Terpaksa Menikah Diusia Belia

Terpaksa Menikah Diusia Belia
Bab 79 ( Gadis Bengis )


__ADS_3

Ziva beranjak pergi ke kamar sepeninggal ibu juga kakaknya. Tiba-tiba Arsha menarik tangannya hingga membuatnya kembali ke tempat semula. Di detik berikutnya Ziva kembali berdiri lalu melangkahkan kakinya.


"Terima kasih karena masih menyembunyikan semua dari ibu," ucap Arsha.


Mendengar ucapan suaminya seketika Ziva menghentikan langkahnya.Dia berpikir pasti suaminya itu senang karena secara tidak langsung membenarkan sikapnya hingga membuatnya harus menjelaskan agar tidak ada salah paham.


Ziva langsung membalikkan badannya menatap suaminya dengan tatapan tajam.


"Aku melakukannya karena tidak ingin ibu sedih,ingat itu!" tegasnya.


Ziva kembali melangkahkan kakinya tapi secepat kilat Arsha kini telah berdiri di hadapannya menghalangi langkahnya. Arsha berusaha menggenggam tangan Ziva bahkan memeluk Ziva dengan paksa.


"Kakak tidak mau terjadi ketegangan diantara kita, Kakak sangat mencintaimu," ucapnya setengah memohon karena Ziva terus saja memberontak.


"Kau mencintaiku tapi kau, apa kau sadar perbuatanmu itu sungguh melukaiku."Dengan berapi-api Ziva mengatakan semua. Di detik berikutnya air matanya kembali mengalir.


"Sayang aku tahu aku salah tapi aku tidak bisa menolak. Kau tahu siapa Kanaya, wanita itu terus mengancam untuk memecatku.Aku tidak punya pilihan lain, mengertilah," jelas Arsha.


Air mata Ziva terus menitik tanpa henti mendengar penjelasan Arsha yang bukannya membuatnya lega tapi malah semakin sakit.


"Wanita itu aku sudah menduganya. Sejak kejadian beberapa tahun silam aku tidak suka kau bekerja di perusahaan wanita itu tapi aku berusaha berpikir dewasa dengan mengesampingkan egoku tapi kini dugaanku benar wanita itu tidak pernah move on darimu.Semua terserah padamu kau menginginkan aku atau dia?" tegas Ziva.


Arsha hanya terdiam, sepatah katapun tidak keluar dari mulutnya membuat Ziva langsung meninggalkannya dan kembali masuk ke dalam kamar.


Ziva berpikir suaminya itu pasti akan lebih memilih wanita itu daripada dirinya karena Ziva tahu siapa dirinya.Dari segi kecantikan Kanaya lebih unggul juga harta dan tahta Kanaya pasti akan memberikannya. Wanita itu lebih segala-galanya daripada dirinya yang hanya pecundang cinta yang hanya punya cinta.

__ADS_1


Hatinya yang terluka begitu memilukannya. Air mata yang sedari siang terus keluar membuatnya kelelahan hingga membuatnya tertidur. Sesaat melupakan kesedihannya berganti dengan mimpi ayng entah apa ada kesedihannya di dalamnya.


***


Semalam Arsha berpikir tentang rumah tangganya yang saat ini sedang tidak baik-baik saja. Saat dia menerima tawaran Kanaya untuk melakukan semua keinginannya, Arsha berpikir Ziva akan mengerti dengan penjelasannya kalau semua dilakukan hanya demi pekerjaan bukan karena perasaan sesungguhnya.


Flash Back On


Sekembalinya dari cuti, Arsha yang tiba di kantor langsung mendapat panggilan dari atasannya.


Arsha yang memasuki ruangan Dirut langsung disambut pelukan hangat dari atasannya itu. Spontan Arsha mendorong tubuh Kanaya karena saat itu dia begitu terkejut akan perlakuan yang tidak biasa dari atasannya itu.


Kanaya yang terlempar di lantai langsung merintih kesakitan karena terjatuh dengan keras.


"Maaf Bu,saya tidak sengaja." Arsha menundukkan kepalanya meminta maaf dan langsung membantu Kanaya untuk bangkit dari lantai.


"Kenapa anda mendorong saya hingga jatuh atau anda sudah bosan bekerja di perusahaan saya." Kanaya memperingatkan dengan tegas lalu melangkah duduk ke kursi kebesarannya.


"Maaf Bu, saya terkejut dengan perlakuan Anda," ucap Arsha saat sudah duduk di hadapan Kanaya.


Kanaya memejamkan matanya sesaat hanyut dalam pikirannya. Walaupun sangat menyukainya Arsha semenjak pertama kali bertemu tapi saat dirinya mengetahui Arsha sudah memiliki kekasih serta menikah seminggu lalu Kanaya tidak pernah sekalipun terbesit di benaknya untuk melakukan hal gila untuk menjadi duri dalam hubungan orang lain. Semua dilakukannya karena semata menuruti keinginan gila adik kesayangannya tapi disisi lain ada keuntungan yang didapat yaitu mendapatkan Arsha.


Kanaya membuka matanya setelah yakin akan tujuannya.


"Apa kau tahu kenapa kau bisa di posisimu sekarang,dengan cepat dan mudah kau naik dari posisi supervisor menuju posisimu saat ini?" Kanaya menatap Arsha dengan pertanyaan yang sebenarnya pertanyaan itu adalah sebuah jebakan untuknya.

__ADS_1


Arsha nampak bingung dengan pertanyaan dari atasannya itu apalagi cara bicaranya menjadi santai bukan seperti bicara atasan ke bawahan.


Kanaya bangkit dari duduknya mendekat ke arah Arsha membelai wajah pria tampan itu.


"Aku. Aku yang melakukan semua untukmu. Aku yang membuatmu berdiri di posisimu sekarang jadi kau berhutang budi padaku," ucapnya penuh keyakinan.


Arsha merasa Kanaya sudah diluar batas.


Dicekalnya tangan gadis itu. "Apa maksud pembicaraan Anda,ini bukan dari bagian pekerjaan.Sebaiknya saya kembali bekerja." Arsha yang mulai emosi langsung bangkit meninggalkan tempat itu.


"Tunggu!Aku bisa membuatmu seperti ini,aku juga bisa membuatmu jatuh bahkan sejatuh-jatuhnya.Saat kau keluar dari ruanganku, aku menganggap kau bukan lagi karyawan di kantorku."


Ucapan Kanaya yang bernada ancaman itu spontan membuat Arsha berhenti di tempatnya.


"Kau hanya perlu merangkak untuk kembali ke tempatmu," timpal Kanaya.


Gadis yang penuh wibawa serta kehormatannya itu tiba-tiba berubah menjadi gadis bengis yang rela melakukan apapun demi mendapatkan keinginannya.


Arsha yang tidak ingin kehilangan pekerjaan itu langsung kembali tanpa berpikir panjang.


Kanaya yang berhasil membuat Arsha tunduk akan perintahnya menunjuk kakinya memerintah Arsha bersujud di kakinya dan bodohnya pria itu menurut saja.


"Mudah sekali mendapatkan apapun kemauan kita saat kita berkuasa. Yes satu langkah kecil berhasil aku lalui," gumam Kanaya dalam hati.


Semenjak saat itu Kanaya melakukan apapun sesuka hatinya dan menjadikan Arsha sebagai anjing yang siap melakukan apapun semua keinginannya. Tujuannya hanya satu ingin merusak rumah tangga Arsha hingga terjadi simbiosis mutualisme antara dia dan adiknya.

__ADS_1


Flash Back Off


__ADS_2