Ternyata Jodohku

Ternyata Jodohku
Episode 16


__ADS_3

Selamat membaca 🌷🌷🌷


" Dasar perempuan murah*n " Batin Aldi


" Al, nanti kalo nggak sibuk mau yah?? itung-itung biar saling kenal gitu. iya kan Sesil?? Ujar Mama


" Hmm " jawab Aldi dengan deheman


" Kok cuma aja sih Al?? " tanya Sesil dengan nada sok manja


" Liat nanti, sekarang sibuk " Tegas Aldi


" Yuk Ma balik, aku masih kerjaan mau lanjut dirumah "


" Ya Al, baru juga sampe kamu nya. Udah, aku balik duluan yah jeng " pamit mama tak lupa cipika cipiki dengan geng sosialitanya


Setelah pamitan Aldi dan Mama Elsa keluar dari cafe, tiba di samping mobil Aldi membukakan pintu untuk Mamanya lalu Aldi berputar duduk dibalik kemudi. Aldi mulai menjalankan pelan mobilnya keluar dari area cafe menuju rumah.


Mama Elsa mengadah ke Aldi yang tengah fokus menyetir. " Gimana menurut kamu Al?? Sesil cantik kan?? "


Aldi membuang nafas kasar. " Cantik enggak, murah*n iya " Celetuk Aldi tetap fokus menatap jalanan


" Omongan tuh dijaga Al, dia itu bebet bobot nya jelas tau. berpendidikan Al "


" Berpendidikan tapi kelakuan mines, kayak kurang belaian "


" Itu karena kamu baru kenal Al, anaknya baik kok "


" Udahlah Ma, Aldi-- " ucapan Aldi langsung dipotong oleh Mama Elsa


" Pokoknya kamu harus pendekatan sama Sesil, titik !! "


Aldi memilih diam tak menanggapi lagi ucapan Mamanya hingga mobil berbelok memasuki halaman rumah.


Aldi turun lebih dulu membukakan pintu untuk Mamanya, lalu masuk bersama.


" Assalamualaikum " Ucap Mama dan Aldi bersamaan


" Walaikumsalam " Jawab Renata mendekati Mama dan kakaknya


" Udah pulang anak Mama?? " Ucap Mama Elsa lalu mencium kepala Renata

__ADS_1


" Udah, cuma 3 mata kuliah tadi Ma "


Aldi, Mama dan Renata pun masuk beriringan, Mama dan Renata duduk disofa depan TV dan Aldi meneruskan langkahnya naik kelantai atas.


..................


Sudah 2 hari berlalu semenjak pertemuan canggung antara Aldi dan Riska, semenjak itu mereka tak bertemu atau berpapasan saat dikantor. Lebih tepatnya mereka sama-sama menghindar.


Saat ini Riska tengah membersihkan rak diruangan Aldi, Riska ingin menolak namun tak ada yang berani masuk ke ruangan Aldi. Aldi belum tiba diruangan nya, jadi Riska merasa nyaman. Sedang asik mengelap rak tiba-tiba pintu terbuka, seketika Riska terdiam mematung.


" Yan, jangan lupa berkas meeting sama pak Sugarda antar ke ruangan gue nanti. Mau gue pelajari lebih dulu. " Terang Aldi belum menyadari kehadiran Riska


" Baik Al, ada lagi?? "


Aldi kemudian memutar badan menghadap ke arah Bian, namun dia terdiam mematung ketika menangkap sosok Riska yang berada di rak dekat meja kecil.


" Kenapa Al?? kok diem?? kesambet lu?? " Ujar Bian sambil menggerakkan tangannya di depan wajah Aldi


Tak mendapat respon Bian pun ikut mengadah ke arah pandangan Aldi. Bian mengerutkan alisnya heran melihat Aldi dan Riska yang sama-sama diam.


