Terjebak Hasrat Majikan

Terjebak Hasrat Majikan
Sakit.. ini sakit!


__ADS_3

Bukannya mendorong wanita malam yang tengah bergelayut manja di lengannya, Detrick hanya diam saja.


" Apa yang kau lakukan, wanita sialan!." Ketus Fiona kepada wanita berpakaian minim tersebut


" Pergi!." Sekali lagi Detrick mengatakan hal yang membuat Fiona sakit hati. " Apa kau ingin melihat permainan ku dengan wanita lain." Suara bas dan basah tersebut sangat menggoda bagi para wanita malam


" Apa kau ingin aku benar-benar Pergi." Sekali lagi Fiona memastikan


" Aku tidak ingin melihat mu lagi." Sarkas Detrick. Melihat Fiona sekarang membuat hatinya sakit. Ia takut syndrom nya akan kambuh dan malah menyakiti fisik wanita tersebut.


Ingat! Dia mengusir Fiona dari dalam ruangan saat di perusahaan bukan karena apa. Tapi ia takut menyakiti fisik Fiona jika syndrom nya kambuh


Deg...


Fiona tertawa hambar. Di hapus kasar air mata yang sedari tadi membasahi pipinya. Tiba-tiba air matanya kering begitu saja. Di tatap datar kearah sang kekasih, oh bukan. Sebentar lagi akan jadi mantan


" Baiklah jika itu mau mu. Aku akan pergi." Datar dan terkesan dingin. Setelahnya ia pergi dari ruangan tersebut tanpa berbalik.


Brak..


Fiona menutup kasar pintu. Didepannya sekarang ada Michael yang terlihat diwajahnya sangat khawatir.


" Nona, apa anda baik-baik saja." Ia semakin khawatir melihat bekas air mata di sudut mata kekasih sang tuan muda


Fiona tersenyum " Jangan memberikan wajah seperti itu. Kamu tidak cocok." Memegang bahu Michael lalu pergi darisana begitu saja.


Michael bengong ia masih tidak percaya apa yang dilihatnya. Setahu Michael, Sang tuan muda Paling benci melihat air mata kekasihnya jatuh, tapi apa yang tadi dilihatnya?


Dengan langkah yang pelan Fiona menelusuri jalan. Ia seakan-akan tuli oleh musik-musik yang menggema memenuhi club. Wanita yang sedang mengalami putus cinta untuk yang kedua kalinya terus berjalan hingga keluar dari club.


Di tengah hening nya malam, Fiona membawa langkahnya menelusuri keheningan malam di iringi angin lembut yang berhembus. Seakan-akan ingin memberikan semangat kepada wanita tersebut.


Fiona masih tertunduk. Jalanan lenggan dan sepi. Tiba-tiba suara guntur berbunyi. Fiona yang sudah biasa dengan suara Guntur dan juga petir tidak menghiraukan.


" Apa salahku.." melangkah tanpa tujuan yang jelas. Ia hanya mengikuti jalan besar yang tengah lenggang ini


Rintik-rintik hujan mulai membasahi bumi, bersamaan dengan air mata yang jatuh dari mata seorang wanita hamil yang tengah putus cinta. Air hujan semakin lama semakin deras bersamaan pula dengan semakin kencang suara wanita itu berteriak. Langit seakan-akan ingin menutupi kesedihan yang di derita wanita Tersebut


" Hiks.. hiks.. kenapa!! Kenapa! Sampai kapan kau akan membuat ku menderita!." Suara teriakan wanita tersebut berbaur dengan suara derasnya air hujan menghantam bumi


" Apa salahku!! Kenapa kau membuat ku sangat menyedihkan!."


" Tuhan, apa kau benar-benar ada! Kenapa kau turunkan hujan. Memangnya kau ingin membuat ku semenyedihkan dan semenderita apa!." Untuk perta kalinya dalam hidup, Fiona mengeluh menyalahkan tuhan.

__ADS_1


Tapi, Apakah dengan Begitu semuanya akan selesai? Tentu tidak


Fiona mendongak menatap langit malam yang sangat gelap. Terkadang terlihat kilatan-kilatan diatas langit. Air hujan menimpa wajah Fiona. Air mata nya tercampur dengan air hujan.


Apakah sekarang adegan ini cocok untuk dijadikan film?


Wanita hamil tersebut menangis. Tangisan pilu yang pasti siapapun yang mendengarnya akan ikut sakit melihatnya. Tangisan yang awalnya kencang lambat laun melemah dan hanya terdengar sesegukan


" Bodoh! Hiks.. aku memang bodoh!.. sampai kapan kau akan dipermainkan oleh dunia. Wanita bodoh!." Menarik rambut nya sendiri


" Ahk.. sa.. sakit.." memegang perut. Tiba-tiba kram yang sama dirasakannya lagi seperti saat didalam club


Fiona mengelus perutnya yang belum membesar " ada apa nak. Apa kamu juga merasakan sakit dengan apa yang ibu rasaka?." Dengan suara yang sangat lembut. Fiona Memang sudah sangat menyayangi anak yang sedang ia kandung


" Jangan jadi seperti ibu yah nak. Jangan jadi bodoh seperti ibu, ingat itu ahk.. sa.. sakit." Memejamkan mata masih memegang perut


Perlahan Fiona membuka mata. Pendangan nya jadi sedikit demi sedikit kabur. Sakit di bagian perut semakin terasa. Di antara paha terasa seperti sesuatu mengalir dari sana. Dengan pandangan yang mulai tidak jelas, Fiona melihat kearah paha


" Da.. darah..." Lirihnya. Lutut terasa lemas, ia terjatuh.


