Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
25


__ADS_3

**


Raja iblis kalau berkunjung ke dunia dalam rupa manusia biasa yang kekayaannya melebihi semua orang didunia karena memang itu hanyalah kekayaan bohongan, tetapi anaknya Adam itu kekayaannya real bukan tipu tipu.


Adam sangat membenci ayah biologisnya itu, tetapi mau gimana lagi benci bagaimanapun ia tetap ayahnya.


" Huft bosan banget " gumam Adam dalam hati.


" Apa yang dilakukan Rani ya, kenapa aku jadi kepikiran terus dia sih ? "


Adam telah jatuh cinta pada pandangan pertama pada Rani, ia begitu sangat tidak konsentrasi dalam mengerjakan pekerjaannya.


" Hmmm, Rani apa yang kamu lakukan sekarang ? kenapa aku sangat merindukanmu Rani ? " gumam Adam dalam hati.


" Bagaimana caranya agar aku bisa ketemu sama Rani ? " ucap Adam pada dirinya sendiri.


" Adam ! " panggil seseorang dari dalam rumah.


" Iya Ma ! " sahut Adam.


" Anak Mama lagi ngelamun apaan sih, apa yang disembunyikan dari Mama? " tanya Mama Firdha yang tiba tiba bak hantu muncul di hadapan Adam.


" Mama, kagetin aja ! " ucap Adam pada ibunya.


" Adam lagi jatuh cinta Mam ! " ucap Adam sambil melipat kedua tangannya di dada.


" Siapa gadis yang telah mencuri hati dan perhatian anak Mama ? Apa Mama boleh membantu ? dan siapa gadis itu ? " tanya Mama Firdha menginterogasi putra semata wayangnya itu.


" Mama bakal senang kalau berjumpa dengannya, anaknya care, perhatian, cantik, halus lembut , berambut cokelat panjang pokoknya kayak bidadari Mam, Adam gak bisa tidur hanya menghayal tentang gadis itu Mam ! " ucap Adam sambil tersenyum lebar.


" Apa yang harus Mama lakukan biar kamu bisa dapatkan cinta gadis itu ? " ucap Mama Firdha lagi.


" Adam akan berusaha sendiri Mam, Adam akan membuat gadis itu jatuh cinta sama Adam dan Adam akan memboyongnya ke rumah kita Adam akan menikahinya kalau Mama merestui '' ucap Adam sambil tersenyum.


" Baiklah kalau ada waktu bawa dia ke rumah ya Mama mau tahu siapa gadis itu lebih dekat ? " ucap Mama Firdha lagi.


" Tut...Tut...Tut..." ponsel Rani berdering...


" Siapa ya nomor baru ini , apa aku harus mengangkat ? " gumam Rani.


" Ya coba dulu lah siapa tahu ada yang membutuhkan bantuan ku " Gumam Rani dalam hati.


" Ya Hallo,,, ? " ucap Rani di ponselnya.

__ADS_1


" Rani, ini aku Adam apa aku boleh mengajakmu ? " ucap suara dari seberang.


" Mau kemana Adam ? " tanya Rani.


" Jalan jalan ke taman kota atau refreshing otak di tempat yang kamu sukai ! " ucap Adam lagi.


" Kapan Adam ? " ucap Rani lagi.


" Nanti sore jam 4 boleh ? " ucap Adam.


" Ntar aku coba ijin sama Mama aku dulu ya Dam ? " ucap Rani lagi.


" Baiklah kalau begitu tolong simpan nomor aku ya ? " ucap Adam lagi.


" Baiklah aku matikan ponselnya ya nanti aku kabari lagi ! " ucap Rani sambil mematikan ponselnya.


" Yess ! akhirnya aku akan pergi bersama Rani, ya semoga ibunya mengizinkan " ucap Adam sambil tersenyum.


" Sekarang aku harus mandi yang cakep biar kelihatan cakep ! " ucap Adam pada dirinya sendiri.


" Wah anak Mama kok bahagia sekali ? " tanya Mama Firdha pada putra semata wayangnya itu.


" Mama tahu gak aku udah berhasil ajak gadis pujaanku sementara dia masih meminta izin sama ibunya semoga ibunya kasih izin ya Mam ? " ucap Adam sambil merangkul pundak ibunya.


" Itu pasti Mam, tenang aja ! " ucap Adam.


Tiba tiba ponsel Adam berbunyi ada notifikasi yang masuk.


