
Hari yang di nanti untuk kemping bersama pun telah tiba, banyak sekali barang bawaan yang mereka persiapkan.
Rani pun demikian sibuknya menyiapkan segala keperluan yang akan mereka pakai disaat kemping nanti.
Rani juga membawa dua tenda karena ia menyiapkan juga untuk Gerhana.
Setelah semuanya beres, Rani pun pamit pada Mama Elaine.
"Mama, Rani pamit ya mau pergi kemping bareng teman teman di atas gunung Manggis."Ucap Rani sambil mencium pipi Mama Elaine.
"Iya sayang hati hati di sana jangan lupa bawa jaket dan juga bawa juga cemilan untuk bekal di sana ya nak?" Ucap Mama Elaine lagi.
"Siap Mam...!!"Ucap Rani sambil memberi hormat pada Mama Elaine.
"Kamu terlihat sangat cantik, cantik seperti Mama waktu muda dulu."Ucap Mama Elaine sambil mengecup kening Rani kemudian melepaskan anak gadis itu pergi.
"Sampai jumpa Mam...!!"Ucap Rani sambil melangkah pergi dan membawa barang bawaannya masuk ke dalam mobil.
Rani mengendarai mobil Toyota Yaris miliknya meluncur membelah kesunyian pagi ini.
Tiba tiba Gerhana muncul dan langsung masuk ke dalam mobil duduk tepat di samping Rani membuta Rani kaget bukan main.
"Kamu...!!"Ancam Rani pada Gerhana.
"Aku kenapa Ran?"Tanya Gerhana tanpa mengalihkan perhatiannya sama sekali dari Rani.
"Aku jatuh cinta pada mu Rani, maukah kamu menerima cintaku?"Ucapan Gerhana membuat Rani hampir membelokkan mobilnya ke jurang untung Gerhana dengan sigap menahan menggunakan kekuatannya.
"Rani, please berhenti dulu nanti kita lanjut jalannya."Ucap Gerhana memelas.
"Gerhana kamu tahu kan kalau kita sudah telat?"Ucap Rani lagi.
"Iya juga sih tetapi aku masih ingin mengganggu kamu Rani, kamu tahu kan kalau aku sangat menyayangi dirimu melebihi nyawaku Rani?"Ucap Gerhana lagi.
"Tapi Ger,aku...!!"Belum sempat Rani menyelesaikan kata katanya sudah di sambar oleh Gerhana.
"Kamu kekasihku sekarang,aku paling anti penolakan Rani kalau kamu berani menolak ku artinya kamu benar benar ingin aku menunjukkan siapa diriku sebenarnya."Ucap Gerhana mengancam.
__ADS_1
"Tapi aku menganggap kamu itu saudara aku Gerhana...!!"Ucap Rani lagi yang langsung membuat Gerhana melompat dari mobil dan menghadang mobil Rani.
"Rani, please turun dulu dari mobil...!!"Pinta Gerhana.
"Nggak Gerhana, aku harus segera pergi teman teman sudah menunggu kita Ger, kamu ngapain di situ ayo kembali masuk ke dalam mobil."Perintah Rani membuat Gerhana merasa tidak nyaman dan rasanya ia ingin sekali memukul apa pun yang ada di hadapannya termasuk Rani.
"Rani....aku hanya ingin jujur padamu kalau aku mencintaimu."Ucap Gerhana pada Rani dan tiba tiba Gerhana sudah kembali duduk di samping Rani.
Rani terperangah mendengar ucapan Gerhana padanya.
"Ger,aku mohon maafkan aku, aku belum bisa memberikan jawaban..!!"Ucap Rani sambil menunduk.
"Nggak apa apa Rani, aku akan menunggu waktu itu tiba."Ucap Gerhana sambil memegang kepalanya yang terasa sangat sakit tetapi ia berusaha untuk tetap tegar di hadapan Rani.
"Rani, aku minta maaf tadi aku sangat kasar padamu, tolong maafkan aku Rani sampai saat ini aku belum pernah melihat kamu tersenyum bersama aku, apalagi tadi aku baru saja membuat hatimu terluka,aku harap kamu tidak terluka dan mau memaafkan kesalahan aku ya Rani?"Ucap Gerhana membuat mata indah gadis itu membulat.