Pandangan nya kian kabur. Sayup-sayup ia melihat seseorang datang menghampiri nya dengan wajah yang khawatir. Fiona juga masih bisa sedikit demi sedikit mendengar suara orang tersebut


" Fio! Fiona..." Yah mungkin seperti itulah sayup-sayup suara yang didengar nya, hingga pengelihatan nya semakin buram dan akhirnya gelap bersamaan dengan kesadarannya yang juga hilang.


.........


Salah seorang wanita malam yang tadi bergelayut manja di lengan Detrick. Wanita tak tahu diri tersebut duduk disebelah Detrick, dan tangan nakalnya mulai membelai dada pria tampan tersebut


" Tuan.. Bagaimana kalau kita ke kamar." Ucapnya dengan suara yang sensual. Membayangkan pria tampan ini diatas tubuhnya membuat dirinya meremang


" Keluar!." Lirih Detrick mendongak melihat langit-langit sembari menutup mata


Wanita wajah tebal tersebut tidak mengindahkan. Ia yakin kalau di goda sedikit pasti akan langsung berhasil " Tuan___"


Brakk...


" Keluar!!." Bentak Detrick menghempaskan wanita tersebut keatas lantai. Ia mengeluarkan aura-aura membunuh yang mampu membuat ketiga wanita disana gemetar ketakutan.


Ketiga wanita tersebut langsung keluar dengan wajah pucat. Michael yang melihat hal tersebut hanya tersenyum sinis 'rasakan wanita murahan'


Kembali ke Detrick. Di kepalanya selalu terngiang air mata yang jatuh di pipi sang kekasih " Sialan!." Menggeleng keras untuk menghilangkan bayang-bayang wanita Tersebut


" Seharusnya kamu jujur saja." Dengan begitu Detrick pasti akan mendekap dan menghapus air mata yang mengalir di pipi kekasihnya

__ADS_1


Mengusap kasar wajah " Walaupun kau bohong sekalipun aku akan menjadi pria bodoh dan mempercayai mu." Tertawa hambar. Dadanya sesak, sakit! Apa ini? Apakah ini yang dinamakan putus cinta?


" Hahahah bodoh! Aku bodoh!."


" Walau bukan anak ku sekalipun jika dari rahim mu akan aku anggap anak ku. Aku hanya butuh kejujuran mu, sayang..." Sayangnya, Detrick tidak bisa mempercayai kejujuran Fiona


Detrick kembali terdiam. Ia meminum air putih yang ada disampingnya. Setelahnya ia berdiri " Tunggu aku sayang. Kali ini aku benar-benar akan mengurungmu." Ia tidak ingin kecolongan lagi. Kebebasan yang selama ini ia berikan pada Fiona menurutnya salah. Untuk pertama kalinya ia meragukan keputusan dirinya sendiri


Ceklek...


Michael sontak menoleh melihat sang tuan muda yang keluar dari dalam dengan keadaan yang sedikit amburadul tapi tetap tampan.


Dengan wajah datar nan terkesan dingin, pria tersebut berjalan melewati Michael begitu saja.


" Anda ingin kemana tuan?." Tanya Michael mengikuti langkah sang tuan muda


" Kau sudah menyuruh orang untuk mengikuti kekasih ku 'kan." Tetap berjalan tanpa berbalik


Michael tersenyum tipis. Ia bisa langsung tahu apa yang ada dipikiran sang tuan muda " Saya akan mengantarkan anda."


.........


Michael membawa laju mobil memebelah jalanan yang lenggang di tengah derasnya hujan.


Detrick dibuat semakin khawatir. Sudah hampir 10 menit yang lalu keduanya keluar dari dalam club untuk mencari Fiona namun tak menemukan apa-apa


Ditambah lagi hujan yang semakin deras, belum lagi ia teringat bahwa kekasihnya itu datang dengan taksi bukan supir pribadi. Dan sekarang Fiona sedang mengandung!! Detrick benar-benar menjadi pria jahat


" Tuan, bawahan saya kehilangan jejak nona Fiona." Michael tak kalah khawatir


Brak..


Detrick yang sedari tadi memang sudah dilanda kekhawatiran langsung menendang kursi yang ada disamping Michael. Pernyataan asistennya malah semakin membuat Detrick tambah khawatir. Ia tidak akan memaafkan dirinya jika terjadi sesuatu kepada sang kekasih


" Bodoh! Cari lagi!!." Sentak Detrick kesal. Bagaimana bisa bawahannya sangat ceroboh hingga bisa kehilangan seorang wanita


.


.


TBC


Jangan lupa tinggalkan jejak. like komen dan votenya 😘 banyakin hadiah nya juga biar othor tambah semangat nulis nya ✌️

__ADS_1


...klik tanda love dibawah ini 👇...


__ADS_2