Terjebak Hasrat Majikan

Terjebak Hasrat Majikan
Apakah aku sudah jatuh cinta?


__ADS_3

Di lain sisi, acara pertunangan yang di adakan oleh keluarga besar Wijaya dan juga Eren terlaksana dengan cukup meriah.


Kedua keluarga sepakat untuk tidak mendatangkan para wartawan agar tidak timbul keributan, dan hal itu cukup membuat keluarga Eren sedikit bisa bernafas lega sebab di pastikan tak akan ada Fiona saat acara pertunangan tersebut berlangsung.


Setelah acara pertunangan selesai, kini tinggal beberapa keluarga dan sanak saudara yang masih ada di hotel tempat terlaksana nya acara pertunangan Geo dan juga Erin.


Geo merebahkan dirinya di balkon hotel tempat sekarang ia mengadakan acara pertunangan nya " Hahh akhirnya bisa keluar juga dari para kerumunan orang-orang itu." Ucapnya menghela nafas panjang


" Sebenarnya Fiona kemana? Kenapa dia tidak datang! Apa jangan-jangan dia memang sudah melupakan ku?." Gumam Geo berpikir keras. Padahal ia menyetujui pertunangan ini untuk membuat Fiona cemburu dan kembali ke dalam pelukannya lagi


" Tidak.. tidak.. pasti Fiona masih mencintai ku 'kan. Aku tahu itu." Menegakkan badannya


" Geo, apa yang kamu lakukan disini?." Erin datang dan langsung duduk di sebelah Geo


" Aku hanya mencari udara segar." Merangkul pundak Erin. Sebisa mungkin ia ingin memperlihatkan bahwa ia benar-benar mencintai Erin agar semua orang percaya akan hal ini.


Sebenarnya Geo juga setuju dengan rencana ayahnya yang ingin menguasai harta keluarga Eren. Walaupun nampak dari luar keluarga Eren tidak sebanding dengan keluarga Wijaya, tapi Geo dan ayahnya tahu bagaimana kekuasaan seorang Enhart Putra Eren, anak sulung dari keluarga Eren tersebut.


Namun sayang, bahkan kedua orang tua dan juga adik-adik nya tak ada yang tahu kekuasaan yang dimiliki Enhart yang di wariskan langsung oleh kakeknya, yang selama ini mengasingkan diri di luar negeri. Dan ia juga lebih memilih Enhart sebagai ahli waris karena dari sifat dan etika serta kecerdasan yang dimiliki Enhart lebih unggul.


Dan dimanakah Geo Wijaya dan keluarga nya mengetahui tentang informasi ini? Padahal keluarga nya sendiri tidak mengetahui fakta ini?


Tentu koneksi keluarga Wijaya jangan di tanyakan lagi. Apalagi jika Gery Wijaya, ayah dari Geo yang sudah bergerak. Ia pasti akan mendapatkan informasi yang ia mau yang berada di dalam negeri, kecuali keluarga Reventoon.


Erin tersenyum Senang di perlakukan manis oleh Geo. Ia sekarang sudah sangat yakin kalau pria yang baru saja sudah resmi menjadi tunangan nya ini telah sepenuhnya jatuh kedalam genggaman nya 'harta keluarga wijaya sudah ada di depan mata' tersenyum licik dalam diam


" Oh.. bagaimana kalau kita istirahat di kamar hotel saja? Lebih nyaman untuk istirahat nya dari pada disini." Usul Erin semakin ingin menjerat Geo dengan tubuhnya


" Hmm."


" Hmm?." Menggerakkan jari-jari lentiknya di dada Geo


" Baiklah, ayo." Berdiri dari duduknya dan menarik tangan Erin untuk ikut berdiri juga.


Kedua orang itu kemudian masuk kedalam sala satu kamar hotel untuk istirahat. Yah tentu, istirahat dalam artian yang lain.


.........

__ADS_1


Setelah cukup calon-calon anaknya di keluarkan, Detrick kembali merapikan piyamanya " Hah! Aku bisa gila!." Gerutunya lalu membuka pintu kamar mandi


Ia yakin kalau pasti Fiona telah tidur, namun saat ia membuka kamar mandi rupanya gadis yang tengah memporak-porandakan hatinya masih ada di atas ranjang dengan posisi yang tidak berubah dari yang tadi, kecuali rambut Fiona yang terlihat telah di rapikan. Tapi, bahkan selimut yang di berikan Detrick tadi masih di pakai oleh Fiona


Dengan mencoba untuk tetap cool, Detrick berjalan mendekati Fiona " Kenapa masih belum tidur?." Tanya Detrick duduk di depan Fiona


'apa! Bisa-bisanya dia seperti ini, seperti tidak pernah terjadi hal apapun'. geram Fiona dalam hati


" Ada yang ingin saya sampaikan, tuan." Ucap Fiona sedikit tegas. Ia tiba-tiba jadi marah saat melihat sikap santai sang bos


" Hm ada apa?."


Fiona terdi sesaat sebelum ia mengambil nafas lalu mengatakan hal yang memang sedari tadi ingin di katakan nya " Saya ingin agar kedepannya tidak ada lagi sentuhan fisik yang berlebihan seperti tadi."


