Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
92


__ADS_3

Lu Yi tak rela jika harus kehilangan gadis itu ia tak mau kehilangan gadis itu apapun yang terjadi ia harus mengikatnya agar gadis itu tak pergi dari dirinya.


Ah...aku benar benar butuh seseorang untuk mempercepat pernikahan kami,yang penting sudah menikah dan aku takkan khawatir dengannya lagi aku hanya ingin ia menjadi milikku dan mau tinggal bersamaku selamanya.


Lu Yi berjalan mondar mandir sambil memegang dagunya.


"Ya Tuhan kenapa aku jadi seperti orang bodoh."Lu Yi terus saja berjalan mondar mandir.


Aku harus bisa membuatnya nyaman denganku dulu baru aku katakan secara jujur apa yang akan aku lakukan padanya,aku tak ingin buru buru aku takut membuat dirinya takut padaku.


**


Ya Tuhan apa salahku,kenapa aku tefjebak di masa ini masa modern tetapi agak klasik aku tak tahu apa yang membuatku terdampar di masa ini.


Ya Tuhan semoga saja ketika aku bangun pagi besok aku sudah berada di masaku dimana aku berada di antara ora g orang ya g aku cintai dan aku sayangi.


Harapanku ini semoga saja terkabul dan aku akan sangat berterima kasih dan bersyukur padaMu Tuhanku.


Rani masih saja termenung di dalam kamar luas itu dan menatap plafon kamar itu.


Ia seakan putus asa,tetapi dalam hatinya mencoba untuk menghubungkan bathinnya dan ibunya.


Awalnya sangat sulit bahkan ia sampai menangis karena susah sekali untuk menghubungi orang orang yang dicintainya.


Sampai akhirnya ia pun tak sanggup lagi dan tertidur dengan pulasnya dia atas ranjang big size itu.


Dalam tidurnya ia bermimpi bertemu dengan Gerhana dan juga Kakaknya Andrew.


Mereka terlihat sangat bersedih hati dan sangat merasa kehilangan.


Andrew sedang menangis sesenggukan sambil membersihkan pipinya yang basah akibat air matanya yang sangat banyak itu,ia berusaha untuk menahan tangus itu namun tak bisa.

__ADS_1


Ada apa gerangan?Kenapa mereka semua bersedih hati dan bahkan menangisi sesutau yang tak diketahui?


Dalam mimpi itu Rani bertanya tanya dalam hati,dan akhirnya ia pun memberanikan diri untuk memeluk pria tampan di hadapannya itu dan apa ya g terjadi? Ternyata ia tak bisa memeluk Andrew karena bentuk dirinya sudah seperti angin dan bahkan tak terlihat oleh mereka.


Rani kaget dengan keadaannya saat ini,ada apa denganku?Kenapa aku seperti ini?Apa yang terjadi?Apakah aku telah...Ah tidak mungkin ia pun menangis sejadi jadinya hingga menimbulkan keributan di antara para pelayan Tuan Lu Yi.


Tuan Lu Yi pun mendapatkan telepon dari rumahnya kalau gadis itu sedang menangis histeris di dalam kamarnya.


Ketika mendapatkan informasi seperti itu membuat Lu Yi tak bisa menahan diri untuk segera pulang karena ia tak bisa menahan gejolak dalam dada kalau sesuatu terjadi pada gadis itu karena hatinya telah tertambat pada gadis itu.


"Bibi Lu tolong tangani dulu sampai aku tiba di mansion tolong lihat dan periksa keadaannya ya karena aku tak ingin ia terluka sedikitpun."Titah Tuan Lu Yi pada Bibi Lu yang sudah lama mengabdi pada dirinya bahkan sebelum ia lahir.


"Baiklah Tuan..!!"Jawab Bibi Lu sambil menutup ponselnya.


**


Maharani bangun dari tempat tidurnya dan ia pun merasakan kalau sekujur tubuhnya sangat sakit dan ia seakan ingin agar ia bisa mandi air sungai yang jernih. Ia pun mulai duduk sambil memandang ke arah luar rumah Lu Yi dan tanpa sadar matanya tertuju pada sebuah kolam renang yang sangat biru dan indah membuatnya nyaman dan ingun sekali pergi ke kolam itu.