"Ger,kamu gak sakit kan?"Tanya Rani sambil memegang kening Gerhana.
Rani kaget bukan main, karena kening Gerhana suhunya panas dingin bergantian.
"Iya maafkan aku Rani...Aku harap kamu memahami aku!!"Ucap Gerhana sambil mengelus punggung tangan Rani yang ia letakkan di atas kening Gerhana itu.
"Maafkan aku Rani, bukan maksud aku menyakiti kamu, tadi itu hanyalah sebuah spontanitas yang membuat aku tak berdaya,sekali lagi aku minta maaf..!!"Ucap Gerhana sambil memegang tangan Rani dengan sangat erat.
Gerhana pun meminta Rani untuk mempercepat laju mobilnya agar mereka cepat sampai di tempat di mana mereka sudah berjanji untuk bertemu.
"Ayo Ran, percepat laju mobilmu teman teman kita sudah pada nunggu."Pinta Gerhana pada Rani.
"Tapi aku takut Ger, soalnya aku baru saja belajar mengemudi mana SIM aku juga belum ada ntar kecelakaan bagaimana?"Tanya Rani pada Gerhana.
"Ya sudah pelan pelan saja, tapi aku boleh gak minta kamu menutup mata biar aku pakai caraku sendiri."Ucap Gerhana pada Rani.
"Tapi Ger,biar aku saja yang mengetahui kalau kamu itu manusia super, jangan sampai ada teman teman kita yang mengetahui kalau kamu punya kekuatan super, bagaimana tawaran aku Ger?"Tanya Rani pada Gerhana.
Gerhana membalas dengan anggukan kepalanya.
"Baiklah kalau begitu ayo kita terbang saja sampai hampir mendekati teman teman baru kita turun bagaimana?"Pinta Gerhana lagi.
__ADS_1
"Ya sudah terserah kamu Ger, yang penting usahakan mereka tak melihat kita saja."Ucap Rani lagi.
"Tenang aja Tuan putriku yang tercinta..!!"Ucap Gerhana sambil tersenyum penuh kemenangan .
Gerhana melakukan sebuah gerakan misterius sehingga dalam sekejap mereka telah tiba di dekat Ke Tujuh orang teman Rani.
Dari jarak 500 meter terlihat mobil Rani mendekati mereka semua.
Rani pun menepikan mobilnya dan turun dari mobil sambil tersenyum dan memasukkan tangannya ke dalam saku jaketnya.
"Hallo teman temanku sayang maaf ya terlambat?"Ucap Rani sambil menyalami satu persatu teman temannya itu.
"Maaf teman teman ini ada sahabat aku yang mau ikutan kita kemping ke gunung Manggis juga perkenalkan namanya Gerhana Putra Dirgantara biasa dipanggil atau di sapa Gerhana."Ucap Rani memperkenalkan Gerhana pada teman temannya.
"Hai Gerhana!!"Sapa Erlyen, Ditta,Netta,Irna,Carla dan yang lainnya pada Gerhana.
"Selamat bergabung ya, semoga menyenangkan petualangan kita kali ini."Ucap Rasty sambil tersenyum dan bertepuk tangan.
"Rasty, dari mana saja kamu?"Tanya Erlyen pada Rasty.
"Aku lapar banget makanya aku masih makan mie instan yang ada di mobil."Ucap Rasty menjelaskan pada Erlyen.
"Curigaan amat sih Lu Erlyen?"Sambung Ditta.
"Netta, buku yang kemarin kamu bawa gak?"Tanya Carla pada Netta.
"Bawa lah kamu tenang aja nanti saat tiba disana baru kita bongkar bongkar semua barang bawaan kita oke?"Ucap Netta sambil tersenyum.
"Hmmm, diamatinya semua gadis itu tetapi tak satupun yang mampu menyamai Rani dalam hatinya.
"Rani, sungguh kamu adalah yang terbaik dan spesial di hati aku."Ucap Gerhana sambil tersenyum sendiri.
"Kok senyum sendiri sih Ger,ntar di sangka gila beneran deh."Ucap Rani sambil mencubit pinggang Gerhana yang membuat Gerhana gemas dengan tingkah Rani yang malu malu tetapi seperti memberikan sinyal positif padanya....
**
Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terima kasih 🙏🥰**
__ADS_1