Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
32


__ADS_3

" Apakah yang aku dengar tadi benar benar masih ada pada zaman sekarang ? " Gerhana seakan mencoba melepaskan semua inti kekuatannya untuk mengetahui keberadaan burung Feniks yang sudah hilang dan dianggap tidak akan pernah ada lagi di zaman zaman berikutnya.


Tapi hari ini ia merasakan kalau burung Feniks itu ada di bumi ini.


Apakah Gerhana mencoba untuk mencari tahu ?


Ataukah Gerhana membiarkan hal ini berlalu begitu saja ?


Simak aja lanjutannya ya guys ?


Lanjut ya ➡️


Perkiraan Gerhana suara itu berasal dari arah timur laut, tapi apa mungkin burung Phoenix itu masih ada ? ini masih di sebut misteri karena di tengah tengah kota ini tidak mungkin ada burung Phoenix yang telah hilang bahkan sudah dibilang punah alias lenyap dari muka bumi ini.


Gerhana memicingkan matanya untuk melihat apa gerangan yang telah mengusik ketenangan bathinnya tadi.


Asalnya dari arah timur laut, tapi tepatnya di mana ya aku bingung mencari tahu tanda tanda keberadaan burung Feniks itu, mungkin karena sudah lama sekali tak mendengarnya dan sudah lama sekali berbaur dengan manusia biasa sehingga pendengaran ku semakin terganggu.


Akan aku rancang sebuah alat pendeteksi burung Feniks, biar aku gak ketinggalan informasi soal burung Feniks itu.


**


Pagi yang cerah, mentari pagi telah muncul di ufuk timur menunjukkan keperkasaannya, Adam bangun dari tidurnya dan langsung menuju kamar mandi , setelah mandi ia pun pergi ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya, hari ini ia ada ulangan anatomi kedokteran kelas pagi, sebenarnya kelas sore sih tetapi jadwalnya berubah karena dosen yang mengajar akan pergi keluar negeri untuk mengikuti study banding selama sebulan sehingga di majukan agar dosennya bisa mempersiapkan apa saja yang harus di bawa.


Di kelas


" Hai Rani, kok tumben pagi pagi dah ngantuk apa yang kamu kerjakan semalam sampai sampai ngantuk dalam kelas ? " tanya Erlyen sambil menjentikkan jarinya pada telinga Rani.


Karena jentikkan jari Erlyen tersebut membuat anting Rani terpental jatuh di bawah meja Adam yang sedari tadi sibuk membaca baca buku.


Adam menundukkan kepalanya dan melihat ke bawah mejanya ternyata ada sebuah anting berbentuk hati dan ada permata di tengahnya dan sangat cantik.

__ADS_1


Ketika ia memegang anting itu, dan melihatnya ke cahaya lampu neon dalam kelas, tiba tiba Erlyen muncul dan langsung merampas anting itu.


" Maaf Adam ini punya Rani, aku gak sengaja menjentikkan jariku ke telinganya sehingga antingnya terlepas " ucap Erlyen sambil tersenyum dan berlalu dari hadapan Adam.


Adam memberanikan dirinya untuk mendekati ke arah Rani.


" Pagi bidadariku yang cantik ! " sapa Adam Sambil duduk di hadapan Rani.


" Pagi juga Adam, makasih ya sudah memanggilku bidadari, tapi maaf aku gak seperti bidadari aku hanyalah manusia biasa yang tampil apa adanya " ucap Rani sambil tersenyum tipis.


Adam tetap memandang Rani , sampai sampai Dosen yang mau memberikan ulangan pada kelas mereka masuk gak di dengar oleh Adam juga.


Tiba tiba dari arah jendela terlihat sepasang mata menatap penuh amarah kepada Adam.


" Berani beraninya dia mencoba mendekati kekasihku, awas aja Adam aku pasti akan menerkammu dan membuangmu kembali ke klan hitammu yang menyesatkan itu " ucap Gerhana sambil menyeringai dan pergi dari situ.


**


Ketika pamit pada Rani, Adrian dan Mama Elaine, Andrew memeluk erat Rani karena firasatnya mengatakan bahwa beberapa bulan kedepan Rani akan mengalami masa masa sulit dimana ia akan di sekap oleh komplotan penjahat dari klan hitam yang sedang berlomba mencari cari burung Feniks yang di duga pemiliknya adalah Rani.


