani dan saudara saudaranya serta Gerhana pulang ke bumi.
"Zavia,persiapkan kuda kita dan tolong siapkan juga makan dan minum kuda di jalan nanti karena kita tidak akan berhenti di tengah jalan kita harus segera sampai bumi karena besok pagi kita ada kegiatan di kampus."Titah Rani pada Zavia.
"Baik Tuan Putri."Jawab Zavia dan melangkah pergi ke arah kuda kuda sembrani itu dan menyiapkan makan kuda kuda itu serta minum mereka.
Selesai menyiapkan perlengkapan mereka,ia pun menghampiri Rani dan saudara saudaranya dan bergabung lagi bersama mereka.
Tiba tiba Raja Langit ketujuh muncul dan memawa sebuah cahaya putih yang sangat indah seperti salju menemui mereka dan menyebarkan ke arah mereka dan mengenai seluruh tubuh mereka.
"Ini adalah senjata kalian dibumi nanti karena akan ada sebuah perang perampasan terhadap daerah daerah kekuasaan raja iblis dan mereka akan menghancurkan bumi tetapi kalau kalian sudah bisa menebarkan cahaya ini di seluruh penjuru bumi maka mereka akan ketakutan dan tidak akan menganggu penduduk bumi lagi.
To be continued
Bersambung ya guys
__ADS_1
maaf baru bisa up lagi karena author akhir akhir ini sering sakit sakitan...mohon doanya biar author kembali sehat dan bisa melanjutkan menulis cerita ini ya...
Terima kasih...🙏🥰