Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
74


__ADS_3

Killer tak bisa menahan kebencian dalam hatinya terhadap Gerhana,ia tahu kalau Gerhanalah penyebab Maharani menjauh darinya sehingga ia berniat untuk membuat sebuah rencana yang matang untuk menghancurkan Gerhana sebelum apa yang direncanakan olehnya tak berarti alias gagal.


Kamu benar benar ingin mengetahui siapa Bryan sebenarnya Gerhana?


Aku adalah vampir terjahat yang sangat meresahkan semua makhluk di bumi ini aku harap aku bisa menaklukan kamu Gerhana.


Dengan mengepalkan tangannya ia oun berubah menjadi garang seketika.


Ketika matanya dalam keadaan merag tiba tiba saja bel tanda pelajaran akan dimulai berbunyi sehingga ia pun segera masuk ke dalam kelas di mana Rani sedang duduk dan bwrsenda gurau dengan Gerhana dan beberapa orang temannya di dalam kelas.


**


Selesai mata kuliah anatomi ia pun menuju ke ruang kelas lainnya untuk mengikuti mata kuliah tentang astronomi karena ia memilih dua jurusan yaitu kedokteran dan astronomi.


"Eh Ger,tahu gak aku merasa snagt risih dengan keberadaan Pak Killer Ger,apa kita mengerjainnya saja ya biar hari ini kita tak perlu belajar ilmu yang ia berikan karena menurutku dia tidak fokus mengajar teapi sering menatapku penuh horor Ger aku tak suka dengan caranya yang sangat aku tak mengerti itu dan setiap tatapannya seperti sangat berarti sehingga ia seakan menyelami ke dalan netraku Ge."Ucapku sambil ku tatap Gerhana yang sedang menatap wajah Pak Killer dan ternyata mereka berdua telah larut dalam tatapan mata mereka.


Aku melihat tatapan penuh kebencian datang dari kedua pria itu.


Tiba tiba aku menjentikkan jariku ke atas dan mengubah Pak Killer menjadi seekor kura kura yang berjalan sangat lamban yang membuat ia merasa tak berdaya.


Segera ku dekati Pak Killer yangbsedang menjadi Kura kura itu sambil ku pegang kepalanya.


"Ternyata ada kura kura disini ya Ger,Ucapku pada Gerhana dan Gerhana membalas menganggukan kepalanya dan kami berdua pun pergi ke kolam renang itu dan menjatuhkan kuta kura jelmaan Pak Killer di dalam air kolam dimana banyak orang yang sedang berenang karena hari ini ada event di kampus."


Siapapun orang yang telah berani membuatku selerti sekarang ini aku pastikan akan menghukumnya.


Setelah ku pikir pikir aku pun mengartikan bahwa di kampus ini banyak orang berilmu tinggi buktinya Gerhana sementara menatapku tapi tiba tiba ada yang iseng membuatku bwrubah mwnjadi kura kura entah sampai kapan aku seperti ini dan aku yakin itu bukan Gerhana tetapi ada seseorang yang sangat kuat dan memiliki tenaga dalam yang sangat tinggi.

__ADS_1


Aku pun berlari dalam kolam itu dan berniat untuk keluar tetapi sungguh aku tak berdaya.


Kenapa sih Maharani harus menggendong aku ke kolam?Apa mungkin dia mengetahui siapa aku?Ah tak mungkin jarena setahuku Maharani itu gadis lemah dan tak berdaya dan tak memiliki ilmu apapun dan aku tahu kalau ia bwrniat menyelamatkan aku dengan cara memasukkan aku ke dalam kolam karena dia mengira aku adalah makhluk yang bernama kura kura itu.


Hmm...kalau aku lama lama disini bisa bisa aku mati mengenaskan di dalam kolam ini.


Akhirnya aku pun mwminta tolong pada guruku untuk segera datang ke kampus ini untuk menyelamatkan aku dari kolam ini.