Bian pun menepuk pundak Aldi menyadarkan nya dari lamunan. " Al.. Al.. " ucap Bian


" Eh- i-iya Yan kenapa?? " Aldi sedikit gugup


" Nggak, lu boleh keluar " Ucapnya lalu melangkah duduk dikursi kebesaran nya.


Tak ingin ambil pusing dengan sikap Aldi yang makin aneh, Bian memilih ke ruangannya. Sedang Riska kembali melanjutkan mengelap rak bersikap biasa, dan Aldi yang memilih menyalahkan laptopnya.


Waktu terasa berjalan lambat bagi Riska dan Aldi, Riska berpindah mengelap kaca disamping meja kerja Aldi sedang Aldi tetap fokus menatap laptop. Hingga ketukan pintu mengalihkan atensi Aldi, lalu mengizinkan masuk.


" Pak ada ibu Ses-- " Ucapan Citra terpotong oleh dorongan seseorang dibelakangnya yang menerobos masuk


" Hai Al, aku boleh masukkan?? " Ya Sesil lah yang menerobos masuk


" Dasar nggak sopan, ini yang kata Mama berpendidikan?? Cihh " Geram Aldi dalam hati dengan rahang mengeras menatap tajam Sesil


" Citra kamu boleh kembali, biarkan dia masuk " Ujarnya pada citra lalu menghadap ke arah Sesil


" Dan Kamu!! Tau tata karma?? Apa gunanya berpendidikan tapi tidak punya sopan santun!! " Terang Aldi sambil menunjuk dengan jari ke arah Sesil


" Maaf Al, soalnya nggak sabar ketemu kamu " Ucap Sesil tak malu langsung duduk disofa

__ADS_1


Aldi menatap tajam perempuan yang duduk disofa, memakai dress mini diatas lutut berlengan pendek dan high heels tinggi 9cm.


Mama nyari calon mantu apa calon lont* sih??


" Ada apa kamu kemari?? " Tanya Aldi datar


" Aku udah ijin ke tante Elsa minta kamu nemenin aku jalan " Ujar Sesil santai


Sedang Riska mengentikan perkerjaannya, dan sibuk menatap Sesil menilai.


" Kenapa kamu lihatin saya begitu ?? Nggak pernah liat orang cantik?? " Tanya Sesil sombong ke Riska


" Enggak Bu, maaf "


" Mau kan Al temenin aku?? " Ucap Sesil dengan nada manja


" Aku sibuk !! " Tekan Aldi


" Nggak boleh nolak, aku telpon mama kamu yah Al " Ancam Sesil


" SILAKAN!! " Tekan Aldi tak peduli


" Pokoknya harus mau, Titik !! " Ngotot Sesil


Bian masuk setelah mengetuk pintu terlebih dahulu. Melihat ada orang lain, Bian bersikap formal.


" Pak ini dokumen yang bapak minta untuk dipelajari untuk meeting " Bian meletakkan dokumennya dimeja kerja Aldi, dan Aldi hanya mengangguk. Bos mah bebas..


" Baik pak, saya permisi " Bian berbalik menuju pintu, namun langkahnya terhenti oleh ucapan Aldi.


" Yan sekalian bawah Sesil, katanya dia lupa jalan keluarnya dimana " Ucap Aldi dingin meyindir Sesil


Bian dan Riska berusaha menahan tawa mendengar sindiran Aldi.


Sesil menghentak hentakan kakinya tak terima di usir Aldi.


" Aku akan laporin sikap kamu ke tante Elsa Al " Dengan muka memerah menahan malu dan amarahnya


" Silakan, nggak peduli !! ""


...°° MOHON MAAF JIKA MASIH BANYAK KEKURANGAN DALAM PENULISAN KATA, TANDA BACA YANG KURANG TEPAT DLL. KARENA SAYA SEBAGAI PENULIS MASIH DALAM TAHAP BELAJAR. °°...

__ADS_1


...~TERIMA KASIH~...


DUKUNG KARYA PENULIS DENGAN MEMBERIKAN LIKE DAN VOTE 😊😘


__ADS_2