Kenapa hanya Tuan Lu Yi saja yang bisa masuk? Karena akses masuk ke dalam kolam itu hanya bisa pakai sidik jari Lu Yi dan di sana di jaga ketat oleh para bodyguard Lu Yi.


Tetapi itu semua tak berarti untuk Maharani. Gadis itu telah masuk tanpa permisi dan membuat para bodyguard tercengang dengan apa yang mereka lihat.


"Gadis ini sungguh diluar dugaan..Apa yang telah terjadi sampai sampai kita dibodohinya?"Ucap Tomy yang merupakan bodyguard penjaga kolam renang itu.


"Ya ampun aku bisa di satai kalau di ketahui oleh Boss...!!" Sambung Roy teman si Tomy.


"Bagaimana sekarang apa yang harus kita lakukan?Aku tahu kalau Tuan pasti sudah mengetahui semua ini."Ucap Tomy sambil mengangkat ponselnya yang berdering.


"Siap Tuan,maafkan kelalaianku Tuan!!"Sahut Tomy pada Tuan Lu Yi.


"Ada apa denganmu Tomy?"Tanya Tuan Lu Yi karena kaget dengar permintaan maaf dari Tomy.

__ADS_1


"Tuan maafkan kami karena teledor sehingga kolam anda di masuki seorang gadis yang kami tak tahu dari mana datangnya..!!"Tomy menjelaskan apa yang ia lihat dan terjadi pada kolam Tuan Lu Yi.


"Iya tak apa apa dia adalah gadisku aku takkan pernah bisa melarangnya untuk memakai apa yang aku miliki,tolong jaga gadisku ya jangan sampai terjadi hal hal yang tak diinginkan."Ucap Lu Yi lagi sambil tersenyum.


"Rasanya aku ingin cepat cepat pulang ke rumah untuk melihat gadis itu,aku sangat sangat merindukan dirinya walaupun aku masih belum yakin dengan perasaanku ini."Ucap Lu Yi pada dirinya sendiri.


Dengan langkah gontai ia pun pergi dari ruangan kerjanya dan masuk ke dalam mobil mewahnya itu.


Mobil pun melaju dengan sangat santai dan perlahan.


Ya aku harus bisa mendapatkan hati gadis itu,aku tahu aku pasti bisa dan aku yakin bahwa gadis yang sekarang berada di rumahku adalah gadis yang selama ini ada dalam mimpiku dan aku tahu ino adalah kiriman atas doa doaku selama ini.


Lu Yi merasa sangat bahagia karena akhirnya ia pun telah menemukan gadis yang menurutnya sangat cocol dengannya dan ia yakin gadis itu akan menjadi bagian yang paling penting dalam hidupnya di masa sekarang dan masa depan nanti.


Ketila lagi asyik berkhayal ia tak sengaja melihat seorang pria tampan yang sedang memperbaiki mobilnya di pinggir jalan.


Ia pun memepikan mobilnya dan melihat pria itu.


"Hai Adam apa kabarmu?"Ucap Lu Yo alias Leonard pada pria bernama Adam itu ya g merupakan teman masa kecil Lu Yi alias Leonard.


"Hai juga maaf aku lupa siapa kamu?"Jawab Adam sambil tersenyum dan memberikan tangannya untuk dinjabat oleh Lu Yi.


"Adam... ini aku Leonard alias Lu Yi masa kamu lupa denganku?"Ucap Lu Yi sambil menepuk pundak Adam.


"Ah iya maaf aku lupa kalau kamu adalah Leo."Jawab Adam sambil tersenyum.


"Dunia makin berubah dan kita pun semakin berubah tetapi aku tetap mengenal sahabat sahabatku sampai kapanpun."


☆☆☆☆☆☆


To be continued

__ADS_1


bersambung ya guys maaf selama ini tidak update karena hp Author rusak 🙏🥰


__ADS_2