
Pertempuran sengit pun terjadi di sebuah pedepokan yang tersembunyi di antara hutan hutan pinus yang sangat lebat itu.
Ternyata di pedalaman bumi ini yang tak pernah terekspos adalah ppedepokan ilmu sihir yang tak ada seorang pun mengetahui keberadaan mereka.
Menurut orang orang kalau pedepokan itu hanyalah khayalan semata dari orang orang Zaman dahulu untuk mengelabui anak anak mereka agar tidak berkeliaran saat malam tiba.
Ya tetapi apa yang mereka bicarakan itu ternyata ada di bagian belahan bumi afrika yang tak tersentuh oleh tangan manusia modern.
Di sanalah pertarungan sengit terjadi antara klan tertua dan klan yang baru saja terbentuk.
Secara kasat mata tak ada yang terlihat hanya orang orang tertentu saja yang bisa melihat pertarungan itu.
****
Aku ingin agar Rani kembali ke zaman di mana dia tak mengenaliku sama sekali karena kalau dia masih terus mengenaliku aku tak yakin dia akan terus bisa berada disampingku.
Setiap hari orang orang dari klan iblis terus mencari cara bagaimana bisa menghancurkanku dan bagaimana mendapagkan apa yang selama ini memjadi penyemangat hidupku.
Alasan aku tetap ingin kembali ke dunia dimana Rani tak mengenaliku ya itu untuk menghindari orang orang jahat yang selalu berseliweran dimana aku tinggal.
****
Rani masih duduk sambil melihat lihat tanaman bunga yang kian hari kian subur dan banyak bjnganya itu.
Tak berapa lama datanglah sang kakak sambil membawa beberapa buku kuno yang tulisannya nyaris terhapus.
"Dek,tolong cari tahu dimana letak bunga cinta berada karena luka dalam tubuhmu itu benar benar belum sembuh total,hanya bisa sembuh kalau kamu meminum ramuan bunga cinta."Ucap Kak Andrew sambil menyerahkan buku buku itu pada Rani yang masih bingung dengan suruhan kakaknya itu.
"Baiklah kak,tapi apakah hanya itu jalan alternatifnya kak?"Tanya Rani sambil mulai membuka helai demi helai buku itu.
Dalam buku itu semua tentang pengobatan masa lalu tertulis dengan rapi dan sangat bagus tulisannya. Walaupun tulisan itu hanya menggunakan tinta alam tetapi tulisan itu sangat rapi dan indah dipandang mata dan siapapun yang melihatnya senang dan gembira hatinya.
Ketika ia sudah sangat kecapekan karena belum juga menemukan keberadaan bunga itu,tanpa sengaja jari telunjuknya tergores oleh sebuah buku warna keemasan tetapi sudah sangat usang sehingga tak semua orang tahu kalau di dalamnya terdapat resep resep kuno yang sangat berharga dan berguna.
Jari telunjuknya memgeluarkan setetes darah yang mengenai sampil buki itu hingga tiba tiba buku itu seakan bernyawa dan warnanya semakin terang bercahaya.
__ADS_1
Andrew yang melihatnya pun ikut kagum karena baru pertama kali melihat kejadian itu.
Warna keemasan dari dalam buku dan sampul buku itu membuat sebuah portal entah bagaimana kejadiannya tiba tiba saja Rani seperti tersedot masuk ke dalam buku itu dan buku pun tertutup kembali usang seperti awal lagi. Hal itu membuat mata Andrew tak berkedip sedikitpun karena ia kaget bercampur heran dan takut kehilangan juga.
"Dek Rani...!!"Teriak Andrew histeris tetapi suaranya seakan ia telan kembali dan tak ada satu orang pun tahu kalau Rani sucah tersedot masuk dalam buku resep kuno itu.
*****
Rani pun terjatuh di bawah sebuah pohon eik tua yang sangat rindang.
Ia pun kaget karena ia tak tahu ia berada dimana sekarang.
"Kak Andrew tolong Rani Kak!!"Teriak Rani tapi teriakan itu seakan tak terdengar oleh orang lain.
Petualangan pun dimulai saat itu juga...
Rani pun bangun dari tempat dimana ia terjatuh tadi dan membersihkan pakaiannya dari rumput dan duri yang menempel.
Ia pun berusaha melepaskan sepatunya agar ia lebih bebas saat berjalan diatas rerumputan hijau bak permadani itu.
Ranting ranting itu seakan melambaikan dahannya pada Rani.
