
Selamat membaca 🌷🌷🌷
Tiba dirumah sakit, Aldi mengajak Riska ke meja resepsionis.
" Permisi. Ruangan poli kandungan dokter Aulia di sebelah mana yah? " Aldi yang bertanya dengan raut datar
" Bapak lurus aja, terus belok kanan ruangan nya tepat di depan poli pediatrik "
" Terima kasih "
Aldi dan Riska berjalan sesuai arah dari petugas resepsionis tadi. Hingga tiba didepan ruangan yang bertuliskan Poli Kandungan /Dr. Aulia Maharani SpOG.
" Selamat sore sus, saya sudah buat janji pemeriksaan dengan dokter Aulia. Atas nama Aldi Narendra sus." Ujar Aldi
" Iya. Silakan masuk pak, bapak sudah ditunggu oleh dokter dari tadi " Suster pun mengantarkan hingga depan pintu ruang praktek
" Dok, pasien atas nama pak Aldi Narendra sudah tiba "
" Iya, suruh masuk aja sus " Sahutan dari dalam ruang praktek
Aldi dan Riska langsung masuk dan suster tadi kembali ke meja pendaftaran.
" Wah-wah aku nggak percaya loh Al, beneran kamu? Siapa yang mau diperiksa? Kamu kan belum nikah " Todongan pertanyaan sebagai sambutan dari dokter sekaligus teman kuliahnya dulu
" Nggak usah banyak tanya, tugas kamu buat periksa pasien bukan reporter berita " Balasan ketus Aldi
" Hm" Dengusan Dokter Aulia kemudian mulai membuka map rekam medis milik Riska.
" Baik, dengan ibu Riska Nadya betul? " Riska mengangguk membenarkan
" Ingin melakukan pemeriksaan kandungan rutin ya? suam- Whatt!!!! Kamu suaminya Al? Kapan nikahnya? " Jerit Aulia membaca nama suami yang tertera direkam medis
__ADS_1
Riska terlonjak kaget mendengar jeritan dokter didepannya, sedang Aldi stay cool, anteng aja.
" Iya, intinya saya ayah dari bayi itu. Sekarang lanjut aja "
" Oke, kita periksa detak jantung sama USG dulu yah. Ayo ikut saya "
Riska dan Aldi mengikuti langkah dokter Aulia, sampai di dekat ranjang pasien.
" Bu Riska berbaring yah, Maaf bisa angkat ke atas bajunya? " Instruksi dokter Aulia
Riska mengikuti, mengangkat bajunya sampai ke dada. Dokter mulai mengoleskan gel ke perut rata Riska, lalu mulai mengerakkan alatnya.
Terdengar bunyi irama detak jantung, hati Riska menghangat dan Aldi tersenyum tipis.
" Nah itu suara detak jantung bayi kalian, jantungnya sehat yah. Nah sekarang bisa menghadap ke monitor, titik hitam yang terlihat itu adalah janin kalian " Tunjuk dokter dengan mengerakkan kursor
Riska tak bisa menahan senyum bahagianya melihat bentuk calon anaknya, sedang jantung Aldi berdetak tak karuan. Inikah janin hasil skidipapap paksaan nya?
" Usia kandungannya baru 4 Minggu masih trimester awal, jadi harus hati-hati yah. Jangan dulu mengerjakan pekerjaan yang berat, karena trimester awal sangat rentan keguguran. Apa ada keluhan lain Bu? " Jelas dokter
" Panggil Riska aja Dok, biar lebih nyaman "
" Oke, Riska apa ada keluhan lain? sering mual dipagi hari mungkin ? biasa disebut morning sickness "
" Kalau mual dipagi hari jarang dok, cuma beberapa kali aja. Tapi ada bau tertentu yang buat saya mual jika menciumnya, juga mudah lelah dok " Ujar Riska
" Itu memang gejala biasa yang dialami ibu hamil Ris, nanti jika sudah masuk trimester 2 mualnya akan berkurang. Nanti jangan lupa makan makanan sehat, buah-buahan serta susu ibu hamil jangan lupa. Saya juga akan kasih vitamin buat janinnya. Ada lagi? "
" Sudah Dok, saya mengerti "
" Baiklah, nanti bulan depan balik lagi buat pemeriksaan rutin yah. Ini buku KIA nya dibawah yah saat pemeriksaan, kalo terjadi sesuatu bisa hubungi saya. "
__ADS_1
" Baik Dok, terima kasih. Kami permisi " Riska mengambil buku tersebut kemudian berdiri
" Makasih Lia, kami pamit dulu " Ucap Aldi kemudian berdiri
Saat sudah dua langkah berjalan, suara Dokter Aulia mencegat mereka.
" Oh iya lupa, Al kalo main jangan kasar yah pelan-pelan aja "
Sontak perkataan Dokter Aulia membuat wajah Riska dan Aldi memerah malu. Lekas mereka keluar tanpa menjawab lagi Ucapan dokter.
Setelah menebus vitamin dan keluar dari area rumah sakit, Aldi mulai melajukan mobilnya ke arah rumah keluarga Narendra. Namun Aldi memberhentikan mobilnya didepan super market.
" Kok berhenti? " Tanya Riska
" Turun. Kita harus membeli susu hamil buat kamu " Titah Aldi kemudian langsung turun
Riska lekas turun dari mobil dan berjalan berdampingan dengan Aldi masuk ke dalam super market. Mendekat ke rak yang dipenuhi berbagai macam merek susu ibu hamil.
Setelah memilih merek susu yang dirasa bagus, Aldi langsung mengambil berbagai rasa agar Riska nanti tidak bosan. Padahal Riska sudah bersikeras hanya rasa coklat saja, namun mana menang dia berdebat dengan keras kepalanya Aldi.
Mereka bergegas menuju kasir untuk membayar. Saat akan berbelok membeku menatap sosok seseorang yang berdiri memunggungi nya di area susu balita.
" Lihat apa sih mas " Riska menepuk lengan Aldi hingga tersadar
Riska menoleh ingin melihat objek yang diperhatikan oleh Aldi, namun lengannya langsung ditarik.
" Ayo, nanti keburu malam sampai kerumah " Riska lantas mengikuti langkah Aldi
..." Dia kah itu? atau hanya kebetulan mirip saja? "...
Bersambung....
__ADS_1
...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DISETIAP BAB BERUPA LIKE, VOTE DAN HADIAH....