Terjebak Hasrat Majikan

Terjebak Hasrat Majikan
Lift


__ADS_3

Fiona sudah kembali dengan membawa piring berisi nasi goreng dan segelas air putih


Keduanya kemudian sarapan bersama. Sekarang Fiona tidak akan canggung lagi saat makan di depan bosnya, karena ia sudah biasa. Detrick sudah sering menyuruh Fiona untuk makan siang bersama.


Jujur saja Detrick sangat suka melihat wajah berbinar dan bersemangat Fiona saat memakan makanan enak. Apalagi sikap Fiona yang tak ada jaim-jaim nya, semakin membuat Detrick bersemangat melihat hal itu


'kau berhasil membuat ku makan siang dan sarapan gadis bodoh. Sebenarnya racun apa yang kau berikan padaku' Ujarnya senyum dalam hati dan melanjutkan makan nya serta sekali-kali Melihat wajah Fiona yang nampak sangat menikmati makanannya


'hmm aku memang punya bakat memasak' puji Fiona dalam hati.


'sepertinya aku cocok jadi juru masak'


.........


Hari ini Fiona tidak mempunyai kelas, jadi pagi ini seperti jadwal biasanya ia akan menjadi office girl di perusahaan Dbr Kingdom


" Tuan, apa saya boleh menumpang sampai perempatan?." Tanya Fiona menampilkan gigi putihnya yang berderet rapi


" Memangnya kapan kau tidak menumpang." Ucap Detrick lalu masuk kedalam mobil yang telah di bukakan pintu oleh Michael


" Hehehe." Terkekeh lalu masuk di samping Detrick. Ia memang selalu menumpang di mobil Detrick jika ingin ke kampus atau ke perusahaan.


'untunglah aku bisa menghemat uangku' ujarnya dalam hati.


Mobil pun melaju membelah jalan yang padat akam kesibukan para manusia untuk mengejar hal yang mereka inginkan atau mungkin hal yang memang keharusan, entahlah yang pasti manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang ia miliki, karena itulah sifat alami manusia atau iblis dunia ini


Tak lama kemudian Michael menghentikan mobil tepat di perempatan jalan yang sepi, sebelum turun ada yang ingin di sampaikan Fiona


Fiona membuka sabuk pengaman nya " Hmm tuan." Ucap Fiona


" Hmm." Sahut Detrick melihat tablet nya


" Apa anda bisa masuk setelah saya masuk duluan kedalam perusahaan?." Ucap Fiona hati-hati.


Detrick melihat Fiona tajam " Hah! Lancang sekali kau!."


'nona, anda seharusnya tidak mengatakan hal itu. Tidak ada yang pernah berani menawar apalagi menyuruh tuan Detrick seperti ini kecuali anda' Michael hanya bisa geleng-geleng dan berdoa agar Fiona bisa keluar dengan selamat


" Eh! Bu.. bukan seperti itu tuan. Tapi para senior saya selalu memarahi saya, karena saya selalu terlambat datang." Ujar Fiona hati-hati. Jujur saja ia juga merasa lancang telah mengatakan hal ini. Tapi, mau bagaimana lagi. Bisa dibilang tuntutan hidup membuat Fiona mengambil jalan ini


Kening Detrick menyerngit " Sejak kapan jam masuk kantor berubah?." Ia merasa heran. Bukannya Fiona selalu masuk kantor setelah lima atau sepuluh menit Detrick masuk kedalam perusahaan


" Bukan seperti itu tuan, tapi saya 'kan bawahan anda. Masa saya baru datang setelah atasan saya sudah datang." Yah itulah alasan Fiona karena memang itu yang terjadi. Senior-senior nya selalu memarahi Fiona karena di dului oleh CEO perusahaan

__ADS_1


Detrick berdecak " Kau dengar Michael. Setelah gadis bodoh ini masuk, baru kau Parkir mobil." Ujar Detrick. Ia akhirnya luluh juga


" Wah.. terima kasih tuan. Kalau begitu saya permisi masuk kantor." Ucap Fiona dengan wajah berbinar dan bersemangat membuat Detrick juga ikut bersemangat melihatnya.


Setelah mendapatkan anggukan dari Atasannya, gadis yang sedang bersemangat itu pun keluar dari dalam mobil.


Detrick memandang Fiona hingga tidak terlihat dari pandangan nya, sedangkan Michael bengong. Ia tidak percaya tuan mudanya yang angkuh dan sangat tidak suka di tantang atau pun di suruh-suruh, menyetujui permintaan Fiona


'apa ini??! Sebenarnya ada apa ini!!? Tuan Detrick! Apa anda benar-benar tuan Detrick!!!' Ingin sekali Michael berteriak seperti itu. Ia diam-diam melirik sang bos yang tengah memperhatikan Fiona dengan senyuman tipis di balik wajahnya


Michael semakim di buat termangu 'badai apa yang akan datang!!'


