Terjebak Hasrat Majikan

Terjebak Hasrat Majikan
Sekarang kau Milikku


__ADS_3

21+ 🤭


Gairah keduanya sudah tak tertahan, bahkan bagian atasan Detrick sudah tidak ada. Begitu pun dengan Fiona yang sekarang bagian atasannya hanya tinggal BH


" Eughhh..." Lenguh Fiona saat Detrick mencium lehernya, bahkan Detrick sudah memberi kissmark di sana


Tambah semangat, Detrick mencoba membuka pengait bh yang ada di balik punggung Fiona. Setelah berhasil tanpa ragu lagi, ia meremaas buah dada Fiona yang sebelah kiri. 'lembut.. jadi seperti ini rasanya memegang buau dada wanita' monolog Detrick.


Ingat bukan, ia memang sering berhubungan badan tapi hanya rudalnya yang masuk ke sarangnya, hanya sekedar itu. Berciuman? Atau pun melakukan hal lain semuanya belum pernah ia rasakan. Dan Fiona adalah orang yang pertama kali ia benar-benar rasakan semuanya.


Mulut Detrick langsung tertarik mengemut buah dada Fiona di sebelah kanan sedangkan tangan kirinya masih asik meremaas yang di sebelah kiri


Fiona semakin menggeliat. Desahaan-desahaan keluar tak terkendali. Nikmat! Ia sangat menyukainya. Entah Sekarang dirinya sadar atau tidak, tapi ia ingin lebih


Detrick kembali melumaat bibir Fiona, menjulurkan lidahnya untuk mengabsen setiap sudut dalam mulut gadis manis tersebut


" Empphh." Suara decapan-decapan terdengar


Tangan Detrick yang tadinya asik memainkan ****** Fiona mulai turun membelai perut Fiona yang mana membuat gadis tersebut semakin terangsang.


" Ahhh...." Desaah Fiona membuat Detrick semakin bersemangat.


Detrick kembali memagut bibir ranum tersebut, tangan nya mulai turun ke balik rok Fiona. Ia membelai paha mulus gadis tersebut. Tangan nakalnya mulai naik dan semakin naik hingga tangan laknat tersebut sampai ke inti Fiona yang masih tertutupi oleh celana segitiga


Ia mengelus inti Fiona dari balik celana segitiga tersebut. Basah! Sangat basah. Sudah dari tadi Fiona menginginkan lebih namun tak bisa ia katakan dengan benar sebab obatnya masih ada sebelum ia melepaskan hasrat nya


Dengan nakalnya Detrick menusuk-nusuk inti Fiona yang masih di balik celana segitiga tersebut membuat Fiona semakin menggeliat


Detrick yang sudah berkabut gairah mulai melepas pelan celana segitiga Fiona. Setelah itu tangannya mulai ia lesatkan masuk kedalam lubang senggama gadis tersebut, di elusnya bibir inti Fiona


" Ah.. ahhh.." Sungguh Fiona merasakan hal ternikmat sekarang selain mendapatkan setumpuk uang.


salah satu jari Detrick, ia masukkan perlahan ke dalam lubang senggama yang masih sempit tapi tidak terlalu dalam


" Ahhhhhhh..." Fiona mendesah sangat keras


Detrick terdiam, ia langsung menarik diri. Di lihat nya Fiona yang sudah sangat berantakan. Ia mengusap kasar wajahnya


" Astaga! Kelakuan bejat apa yang barusan aku lakukan." Gumam Detrick, ia melihat tubuhnya sendiri yang sudah tidak memakai atasan dan kembali melihat Fiona yang juga sudah tidak nemakai atasan.


Glekk...

__ADS_1


Kissmark serta buah dada Fiona semakin membuat nya bergairah. Detrick segera menutupinya dengan selimut


" Eughh tu.. tuan.. ah.." Ujar Fiona yang sudah di ambang batas


" Tidurlah.. aku akan panggil dokter." Ucapnya mengalihkan pandangan. Seharusnya dari tadi dia panggil dokter, pikir Detrick


" Ah.. sa.. saya tidak tahan tu.. tuan..." Wajahnya kian memerah, menahan hasrat yang tak tersalurkan


Glek..


Lagi-lagi Detrick harus menelan susah salivahnya, hanya dengan melihat wajah sayu Fiona mampu membuat tubuhnya bergairah.


Gadis itu menarik tangan Detrick. Ia tidak perduli lagi akan apa yang akan terjadi selanjutnya, yang pasti kini dirinya harus melepaskan hasrat nya


" Tu.. tung Emphh." Fiona dengan berani melumaat habis bibir Detrick, tak ingin buang kesempatan Detrick menyambut baik ciuman tersebut. Ia menarik tengkuk Fiona dan memperdalam ciuman nya.


