
Selamat membaca 🌷🌷🌷
Riska berjalan kembali menuju cafe yang belum setengah jam ia tinggalkan. Meski dengan muka kesal, ia tetap pergi memenuhi perintah bos menyebalkan nya itu.
" Untung bos, coba kalo bukan udah aku bejek-bejek itu muka menyebelinnya ! dikira nggak capek apa naik turun, untung ada lift kalo nggak ! Udah patah semua tulang-tulang gue " cerocos Riska sebal
Setelah selesai membeli pesanan kedua bosnya, Riska kembali untuk mengantar pesanan Aldi.
Tokk.. tokk...
Riska kembali masuk keruangan Aldi, setelah diizinkan masuk oleh yang punya ruangan.
" Ini pak pesanan bapak " Riska menaruh kembali minuman itu dimeja
" Iya makasih , kamu boleh keluar " Riska menunduk hormat dan keluar
Riska kembali ke pantri dengan muka cemberut. Baru saja Riska duduk 10 menit ibu Citra datang mengatakan kalau dia dipanggil pak Aldi. Rasanya Riska ingin mencakar tembok disampingnya saat ini.
" Pengen banget cakar muka nyebelin nya. Arkkkhh " geram Riska dalam hati
Tokk.. tokk..
" Pak ini mba Riska sudah saya pangilkan " beritahu Bu citra
" Suruh dia masuk " ku dengar suara pak Aldi berbicara
Aku segera masuk, dan ibu Citra kembali ke meja nya.
" Ada lagi yang bisa saya bantu pak? " tanyaku sedikit menahan kesal
__ADS_1
Aldi menyeringai namun tak dilihat oleh Riska karena dia sedang menunduk
" Bisa kamu copy kan berkas ini ? sebentar lagi klien ku akan datang. "
" Baik pak " aku menampilkan senyum terpaksa
keluar dari ruangan nya aku berjalan sambil menghentak hentakan kaki ku kesal. Bu Citra menggeleng kan kepala heran melihat tingkahku. Bagaimana tidak sebal, belum ada 2 jam aku sudah disuruh kesana kemari tiga kali olehnya.
" Sepertinya dia sengaja mengerjai ku untuk balas dendamnya. Dasar bos gila, menyebalkan !!" aku menggerutu sepanjang jalan
" Tokk.. tokk.. "
" Masuk "
" Ini berkasnya sudah selesai dicopy " sambil menyerahkan berkas tadi
" Baik, kamu boleh keluar " Ucap Aldi sibuk mengetik sesuatu di kompernya tanpa menatap Riska
" Kenapa tuh muka kayak kanebo kusut ?? " heran Jihan
" Gimana nggak kusut, belum juga ada 2 jam udah 3 kali gue bolak balik naik turun disuruh sama pak Aldi resek itu " Omelan Riska
" Kayaknya kamu ada bikin salah sama dia, sama kita dia nggak pernah gitu loh Ris. Tau lah mukanya cuek banget nengok kita aja nggak pernah tau " Jawab Jihan sambil duduk di sebelah Riska
" He- he " Riska cengengesan
" Ada sih, gue nggak sengaja nabrak kemarin " ucap Riska sambil menggaruk belakang kepalanya
" Tuh kan, udah tau tuh pak bos kayak kulkas jalan. Dingin banget minta di peluk biar hangat " halu Jihan
__ADS_1
Riska mendelik mendengar perkataan Jihan.
" Idihhh.. jijik tau nggak Han. Ogah banget gue peluk dia, songong gitu terus nyebelin nggak ada cakep cakep nya lagi "
" Aduhh, Lu nggak tau yah Ris. Pak Aldi itu tipikal calon suami idaman sejuta umat dikantor ini. Ganteng, mapan, CEO muda, aduh meresahkan pokoknya !! " Puji Jihan
" Nggak !! modelan begitu ih, walaupun tinggal dia doang ni laki laki didunia, gue pilih jadi jomblo abadi aja . " Sewot Riska
" Emangnya situ yakin pak Aldi juga mau sama lu ?? emang situ oke ?? " canda Jihan
" Ya, siapa tau kan dia tertarik dengan kecantikan gue yang sebelas dua belas sama IU ini. Tapi maaf !! bilangin aku udah jadian sama Jungkook BTS " sambil senyum-senyum nggak jelas
" Dasar GILA !! kesal Jihan lalu pergi sambil menggelengkan kepala. Bisa ikutan gila dia kalo tetap meladeni kehaluan Riska.
Tak mau ambil pusing kepergian Jihan, Riska melanjutkan duduk santai nya.
" Ris, dipanggil lagi sama pak Aldi kamu " Riska melotot mendengar ucapan Bu Citra
" Iya Bu, saya akan kesana "
Setelah Bu Citra tak terlihat lagi.
" ARGGHHHH... COBAAN APA INI TUHAN !!
BOS SETAN !! NYEBELIN !! " Teriak Riska sambil menjambak rambutnya kesal
" Itu bos pengen kali yah gue cekik, nyebelin nya nggak ketulungan. Gue sumpain nggak punya jodoh, biar tau ras- " ucapan Riska terputus
" Nyumpain siapa kamu hah ?? "
__ADS_1
" Mampuss gue !! "