Rani pun mengerjapkan matanya sambil tetap fokus pada orang itu yang tak lain adalah seorang wanita tua berpakaian ala putri putri dari kerajaan eropa.
Rani pun memberanikan dirinya untuk menyapa wanita tua itu.
"Permisi Nek,apa saya boleh berteduh disini?"Ucap Rani pada sang nenek yang kelihatannya sangat sibuk menyiram tanaman di hadapannya itu.
"Permisi Nek...!!"Rani mengulangi lagi menyapa sang nenek berharap ia akan mendapatkan jawaban dari sang nenek tetapi apa yang ia harapkan tak juga terjadi karena sang nenek masih terus saja menyiram tanaman tanaman itu dan membuat Rani menjadi capek sendiri dan tanpa perintah ia pun mengambil air di dalam ember yang terletak di dekatnya dan membantu sang nenek menyiram tanaman tanaman itu dan tanpa sengaja jarinya tertusuk oleh duri dari sebuah bunga yang terlihat sangat aneh tapi indah dipandang karena ssbuah pohon memiliki neragam warna bunga yang sangat indah dan ternyata bunga itu adalah bunga Cinta yang dimaksud oleh Kak Andrew.
Dengan adanya kejadian itu membuat Sang nenek langsung tersadar dan ia pun membalikkan badannya dan melihat Rani dan tanpa Rani duga sang Nenek langsung memberi salam dan menundukkan kepalanya di hadapan Rani.
"Maafkan saya bidadari langit ke Tujuh."Ucap Sang nenek membuat Rani kaget bukan main.
"Loh kok nenek tahu tentang diriku?"Tanya Rani heran dan melotot.
__ADS_1
"Iya maafkan kelancanganku ini Nona muda!"Ucap Sang nenek dan ia pun kembali menundukkan kepalanya memberi hormat pada sang bidadari.
"Bagaimana nenek bisa mengenaliku?"Tanya Rani masih heran dan kagum.
"Dari aroma tubuhmu Nona muda,hanya bidadari langit ke tujuh yang memiliki wangi tubuh yang khas Nona muda."Ucap Sang Nenek sambil tetap menundukkan kepalanya.
"Jangan menunduk nek,bangunlah angkatlah kepalamu dan lihatlah aku."Ujar Rani sambil tersenyum dan menyentuh bahunsang nenek.
"Maafkan hamba Nona muda."Jawab sang nenek sambil mengangkat kepalanya dan menatap wajah gadis muda itu dan memberikan senyuman terbaiknya.
"Nona muda,apa gerangan yang membuatmj datang kemari?"Tanya Nenek lagi pada Rani.
Rani pun menceritakan perihal ia sampai ke tempat di mana sang nenek berada.
Sang Nenek pun mendengarkan dengan penuh seksama dan sambil geleng geleng kepalanya.
"Nek jadi tolong panggil saja nama saya Rani biar kita makin akrab dan tidak canggung."Ucap Rani sambil mengulurkan tangannya pada samg nenek.
Nenek pun balas mengulurkan tangannya dan mereka saling berjabat tangan dan saling pandang dan saling senyum.
"Ayo nek kita petik bunga cinta untuk mengobati luka dalam tubuhku."Ucap Rani sambil menarik tangan sang nenek dan mereka berdua pun langsung akrab seperti dua sahabat yang sudah saling kenal bertahun tahun lamanya.
Ketika hendak memetik bunga cinta tiba tiba tangan Sang nenek mengenai rambut indah sang bidadari sehingga tanpa sadar sang nenek telah berubah menjadi seorang wanita muda yang cantik dan wanita muda itu usianya sekitar lima tahun diatasnya Rani.
Setelah berubah Rani menjadi kagum dan kaget dengan kejadian kejadian yang ia alami.
Akhirnya wanita muda itu pun memperkenalkan dirinya kalau dia adalah Dewi bunga yang terkena sihir dari raja klan kalajengking yang sudah lama punah itu dan hanya titisan dari bidadari langit ketujuhlah yang akan mematahkan sihir itu dan hari yang di nanti pun tiba yaitu hari ini.
Rani pun diajak oleh wanita itu alias Dewi bunga ke taman bunga dan disanalah ritual dilakukan.
Dengan sangat penuh keyakinan racun dari dalam tubuh Rani pun dikeluarkan dan dibuang ke dalam sebuah wadah yang sudah diberi jampi jampi dan Rani pun akhirnya sembuh dari labirin misterius itu.
*******
To be continued
__ADS_1