Ternyata Jodohku

Ternyata Jodohku
Bab 86. Memaafkan


__ADS_3

Aldi berjalan beriringan dengan Riska sambil kedua telapak tangan mereka saling bertautan. Sepanjang mereka melewati banyak nya ruang tahanan, Aldi setia menggandeng tangan istrinya.


Setelah melapor pada penjaga lapas, Aldi dan Riska di arahkan petugas ke ruang kunjungan agar menunggu disana.


Tak berselang lama keduanya duduk, datang seorang wanita dengan tampilan seadanya, tanpa make up yang meriasi wajahnya, rambut yang hanya di Cepol asal, juga tubuh yang sedikit kurus. Penampilan glamor nya yang dulu melekat dalam dirinya, sekarang lenyap karena kebodohannya sendiri.


"Waktu kunjungan hanya 15 menit, pak, bu." Ujar penjaga yang datang mengantar Serly.


"Baik pak," jawab Aldi.


"Permisi!"


Pamit pak penjaga, kemudian berjalan keluar untuk memberikan ruang bagi pengunjung dan tahanan.


"Apa kabar?"


Serly sejak masuk hanya menunduk, tersentak kaget mendengar sapaan wanita yang ia jahati, yang ia pisahkan dari anaknya. Begitu juga Aldi, yang langsung menoleh ke samping menatap istrinya, kala mendengar perkataan istrinya itu yang sama sekali tidak ada amarah juga emosi yang di dalamnya.


"Apa kamu baik-baik saja?"


Kembali Riska bertanya dengan senyum tulus di bibirnya.


Serly perlahan mengangkat kepalanya, "ba-baik .." jawab Serly terbata lirih.


"Apa di sini kau makan dengan baik? Tubuh mu terlihat kurus, dari sebelumnya."


"I-iya .." jawab Serly, kemudian kembali menunduk menyembunyikan matanya yang mulai berkaca-kaca, juga sesak yang terasa.


Padahal yang sebenarnya, Serly sulit untuk menghabiskan makanannya. Dia selalu di rundung oleh rasa bersalah yang kerap menghantui nya.


"Aku membawa beberapa makanan untuk mu, di makan yah, ada roti juga," Ujar Riska menggeser kotak makanan yang ia bawah, juga 1 kantong plastik sedang.


"Hikss ..  kenapa kamu begitu baik padaku? Harusnya .. harusnya kamu membenci ku, aku .. aku yang menyebabkan anakmu meninggal .."


Akhirnya pertahanan Serly runtuh, air mata yang ia tahan sejak tadi akhirnya turun membasahi pipinya. Serly terisak mendapati perlakuan istri pria yang pernah ia sukai. Dia merasa sangat berdosa sekali, telah menyakiti wanita sebaik Riska.


Aldi hanya diam memperhatikan, ia sampai bertanya-tanya dalam hati, terbuat dari apa hati istrinya ini? Kenapa begitu baik sekali?


"Yah .. harusnya aku membenci mu! Harusnya aku membalas semua kesakitan yang sudah aku alami, karena kamu!"


"Benar ..! Harusnya kamu membalas semua yang sudah aku lakukan, bukannya .. bukan malah memberikan aku perhatian, kamu tau? Sikap mu itu, membuat aku semakin merasa bersalah, merasa berdosa Riska .. hikss .." Serly berujar dengan wajah yang penuh dengan air mata.


'Ya Allah ... Kenapa aku begitu bodoh? Kenapa bisa aku menyakiti wanita sebaik ini?' jerit Serly dalam hati.


"Aku tanya, apa jika aku melakukan hal yang sama padamu seperti yang kamu lakukan padaku, apa kau akan senang?"

__ADS_1


"Ya"


"Apa jika aku balas membunuh mu, kamu akan ikhlas?"


"Ya"


"Apa jika dengan aku membunuh mu, kamu akan membuat kamu tidak merasa bersalah lagi?"


"Ya"


"Apakah dengan kematian mu, anakku akan kembali?"


"Ya- hah?"


Serly merasa tertohok, ia mendadak terdiam.


"Apa jika dengan kamu mati, anakku akan hidup kembali?"


"Ti-tidak .."


"Jadi untuk apa aku merenggut kehidupan mu, jika kehidupan anakku itu tidak akan kembali?"


Riska mulai terbawa emosi, ia ikut menangis.


