
**
Ketika mereka memasuki area kampus tiba tiba sekelompok gadis seumuran mereka datang mendekat dan mencegat mereka agar jangan masuk ke area kampus.
Dia adalah Alicia, seorang gadis cantik berambut pirang setengah bahu, dia merupakan anak dari seorang konglomerat yang menyumbang paling banyak untuk kampus mereka.
" Hei anak baru berhenti ! " ucap Alicia sambil melangkah mendekati Rani dan teman temannya sambil berkacak pinggang.
" Kamu anak baru kan ? " tanya Alicia pada Rani.
" Iya saya anak baru. Ada apa ya ? " Rani balik tanya.
" Jangan sok **** lu, anak baru di kampus ini harus mengikuti semua peraturan dari aku ! " ucap Alicia tegas.
" Tugas kamu besok pagi harus bawa sarapan pagi untuk aku, kalau gak akan aku hajar kamu ! " ucap Alicia mengancam.
" Silahkan pergi ! Awas kalau gak bawa makanan untuk sarapan pagi untukku akan ku hajar kamu biar tahu rasanya ." ucap Alicia sambil tersenyum simpul dan berlenggak lenggok meninggal Rani dan teman temannya.
" Beb, kok kamu diam aja sih ! lawan dong ! kalau gak biar aku aja yang pergi menghajarnya. " ucap Erlyen hendak melangkah pergi mengejar Alicia.
" Gak usah Er, biarkan saja dia berteriak emang siapa juga yang mau bawakan dia sarapan? Jangan terpancing emosi biarkan saja dia emosi, kita jangan samakan diri kita dengan dirinya " ujar Rani sambil tersenyum.
" Ayo berangkat menuju Kelas ! " ajak Rani.
" Siapa diantara kita yang memilih jurusan sama dengan aku ? " tanya Rani pada teman temannya.
" Aku ! " ucap Erlyen.
" Aku juga ! " Carla juga unjuk tangan.
" Aku juga " ucap Rasty.
" Wow ternyata empat diantara delapan ! lumayan teman temanku sayang ayo semangat teman temanku ! ujar Rani memberi semangat.
" Ran, ayo kita ke kelas " ajak Carla sambil melangkah duluan.
Neta, Ditta, Genoveva dan Irna melangkah ke kelas mereka masing masing.
Ditta mengambil jurusan psikologi, Neta mengambil jurusan ekonomi manajemen, Irna mengambil jurusan biologi dan juga Genoveva mengambil Biologi juga sama seperti Irna.
Hari ini hari pertama mereka masuk kelas, mereka sangat antusias mengikuti mata kuliah yang di berikan Bapak dan Ibu Dosen.
Carla, Erlyen, Rasty sudah duluan masuk ke dalam kelas hanya Rani yang masih sempat ke kantor bagian administrasi untuk mengambil KRS nya yang belum sempat di ambil.
__ADS_1
Ketika masuk ke dalam kelas semua orang sudah dapat tempat duduk, hanya sebuah tempat di barisan depan yang kosong dan di sebelahnya ada seorang pria bermata biru dan bermuka dingin seperti es duduk dengan rahang yang mengeras, dan bermuka sinis, seperti tidak mau bersahabat dengan siapa pun.
Rani di persilahkan ibu Dosen untuk duduk dengan tenang di bangku samping si pria cool itu.
" Aku seperti pernah melihat pria ini, tapi dimana ya " gumam Rani dalam hati.
" Hai ! sapa Rani menegur pria itu sambil melambaikan tangannya.
Pria itu tak menjawabnya hanya diam dan terus menulis entah apa yang ditulisnya, Rani sungguh tidak mau tahu.
" Dasar muka es batu, di tegur gak jawab maunya apa sih ? gumam Rani perlahan lahan tapi di Dengar oleh yang bersangkutan.
" Apa yang kamu bilang barusan ? " tanya pria itu dengan nada tidak bersahabat.
" Sewot amat sih lo, siapa yang ngajak kamu bicara ? " tanya Rani lagi.
" Dasar pria aneh " ucap Rani sambil memainkan pensilnya.
" Kan tadi aku dengar kamu mengumpat aku dengan sebutan pria muka es batu ! " ucap pria itu lagi.