" Maaf sebelumnya tuan, tapi apa anda ehem.. menyukai nona Fiona?." Tanya Michael


Sontak saja Detrick menatap tajam asisten pribadinya " Omong kosong! Jangan mengatakan hal yang tidak-tidak." Sarkas Detrick dinginn


Michael hanya mengangguk dan setuju. Sebenarnya ia tidak ada pilihan lain selain membenarkan perkataan sang bos. Sudah di katakan bukan? Perkataan Detrick adalah mutlak


Setelah menunggu hingga 15 menit Fiona masuk kedalam perusahaan, Michael pun melajukan mobil ke dalam parkiran VIP.


Sedangkan di sisi lain, Fiona yang telah mengganti pakaiannya dengan pakaian khas pakaian Og.


" Yo! Fiona, ke lantai atas yuk." Ajak Rani menghampiri Fiona


" Hoho! Itu sudah selesai. Lihat saja siapa yang membersihkan nya." Tersenyum bangga, entah mengapa Fiona dapat melihat hidung Rani yang memanjang


" Wah.. memang nya siapa orang hebat yang membersihkan bagianku." Pancing Fiona


" Hehe tentu saja Nawan." Ucapnya dengan memperlihatkan deretan gigi dan juga tanda V di tangannya


Fiona geleng-geleng tak percaya, ia kira Rani yang membersihkan nya. Rupanya orang lain


" Jadi, Sekarang kita harus membersihkan bagian Nawan?."


" Hehe benar."


" Baiklah, ayo kita naik ke dalam lift." Ajak Fiona, dan mereka pun menuju Lift.


Keduanya sedang menunggu di depan lift. Lift naik dan ada orang di dalam.


Ting...


Pintu terbuka, keduanya berniat untuk masuk. Tapi langkah mereka terhenti saat melihat siapa yang ada di dalam lift.

__ADS_1


Lama keduanya termangu Sampai...


" Apa kalian tidak akan masuk." Ucap Michael. Yah orang yang ada di dalam lift adalah Detrick, Michael dan dua orang karyawan pria lainnya yang sepertinya terkena sial satu lift dengan dua atasan yang menyeramkan dan paling di hindari


" Ka.. kami akan masuk." Ujar Rani. Ia menarik tangan Fiona untuk masuk kedalam lift


Dari tadi Fiona hanya diam, ia berdiri tepat di depan Detrick, sedangkan Michael ada di samping kanan Detrick dan Rani berada di samping Fiona. Sedangkan dua karyawn lainnya sudah keluar dari dalam lift. Sebenarnya bukan tempat itu yang mereka tuju, tapi mereka sungguh tidak bisa bernafas jika satu lift dengan kedua atasannya


Pintu lift kembali tertutup dan Fiona menekan tombol lantai yang mereka tuju. Karena Fiona yakin, pasti sang bos akan ke lantai paling atas. Sedangkan Fiona dan Rani cuman dua tingkat di bawahnya


'Gila!! Tuan Detrick memang tampan sesuai dengan rumor. Tuan Michael juga tak kalah tampan!!' Pekik Rani


Fiona berbalik " Kenapa anda tidak menggunakan lift khusus tuan?." Tanya Fiona, dari tadi ia hanya diam karena memikirkan hal itu


Rani di buat menganga akan keberanian Fiona yang bertanya langsung bahkan berani menatap mata Detrick. Tidak ada yang berani menatap mata Detrick, kecuali Michael.


Sedangkan Michael hanya diam, ia juga sudah terbiasa dengan pemandangan di depannya. Dimana sang tuan muda yang bahkan tidak kesal saat Fiona bersikap seperti ini


" Memangnya salah aku memakai lift selain lift khusus." Ucap Detrick seperti gaya nya yang biasa.


Fiona menggaruk tengkuknya yang tak gatal " Yah bukan seperti itu maksud saya tuan." Ia jadi serba salah 'yah salah lah tuan agung yang terhormat. Anda tidak melihat wajah gemetaran karyawan anda!'


" Tuan kalau ingin membuat acara uji keberanian jangan di dalam lift juga." Entah mengapa tiba-tiba ia kecoplosan seperti itu. Sontak Fiona menutup mulutnya sedang Rani benar-benar ingin membungkam mulut gadis yang entah keberanian nya ada berapa.


" Bu.. bukan begitu.. i.. itu.. a.. anu.."


" Ck! Lift khusus rusak." Ujar Detrick dan tepat pintu lift terbuka


" Oh... Kami sudah sampai, kalau begitu kami permisi." Ujar Fiona


" Tunggu, kamu gadis bodoh. Setelah selesai datang lah ke ruangan ku." Ujar Detrick


" Baik tuan." Jawab Fiona santai, karena sudah terbiasa ia seperti tidak merasa terancam sama sekali


Setelah itu, Fiona pun keluar dari dalam lift sembari menarik tangan Rani yang termangu dan semakin menganga. Bagaimana tidak! Seorang Detrick Reventon yang terkanal tanpa ampun, mengampuni Fiona yang telah lancang.


.


.


TBC


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian. like komen dan votenya 😘 banyakin hadiah nya juga biar othor tambah semangat nulis nya ✌️

__ADS_1


__ADS_2