"Setidaknya kamu akan bahagia, bisa membalas semua kejahatan yang aku lakukan."


"Tapi .."


"Serly dengar! Memaafkan kesalahan orang lain, bukan berarti kita lemah. Tidak membalas dendam, bukan berarti kita bodoh. Memberikan kesempatan kedua, bukan berarti kita punya prinsip hidup. Tapi melainkan, karena kita ini manusia biasa. Kita Allah berikan hati nurani, kesabaran, akal sehat, agar kita bisa menjadi pribadi yang berguna. Kita bisa membantu orang lain agar yang salah menjadi benar, agar yang bengkok menjadi lurus, kotor menjadi bersih, dan yang hitam menjadi putih."


"Aku mohon ampun padamu Riska, Aldi tolong maafkan aku. Obsesi membutakan mata hati ku, membuat hati nurani ku ikut mati. Tolong maafkan aku! Sungguh aku sangat menyesal."


"Aku sudah memaafkan mu, jangan merasa bersalah lagi. Hidup lah dengan baik setelah ini, jika kamu nanti sudah bebas jalani hidup mu dengan rasa syukur. Suatu hari nanti, kamu juga akan menemukan laki-laki yang akan menerima mu apa adanya. Kamu juga akan bahagia nanti, percayalah!"


"Terima kasih Riska, sungguh aku sangat menyesal. Aldi beruntung memiliki kamu! Andai dari awal aku tidak pernah egois, mungkin kita bisa berteman. Tapi aku begitu sombong, egois, angkuh, hingga cara Tuhan menyadarkan kesalahan ku dengan membuat aku harus berada di tempat ini. Aku ingin berubah, menjadi pribadi setelah ini." Ujar Serly menampilkan senyum di balik tangisannya.


"Ya, harus itu. Selly pasti akan senang melihatnya kakaknya mau berubah, juga kelak anak-anakmu akan bangga memiliki ibu seperti kamu." Riska mengelus lengan Serly.


"Al, apa kamu sudah memaafkan aku?"


"Hm! Karena Riska yang menjadi istri ku, maka aku memaafkan mu. Lain cerita mungkin jika orang lain yang menjadi istri ku, mungkin aku sudah membunuh mu sedari lama." Aldi menjawab dengan datar.


"Ya, kamu beruntung Aldi. Riska terima kasih, sungguh aku mengatakan semua ini dengan tulus."


"Iya, sama-sama."

__ADS_1


Serly berdiri kemudian berputar ke samping Riska, kemudian memeluknya dengan erat.


"Heh! Jangan terlalu erat memeluknya, bayi kami akan tergencet!" Hardik Aldi.


"Hah? Apa? Maaf Riska," Serly melerai pelukannya kemudian menatap perut juga wajah Riska bergantian, "Apakah sekarang kamu sedang hamil Riska? Kamu hamil lagi?"


"Ya," Riska mengangguk.


"Astaga! Lihat lah, Allah begitu mengasihi kamu. Selamat yah, aku doakan ia akan lahir dengan selamat." Serly berucap sambil menitikkan air mata haru, ia ikut bahagia mendengar kabar itu.


Tidak mereka ketahui di balik tembok penyekat ruangan, terdapat 2 orang yang sedari awal berdiri sembunyi di situ, mendengar semua pembicaraan mereka.


"Jangan sedih lagi, dia sudah bertobat sekarang."




**Follow Ig Christy\_amoraa**



**Halo para readers kesayanganku👋**


**Author mau promosi novel terbaru nih**!



**Judulnya; AKHIR PENANTIAN ELINA**



**Novel ini berkisah tentang seorang gadis, yaitu; Elina yang terjebak dalam lingkaran persahabatan, hingga tak bisa mengutarakan juga memperjuangkan cinta kepada Kevin**.



**Selama 6 tahun Elina mencintai Kevin diam-diam, hingga akhirnya ia harus merasakan patah hati terbesar saat Kevin akhirnya mempunyai kekasih hati bahkan menjadikan wanita itu sebagai pendamping hidupnya**.



**Haruskah Elina menjadi egois dengan menghancurkan persahabatan, juga merebut Kevin dengan paksa demi bahagianya**?


**Atau kah nanti Elina juga akan menemukan bahagianya walau bukan dengan Kevin**?


__ADS_1


**Jangan lupa mampir, dan tambahkan ke rak buku favorit kalian🙏**


__ADS_2