Ternyata Jodohku

Ternyata Jodohku
Episode 8


__ADS_3

Selamat Membaca 🌷🌷🌷


" Assalamualaikum " sapa Aldi


" Kenapa baru pulang hah? nginap di kantor lagi kamu Al? kayak nggak punya rumah aja kamu " omel mama Elsa


" Ma aku salam loh tadi, bukannya di bales malah ngomel " tegur Aldi


" Walaikumsalam.. udah sana masuk, mandi terus turun makan malam bareng "


" Siapp mama cantik " goda Aldi lalu mengecup pipi mamanya, sedang mama Elsa menggeleng heran dengan kelakuan jail anaknya itu yang tidak pernah berubah.


Aldi naik ke kamar nya yang berada dilantai 2 bersebelahan dengan kamar adiknya Renata. Aldi masuk ke dalam lalu melonggarkan dasi dilehernya. mengistirahatkan diri sebentar disofa kamarnya lalu mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. lima belas menit kemudian Aldi keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggang nya memperlihatkan dada bidang dan otot perutnya, terlihat pula masih ada tetesan air yang berjatuhan dari kepalanya. Ahh.. meresahkan sekali pemirsa


Aldi membuka lemari pakaian lalu mengenakan pakaian celana pendek selutut berwarna hitam dan kaos putih lengan pendek, lalu mengambil handuk kecil dan mengeringkan rambutnya yang masih basah sambil duduk di pinggiran kasur. Tiba tiba Aldi teringat tentang Riska "Dasar cewek aneh" sambil menampilkan senyum tipisnya. Tersadar akan pemikiran nya, Aldi menggeleng menghilangkan pemikiran nya itu. " Mikir apa sih gue, kenapa dia sih?? " gumamnya. Aldi lekas menaruh kembali handuk kecilnya nda bergeges keluar kamar dan turun ke ruang makan, takut terkena amukan mamanya jika ia lama turun.


dimeja makan sudah lengkap ternyata, Aldi lekas duduk di samping kanan papanya berhadapan dengan mamanya.


" Mau pake lauk apa sayang?? " tanya mama setelah menaruh nasi dipiring Aldi


" Udang aja sama capcae ma "


" Ma, re juga yah sama kayak kak Aldi lauknya " selah Renata, mama mengangguk


" Makanya Al, udah waktunya nyari istri biar ada yang ngurusin kamu. Udah 26 tahun loh kamu ini " Mama mulai lagi membahas hal itu


" Maa !!" tegur papa


" Iya - iya pa " Mama langsung diam bersungut melanjutkan makan


......................


Riska tiba dirumah dengan dia antar oleh ojek pak Mamat.


" Hahhhh.. Aku lelah sekali " decakan Riska sambil meregangkan otot lehernya


Riska menyentakan tubuhnya ke sofa yang sudah usang diruang tamu rumahnya, terlihat ada beberapa bagian sofa yang sudah robek.


" Ayah, ibu Riska rindu.. hidup sendiri tidak enak" Gumamnya sedih " Andai aku punya adik, setidaknya aku tidak akan kesepian seperti ini"

__ADS_1


Riska beranjak membersihkan diri kemudian tidur sambil memeluk guling.


1 bulan kemudian


" BOSS SETANNN !!!!!! " Teriak Riska dalam toilet kantor " Dia pikir gue robot kali, udah 1 bulan nggak capek apa dia ngerjain gue "


Sedang di tempat lain Aldi tak kuat menahan tertawa sampai harus memegang perutnya.


" Yan, lu liat nggak tadi mukanya?? udah kayak singa pengen nelan mangsanya " setelah mengucapakan itu, Aldi kembali tertawa dengan nyaring


" Iya, pengen nelan lu dianya !! lagian Al udah sebulan lu ngerjain dia, nggak kasian gitu?? "


" Nggak! Seru sih kayak ada hiburan kalo lagi stres, mana nggak ada takut takutnya lagi dia sama gue. Harga diri gue sebagai bos kayak nggak berlaku buat tuh cewek"


" jangan jangan lu suka yah sama dia?? ngaku lu Al "


" Apa?? suka sama dia cewek modelan begitu?? NEVER!!!"


" Sekarang Never awas entar bucin, tau rasa lu!! ledek Bian


" Nggak akan, dia nggak masuk kriteria gue "


......................


" Eumm Ris, nanti pulangnya aku anter aja yah??" Modus Dodi


" Pepet terus Di, jangan kasih kendor " ledek Intan


" Liat entar ya, kayaknya gue bakalan pulang telat, mau ketemu ibu Dewi dulu mau ijin buat besok"


" Ok, tapi nanti pas makan siang, bareng ya di kantin??" Modus tak gentar


" Gass terus Dodi, modus jalan terus "


" Pantang pulang sebelum Eneng ku bawah pulang"


" Asiaapppp "


Ledek Ayu, Jihan dan Intan lalu tertawa. Mereka tidak tau saja jika ada seseorang yang tidak sengaja mendengar percakapan mereka.

__ADS_1


" Sok cantik banget dia, kesenengan dia di gombalin kayak gitu. pake malu malu segala lagi, cihh kecentilan banget " gerutu Aldi dalam hati


Ya, Aldi tak sengaja mendengar percakapan Riska dan teman temannya. Dengan muka muram bagai tanah gersang tak pernah disirami air. Aldi segera berbelok masuk ke ruangan papanya. Ada yang panas gaesss....


" Oh sudah datang kamu Al, kemarilah "


" Ada apa pa?? "


" Entar jam 6 kamu gantiin papa yah, ketemu kolega bisnis kita anaknya pak Ronald. dia ngajakin makan malam, soalnya papa nggak bisa Al. Papa udah janji mau nemenin mama mu ke nikahan anak teman mama. Kamu bisa kan Al?? kamu nggak ada acara kan nanti malam?? "


" Ok pa, nanti Aldi pergi gantiin papa. Aldi juga nggak ada acara kok entar malam "


" Ok, di Centuri cafe and resto yah Al tempat nya "


" Ok pa, kalo gitu Aldi balik dulu ya pa "


Papa mengangguk, Aldi pun beranjak dari duduknya melangkah keluar.


Tok - tok..


" Permisi Bu Dewi, maaf menganggu waktu ibu sebentar "


" Silahkan duduk Riska, nggak kok lagi nggak sibuk. ada apa??"


" Eum gini Bu, bisa nggak besok Riska izin nanti siang masuk kerja nya?? Soalnya esok peringatan kematian ibu saya, saya mau ke makan ibu saya besok Bu "


" Haduhh.. gimana yah Ris, esok tuh ayu juga udah izin duluan dari Minggu lalu buat besok. ada acara keluarga katanya. Nanti kerjaan yang lain pada keteteran kerjain nya. " keluh Bu Dewi


" Eum, nanti malam ini Riska lembur de Bu. biar esok pagi kerjaan yang lain udah berkurang. gimana Bu ??"


" Baiklah, kamu boleh izin besok "


" terima kasih Bu, kalau begitu saya izin keluar Bu"


" Iya, silakan "


...°° **MOHON MAAF JIKA MASIH BANYAK KEKURANGAN DALAM PENULISAN KATA, TANDA BACA YANG KURANG TEPAT DLL. KARENA SAYA SEBAGAI PENULIS MASIH DALAM TAHAP BELAJAR. °°...


...~TERIMA KASIH**~...

__ADS_1


DUKUNG KARYA PENULIS DENGAN MEMBERIKAN LIKE DAN VOTE 😊😘


__ADS_2