Selimut yang ia pakai untuk menutupi tubuh Fiona ia buang ke lantai, tangannya mulai menjelajahi tubuh mungil Fiona


Detrick melepas Ciumannya " Kali ini jangan menyesal." Ujarnya lalu turun mencium perut gadis tersebut membuat Fiona mendesaah.


Dan entah sejak kapan keduanya sudah polos tanpa benang sehelai pun.


Glek...


Setelah foreplay yang cukup menggairahkan, Detrick akhirnya masuk ke intinya, pelan-pelan ia menuntun rudalnya ke liyang Singgama Fiona.


Di gesek-gesekkan rudal tersebut di bibir liyang Fiona. " Ah.. tu.. tuan..."


" Tahan, ini akan sakita sebentar. Tapi selanjutnya kamu akan merasakan kenikmatan yang tak pernah kamu rasakan." Ucap Detrick dengan wajah memerah.


Fiona hanya diam sembari melihat pria gagah di atasnya dengan senyuman yang seperti rela kalau sekarang kesuciannya di rebut.


Detrick mulai memasukkan rudal besar nya kedalam liang Fiona. Baru masuk kepala rudalnya, tapi rasa sakit nya sudah sangat terasa. Bahkan selaput darah Fiona belum robek tapi rasanya sudah sangat sakit


" Ahkkk Saki.. emmpp." Detrick segera membungkam bibir Fiona dengan bibirnya.


Ia berhenti mendorong rudal nya. Saat Fiona kembali terhanyut dalam ciumannya, tiba-tiba...


Srek...


Detrick langsung mendorong semua rudalnya. " Ehmmmmpppp." Pekik Fiona masih berciuman dengan Detrick.

__ADS_1


Detrick melepas ciuman nya. " Hiks.. sakit..."


Detrick mencium kening Fiona 'ah.. sial! Ini sangat nikmat' Percintaan yang paling nikmat yang pernah Detrick lakukan. Entah karena ia membobol gadis perawan ataupun karena hal lainnya, ia sudah tidak tahu. Yang pasti rasanya sangat nikmat, rudalnya seakan di cengkram di dalam sana.


Setelah beberapa saat, Detrick mulai menggerakkan nya perlahan. Awalnya desahaan-desahaan dan rasa sakit yang keluar dari bibir Fiona, tapi perlakuan lembut dari Detrick membuat rasa sakit tersebut menjadi rasa yang sangat nikmat.


Sangat nikmat, lebih nikmat dari saat Fiona mendapatkan sesuatu yang gratis.


Detrick mulai menggerakkan nya lumayan cepat, hanya dengan gerakan tersebut mampu membuat orgasme pertama Fiona keluar.


Detrick berhenti sesaat menggerakkan bokong nya. Ia menatap wajah Fiona yang sangat cantik nan menggemaskan saat mendapat 'kan pelepasan. Ia mencium kening Fiona


" Tu.. tuan.." Ia mulai sadar.


" Oh.. apa kau sudah sadar? Jangan menyesal akan ini, karena kau sendiri yang memintanya." Ucap Detrick dan kembali mengayunkan rudalnya


" Ah.. ah.. ah..." Hentakan keras dari Detrick membuat Fiona mendesaah keras


" Ah.. bagaimana? Enak 'kan.." Tidak mengendorkan hentakannya


" Hmmm ah..."


Dan pergelutan mereka pun terjadi sampai beberapa kali. Detrick yang selama ini memang sangat ingin mencicipi tubuh Fiona sama sekali tidak memberikan ampun untuk Fiona.


Berkali-kali ia menyemburkan calon-calon anaknya yang akhirnya masuk ke sarang yang benar. Ia tidak memikirkan apakah calon anaknya akan berhasil tumbuh atau tidak.


.........


Mentari timbul malu-malu dari arah timur. Matahari mulai menjalani tugasnya menggantikan bulan untuk menemani keseharian manusia di bumi.


Terlihat di sebuah ranjang yang sudah tidak beraturan, dua orang insan bertelanjang bulat. Keduanya saling berpelukan menghangatkan tubuh pasangan nya masing-masing.


Detrick yang tengah memeluk erat tubuh mungil Fiona perlahan membuka mata, ia mengedip-ngedipkan mata. Lengkungan tipis tercipta di bibirnya saat melihat wajah Fiona yang sedang tertidur di pelukannya


Dikecupnya kening Fiona dengan sangat khidmat " Sekarang kau milikku." Gumam nya dengan senyuman mengembang


" Eughhh..." Lenguh Fiona yang mulai membuka mata juga. Untuk pertama kalinya ia lambat bangun


.


.

__ADS_1


TBC


jangan lupa tinggalkan jejak kalian. like komen dan votenya 😘 banyakin hadiah nya juga biar othor tambah semangat nulis nya ✌️


__ADS_2