Sekarang, Detrick yang geram. Padahal rencananya ia ingin selalu di berikan vitamin bibir, tapi apa-apaan ini??! Ia tidak bisa menerimanya!


" Aku tidak bisa menerima permintaan mu." Ucapnya santai


" Apa? Tapi kenapa?." Tany Fiona kaget, ia bahkan sampai memajukan wajahnya


Detrick tersenyum smirk " Aku sudah bilang bukan. Inti dari perjanjian lisan yang kita buat waktu itu? Aku sudah pernah mengingatkan mu, bukan."


Fiona menatap tajam ke arah sang bos yang tengah tersenyum licik sembari menaik turunkan alisnya. Sungguh rasanya Fiona ingin mencakar-cakar wajah rupawan tersebut


" Jadi, jangan membantah atau menolak saat aku mencium mu lagi." Mengusap bibir bawah Fiona


Fiona memegang tangan sang bos yang ada di bibirnya " Tunggu dulu tuan, saya bersedia melakukan apapun. Tapi, tidak dengan menjual tubuhku untuk di nikmati. Dan yang anda lakukan adalah salah satu dari itu." Ujar Fiona serius


Detrick melepas tangannya dari bibir Fiona " Kalau aku menyuruhmu membunuh seseorang, apa kau akan melakukan nya?." Membalas tatapan serius dari gadis di depannya ini


" Kalau itu dapat membuat nyawa saya bertahan, maka akan saya lakukan." Ucap Fiona tegas tanpa ada keraguan.


Tentu Detrick yang mendengarnya terkejut dan tidak percaya. Sekarang ia bertanya-tanya sebenarnya masa lalu apa yang telah gadis di depannya ini lewati.


" Saya bukan orang baik seperti yang anda kira. Ingat tuan, saya rela menjatuhkan kehidupan orang lain demi hidup saya. Saya rela menusuk orang lain demi kelangsungan hidup saya." Lanjut Fiona semakin membuat Detrick terkejut.


'jadi, apa mungkin selama ini dia bekerja untuk ku karena ingin bertahan hidup? Apa dia benar-benar percaya kalau aku akan membunuhnya. Pffhhh sekarang dia sungguh lucu'

__ADS_1


" Baiklah, akan aku kurangi masa waktu kontrak nya menjadi 6 bulan, tapi aku bebas mencium mu. Bagaimana? Bukan kesepakatan yang buruk 'kan." Ucap Detrick, ia tetap akan mempertahankan untuk bisa menikmati rasa manis dari bibir Fiona


" Baik! Saya setuju!." Fiona langsung setuju dengan cepat. 'ahhkk aku tertipu lagi'


Detrick tersenyum miring " sepakat." Walaupun ia tidak terlalu terima karena masa kontrak harus di potong yang artinya waktu nya bersama sang gadis akan berkurang. Tapi demi bibir manis Fiona ia akan melakukan apapun.


" Besok aku akan pergi perjalanan bisnis lagi, dan aku juga tidak tahu sampai kapan aku di sana. Jadi baik-baiklah disini." Ucap Detrick


Fiona hanya mengangguk 'susah juga jadi orang besar. Selalu sibuk'


" Tidurlah, ada yang harus aku lakukan." Mengelus kepala Fiona, ia juga mengecup sekilas bibir Fiona dan pergi dari sana meninggalkan Fiona yang masih bengong di atas ranjang


" Ahkkk aku selalu tertipu... " Membaringkan tubuhnya. " 6 bulan lagi, aku harus bertahan!." Ucapnya semangat, tapi ada rasa yang tidak rela di dalam dada Fiona.


Apalagi mengingat waktu nya bersama sang bos di pangkas seperdua dari kontrak asli, bukannya senang Fiona malah merasa sesak di dada.


" Apa aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya." Gumam Fiona lalu tertawa miris melihat nasibnya yang seperti ini.


.........


Hari-hari berlalu, Sudah hampir tiga hari Detrick berada di negara B. Ia terkadang menghubungi Fiona untuk menanyakan kabar gadis itu. Jujur saja Fiona senang, namun ada yang nyeri juga di dada.


Apa mungkin cinta nya kali ini akan terwujud? Sudahlah, ia akan menyerahkan semuanya pada takdir


Malam ini adalah malam di mana ia akan bekerja paruh waktu menggantikan teman Nia di club.


Kini Fiona sudah ada di ruang ganti club tersebut, ia juga sudah di berikan seragam yang di pakai untuk melayani para pelanggan di club.


Fiona melihat dirinya yang telah memakai pakaian tersebut " Bukannya ini terlalu terbuka..." Mencoba menarik rok spam di atas lutut yang di pakainya.


Baju yang ia pakai sangat ketat memperlihatkan lekukan tubuhnya. Bahkan pakaian yang ia gunakan saat ini lebih terbuka daripada Mini dress yang di belikan Detrick dulu


" Sudahlah Fio! Ini hanya satu malam. Setelah malam ini berakhir, maka kamu akan mendapatkan laptop baru serta uang yang lumayan banyak." Ucapnya menyemangati diri. Apalagi pekerjaan nya hanya seorang waiters di club tersebut.


.


.

__ADS_1


TBC


jangan lupa tinggalkan jejak kalian. like komen dan votenya 😘 banyakin hadiah nya juga biar othor tambah semangat nulis nya ✌️


__ADS_2