Aku oun berdiam sambil memusatkan lerhatianku pada sebuah titik hitam yang akan menghubungkan aku dan guruku.


"Bagaimana ini bisa terjadi Bryan?"Tanya guru saat tahu kalau aku berubah jadi kura kura.


Aku menatap guruku yang berubah jadi seorang mahasiwa disana tepatnya di sisi kolam.


Maharani merasakan kalau ada tandaburuk berada disisi kolam itu dengan segera ia menjentikkan jarinya dsn alhasil gurunya killer pun berubah menjadi seekor bebek warna putih.


Sial kamu Bryan,kenapa aku harus menjadi seekor bebek juga?Umpat guruku sambil melotot melihat semua orang di sekitar kami.


Guruku sayang kenapa Guru harus menjadi seperti aku?Buaknnya menolong malah membuatku seperti ini apa ilmu guru hanya sekecil itu?


Aku pun terus saja mengumoat guruku itu dan aku oun tak habis pikir kenapa guruku saja bisa kalah dengan orang itu mentah siapa tapi aku pasti akan menyelidiki semua itu.


Dengan langkah gontai kulihat Maharani mendekati ke arah bebek yang sedang berenag di tepian kolam itu dan kulihat ia mulai menarik keluar guruku dan ia menempatkan guru di sebuah keranjang yang akan ia bawa entah kemana.


Dengan penuh emosi aku berteriak di dalam air itu namun suarakuntak bisa terdengar oleh siapapun karena aku semakin lemas tak berdaya karena aku sering berendam dalam air kolam itu.


"Ger,tuh orang dua kenapa bisa berubah jadi bebek dan kura kura ya?Tangan jahil siapa ini kira kira?"Tanyaku pada Gerhana.

__ADS_1


"Menurutmu?"Gerhana balik bertanya padaku.


"Loh bukannya kamu lebih tahu siapa yangbtelah berbuat hal seperti ini pada kamy Ger."Ucapku pada Gerhana.


Gehana pun menatap ke arah kura kura dan bebek yang masih berenang dan berusaha ke tepian tetapi setiap kali sampai tepian Adrian membuat mereka seperti kesetrum dan pergi dari kolam itu masuk lagi ke tempat yang lwbih dalam lagi.


Karena aku tak kuat menahan kram yang melandaku dan aku pun sukses pingsan di hadapan guruku yang terlihat sedang sibuk mencari bantuan agar aku bisa dikeluarkan dari kolam terkutuk ini.


"Guruku pun panik akhirnya badanku di patuk olehnya dan seketika kami pun menghilang dari orang banyak itu.


Kami pun sampai di pinggiran kota dekat hutan pohon pinus dan berbagai jenis pohon itu dan aku pun menginjakkan kaki pada sebuah lubang berburu dan aaahhhhhh aku pun jatuh terperosok ke dalam lubang itu aku tak menyangka akan nasibku yang apes hari ini sungguh sangat menyebalkan.


Aku masih bersungut sungut di dalan lubang berburu itu hingga orang yang membuat lubang itu datang dan mengangkatku keluar dari lubang itu.


Aku pun merasa lega dan berterima kasih padanya lewat anggukan kepalaku katena aku belum bisa kembali ke wujud asliku.


Wanita tua yang menyelamatkan aku dari lubang itu pun membawaku ke dalam sebuah gubuk reyot dan menempatkan aku di tepi ranjang karena aku terlihat kedinginan.


Dengan segera wanita tua itu berkata padaku.


"Kenapa kamu bisa seperti ini?"Tanya wanita tua itu lagi padaku.


"Maaf Nenek aku tak tahu siapa yang telah menyebabkan aku seperti ini."Ucapku padanya tanpa rasa takut.


"Kamu pasti akan shok mendengar kata kataku ini."Ucap nenek itu ambigu.


"Siapa dia nek?"

__ADS_1


"TBC"


__ADS_2