Sudah lama kekuatan Andrew yang bisa membaca masa depan itu kembali pada Andrew ketika tanpa sadar ia mengambil serum bunga Longdam yang berada di hutan Alaska yang sudah lama tidak diketahui oleh bangsa manusia maupun bidadari dan juga vampir, bunga Longdam tersembunyi di balik batu cadas tempat persembunyian burung elang.


Andrew sudah tahu tetapi apa hendak dikata tugasnya kali ini adalah menjadi pasukan perdamaian dunia yang merupakan cita citanya sejak dulu.


" Mama, Adrian, Rani baik baik disini ya, kalau gak ada keperluan yang penting gak usah kemana mana ya, karena Kak Andrew dapat penglihatan kalau Adek beberapa bulan kedepan bakal di sekap di klan hitam karena mereka sudah curiga Adek adalah pemilik Burung Feniks yang sudah hilang berabad abad lamanya.


" Rani ! kamu adalah adik Perempuanku satu satunya dan semua penghuni hutan larangan sangat mencintaimu tolong dengan sangat agar ketika Kak Andrew pergi adek jangan coba coba memanggil burung Feniks keluar dari tempat persembunyian karena nyawamu terancam untuk sementara ini. " ucap Andrew sambil memeluk erat adik perempuannya itu.


" Nah, ini buat adek kartu black gold unlimited yang sudah kakak siapkan untuk Adek agar selama 1 tahun kedepan adek dan Mama serata Kak Adrian gak kekurangan apapun " ucap Andrew sambil tersenyum dan masih tetap memeluk adik perempuannya itu.


" Kak Andrew jangan lupa ya kalau ada waktu luang tolong kunjungi kita ya? kan Kak Andrew punya kekuatan super seperti teleportasi yang di punyai teman Rani dari tahun 2300 itu Kak ! " ucap Rani sambil tersenyum dan memeluk erat tubuh Kakak laki lakinya itu.

__ADS_1


" Baiklah Mam, Andrew berangkat ya ? " ucap Andrew sambil mencium kening Mama Elaine dan memeluk Adrian kemudian pergi dari hadapan mereka dan menuju ke dalam truk panser yang akan mengantarkan mereka ke bandara.


**


Sepeninggal Andrew, Mama Elaine merasa khawatir sangat sehingga ia kembali menelepon Andrew tapi yang di telepon gak aktif ponselnya.


" Ya mungkin Kakak kalian sudah naik pesawat " Ucap Mama Elaine sambil tersenyum kecut.


**


Ketika tengah malam Gerhana datang ke kamar Rani dan memeriksa keadaan Rani yang lagi asyik tidur dengan lelapnya.


Gerhana hanya melihat lihat isi kamar Rani dan mencoba mencari tahu apakah ada ruangan yang tersembunyi di dalam kamar itu.


Tetapi yang dicari Gerhana tak ada apapun di dalam situ, tanpa sadar Gerhana melihat gantungan hiasan penangkap mimpi yang di gantung tepat di atas tempat tidur Rani.


Gerhana mencoba memegang hiasan penangkap mimpi itu, tetapi ia terpental jatuh di tempat yang paling jauh dari bumi Indonesia ini, ketika ia mencoba bangkit dari tempat ia terjatuh ia merasakan ada salju turun di atas kepalanya.


Aku berada dimana ini, kenapa aku terpental jatuh di hutan Alaska? Siapakah Rani yang sesungguhnya sehingga orang yang berkekuatan tinggi seperti aku terpental jauh dan sangat jauh.


Semakin menarik saja gadis itu, tetapi apakah dia tahu kalau dia punya kekuatan super ?


Aku merasa kalau Rani tidak tahu menahu soal kekuatannya itu sehingga ia tak pernah pamer kekuatan bahkan ketika ia dia serang Alicia bersama nenek sihir itupun ia tak tahu apa apa.


Tapi, saat itu kulihat ada kekuatan besar yang melindungi Rani dari sihir nenek yang di bawa oleh Alicia itu.


Siapa sebenarnya yang telah melindungi gadis itu?


" Hallo Guys maaf ya author hari ini updatenya agak lama karena author masih membantu anak anak mengerjakan PR nya, terima kasih dan jangan lupa like, komentar dan vote yang banyak ya ?? "


** Next Episode **

__ADS_1


__ADS_2