" Semoga itu dari Rani ! " gumam Adam lagi.


" Ya benar saja , ternyata Ibunya Rani mengizinkan aku membawa Rani jalan jalan, yess Mam Adam siap siap dulu ya Mam, I love you Mama Firdha " ucap Adam penuh bahagia.


" Iya Nak, hati hati di jalan ya jangan membuat masalah nak ! " ucap Mama Firdha lagi.


" Walau ada masalah sekalipun jangan coba coba mengeluarkan ilmu kamu nak, mama khawatir dan kamu hanya boleh menggunakan ilmu bela dirimu yang paling rendah " ujar Mama Firdha lagi.


" Iya Mam, Adam paham ! " ucap Adam sambil tersenyum dan berjalan menuju ke arah kamarnya untuk bersiap.


Setelah bersiap Adam langsung pamit pada Mama Firdha dan pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya.


Tiba tiba muncul sosok ayahnya si raja iblis.


" Mau kemana Adam ? " tanya Raja iblis pada Adam.

__ADS_1


" Papa mau tahu juga kegiatan anak muda ? papa mau jadi muda lagi? apa Papa gak ingat sama Mama ? " tnya Adam pada papanya.


" Nak bukan itu maksud Papa ? papa hanya ingin tahu kamu mau kemana ? " jawab raja iblis dengan lembut.


" Papa gak capeknya ngurus Adam sama Mama ? apapun kegiatan Adam tolong jangan campur tangan karena Adam akan benci sama Papa seumur hidup Adam ! " ucap Adam dengan mata berkilat.


" Baiklah Papa ikuti kemauan kamu, tapi ingat kamu adalah titisan dari raja iblis, sekalipun kamu berbuat kebaikan gak akan ada orang yang mengakuinya nak ingat itu ! " ucap raja iblis dan langsung menghilang dari hadapan Adam.


" Bukannya aku mau jadi anak durhaka Papa tapi aku ingin hidup bebas seperti manusia biasa pada umumnya " gumam Adam dalam hati.


Ponsel Adam berbunyi...


" Adam aku tunggu kamu di halte ya ? " pesan singkat Rani untuk Adam.


" Baiklah Rani aku segera kesana 10 menit lagi sampai ! " balas Adam.


10 menit kemudian Adam telah berdiri dengan kokoh di depan halte.


Adam pun turun dan menghampiri Rani di halte.


" Rani, ayo kita berangkat ! " ajak Adam langsung menggandeng tangan Rani.


Seketika Gerhana kaget karena merasakan hawa yang beda pada dirinya.


Tanpa sepengetahuan Rani, gerhana menaruh sebuah jimat berupa gelang di tangan Rani, sehingga apapun yang di lakukan Rani dengan siapapun Rani pasti gerhana akan mengetahuinya.


" Kenapa dengan aku, kenapa aku merasa protektif dengan Rani ? aku akan mencari tahu apa penyebabnya ! " gumam Gerhana langsung melesat mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya.


" Ooo, iya hampir lupa aku kan pernah memberikan sebuah gelang yang sudah aku kasih jimat untuk Rani " ucap Gerhana langsung melesat menuju alamat yang dituju oleh Rani.


**


Adam menggandeng tangan Rani erat, Adam merasa bahagia karena bisa berjalan bersama Rani, Sesekali Adam menatap Rani, ketika Rani tidak memperhatikan gelagatnya.


" Ada apa Dam, senyum senyum sendiri gitu ? " tanya Rani pada Adam


" eh...anu nggak apa apa kok Ran ,,,! "


" Ooo ternyata pria ini yang berusaha merampas pujaan hatiku ! " ucap seseorang yang sudah menatap mereka beberapa saat yang lalu dari ujung jalan melihat kepergian Rani dan Adam menggunakan mobil Lamborghini Aventador itu.


" Siap sih pria itu ? " gumam Gerhana sambil terus mengawasi Adam dari kejauhan.


" Ingin rasanya ku hancurkan mobil itu, tapi apa dayaku, separuh nafasku berada di dalam mobil itu juga aku tak bisa, aku tak sanggup harus menahan rasa sakit ku ini " gumam Gerhana dalam hati.

__ADS_1


" Rani kaulah nadiku, kaulah nafasku, Kaulah jantung hatiku ! karena kau aku tak bisa berbuat apa-apa selain berdiam diri " gumam Gerhana lagi.


__ADS_2