" Emang salah aku bilang gitu ? " Rani balik tanya.
" Diamm ! teriak Ibu Naruto Dosen ilmu anatomi fisiologi.
" Maaf Bu ! " ucap Rani sambil tersenyum tipis.
" Sekali lagi maaf Bu ! " ujar Rani sambil menunduk.
" Duduk ! " ucap Bu Naruto sambil tersenyum simpul
" Terima kasih Bu " ucap Rani sambil kbali ke tempat duduknya.
" Gara gara pria brengsek ini aku hampir kena usir dari Bu Dosen " gumam Rani dalam hati.
**
Lonceng istrahat terdengar dan para mahasiswa dan mahasiswi menghela nafas panjang.
" Syukurlah mata kuliah si bawel cepat selesai " gumam Rani dalam hati.
" Hai Ran, ke kantin yuk lapar banget nih " Ajak Erlyen sambil menarik tangan Rani tapi yang di tarik bukannya Rani tetapi salah tangan alias tangan si es batu.
" Maaf ...maaf... " ucap Erlyen tersipu malu.
__ADS_1
Ketika Rani berjalan di dekat pria itu, sungguh pria itu menghirup sesuatu yang sangat disukainya.
" Gadis ini membuatku tak berdaya, aku menyukainya " ujar pria bermata elang itu.
" Aku akan memantau setiap gerakannya " ucap Pria itu yang bernama Gerhana.
" Bagaimana pun caranya aku pasti mengetahui kamu lebih dekat lagi " ucap Gerhana pada dirinya sendiri.
**
Ketika mereka tiba di kantin ternyata groupnya Alicia sudah berada di kantin itu.
" Hei, kamu ya kamu hari ini kamu traktir kita kita makan kalau tidak akan aku hajar kamu habis habisan " ucap Alicia seraya melangkah mendekati Rani seketika Erlyen menyorongkan kakinya sehingga Alicia langsung terjerembab ke lantai, seketika semua anak di situ tertawa terpingkal pingkal melihat kejadian itu.
" Rasain lo, selama ini kita semua tunduk pada kamu seakan kamu lah penguasa di kampus ini " ucap salah seorang mahasiswi berambut cokelat dan kepang dua.
" Dina hati hati Lo kalo bicara ntar kalo ketahuan gimana ? " ucap Nara pada Dina sahabatnya itu.
" Tenang aja aku yakin gadis gadis itu dari keluarga baik baik yang akan membela kita gadis gadis lemah di sini kampus ini " ucap Dina sambil tersenyum.
Kedua gadis itu pun menghampiri Rani dan teman temannya sambil bertepuk tangan.
" Prok ...prok...prok...terima kasih sudah membuat gadis sinting itu jatuh " ucap Dina sambil mengulurkan tangannya pada Rani untuk berkenalan.
" Aku Dina dan ini temanku Nara " ucap Dina memperkenalkan dirinya dan sahabatnya.
" Makasih aku Rani, ini Erlyen, Carla dan Rasty mereka adalah sahabat sahabatku " ucap Rani sambil menjabat tangan Dina dan dan Nara.
Alicia berusaha berdiri dengan tegak di hadapan gadis gadis itu.
" Jangan sombong dulu ya aku pasti akan membalas semua perbuatan kalian padaku hari ini " ucap Alicia sambil tersenyum sinis dan berlalu pergi dengan teman se groupnya.
" Kok kalian diam saja saat aku jatuh ? " ucap Alicia pada ke dua temannya.
" Maaf Alicia aku kaget sampai tak bisa membantumu berdiri " ucap Lia sambil mencoba membela diri.
" Ya sudah lain kali kamu harus perhatikan dan melindungi aku dari serangan serangan gadis gadis itu " ucap Alicia lagi.
**
" Ran, gimana pertunjukan ku tadi bagus kan ? " ucap Erlyen sambil tertawa kecil.
" Iya aku suka gayamu " ujar Rani sambil tersenyum.
__ADS_1
" Rasanya ingin sekali aku bercerita kepada semua sahabat sahabatku tersayang tentang kejadian hari ini " ucap Rasty sambil tersenyum.
** Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰**