
Beberapa Bulan Kemudian.
Seorang wanita tengah berjuang di ruang persalinan ditemani pria yang terus saja mengecup keningnya tanpa henti sesekali mengusap air matanya yang terus menetes.
Ziva memekik sembari menarik nafas panjang lalu menghembuskan berusaha sekuat tenaga melahirkan buah cintanya lahir ke dunia.
"Sayang." Arsha yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya menatap istrinya dengan raut wajah sedihnya.Beberapa kali kecupannya mendarat di kening istrinya karena hanya itu yang dapat dilakukannya terus memberi semangat.
Dokter yang membantu persalinan itu terus membantunya dengan sabar sampai akhirnya tangis bayi pecah menggema di ruangan itu.
Oowekkkk .... Bayi pertama lahir.
Selang 5 menit.
Oowekkkk .... Bayi kedua lahir.
Tangis kedua kembali pecah namun lebih kencang daripada yang pertama.
Arsha yang tak bisa menahan kebahagiaannya kembali mengecup bibir Ziva sebagai luapan kebahagiaannya.Statusnya kini berubah menjadi seorang Daddy membuat hidupnya sempurna sebagai seorang pria.
"Kau dengar." Arsha benar-benar tak bisa menahan kebahagiaannya karena suara tangis kedua bayi itu begitu membuatnya hatinya penuh kebahagiaan.
Ziva tersenyum seakan rasa sakit yang dikeluhkannya selama dua hari akhirnya langsung sirna berganti kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
"Selamat ya Bapak dan Ibu, bayinya sehat twin cowok-cewek." Seorang perawat meletakkan kedua bayi itu disamping kanan kiri Ziva.
Melihat kedua bayi mungilnya Ziva menitikkan air matanya begitu pula dengan Arsha.Arsha mengecup kedua buah hatinya lalu mengecup Ziva. "Terima kasih sayang, aku tak bisa berkata-kata lagi, aku benar-benar bahagia saat ini."
Ziva tersenyum rasanya begitu lega kini kehidupan rumah tangganya begitu lengkap dengan hadirnya baby twinnya.
Sementara keluarga besar Arsha juga Ziva antusias ketika melihat beberapa Dokter dan perawat keluar dari ruang bersalin itu.
"Bagaimana Dokter?" Dina antusias padahal saat itu Dokter hendak mengatakan sesuatu.
"Sabar Jeng, itu Pak Dokter mau ngomong," sahut Ayu.
Kedua Dokter itu pun tersenyum melihat antusias seluruh keluarga itu. "Selamat bayinya lahir dengan selamat."
"Bayinya cewek apa cowok, Dokter?" sahut Anissa.
__ADS_1
Dokter itu kembali tersenyum. "Bayinya double alias kembar cewek-cowok," terang Dokter.
Seketika penjelasan Dokter itu disambut riuh kegembiraan.Ayu langsung memeluk Dina juga Zahra yang ikut memeluk ibunya sementara Hermawan langsung melakukan sujud syukur.Zacky dan Anissa tersenyum sambil mengusap perut Nissa yang tengah hamil 6 bulan.
Setelah menunggu cukup lama akhirnya Ziva dipindahkan ruang perawatan membuat keluarganya besarnya bisa langsung melihatnya juga kedua bayinya.
Kedua bayi itu digendong Ayu juga Dina yang terus saja merekahkan senyumnya.Kedua malaikat kecil itu akan memberikan keceriaan di keluarganya.
"Tampan juga cantik," puji Anissa.Menatap sekilas sepasang suami istri yang tengah berbahagia itu dengan senyumnya terus mekar.
"Ada apa Kak?" Ziva merasa aneh karena kakak iparnya itu terus tersenyum menatapnya juga Arsha.
"Tampan dan cantik seperti-"
"Mommy-Daddy," sergah Arsha meneruskan ucapan Anissa yang terhenti.
"Sini, Ayah juga pengen gendong cucu Ayah." Hermawan mengambil alih baby girl dari tangan Dina.
Diciumnya cucunya itu dengan air mata yang menitik membuat semua orang di ruangan itu tertegun dengan kebahagiaan yang ditampakkan olehnya.
Ya semenjak putranya kembali bersama menantunya untuk tinggal bersamanya perlahan sakitnya sembuh dan kini bahkan sembuh total seperti sediakala.
"Terima kasih, Nak.Kau memberi ayah dan ibu kebahagiaan dengan datangnya bayi ini tidak hanya satu tapi dua sekaligus." Hermawan menatap kedua wajah bayi itu bergantian.
Semua orang diruang itu benar-benar bahagia dengan hadirnya baby twin itu.
***
Beberapa hari dirumah sakit akhirnya Ziva diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik juga bayi kembarnya yang sangat sehat.
Tepat di tujuh hari kelahiran bayinya Arsha akan mengadakan pesta sebagai rasa syukurnya.
Semua tamu nampak hadir membuat kediamannya begitu riuh.Dua orang tamu dari jauh yang sengaja datang membuat Ziva begitu bahagia.
"Kalian." Ziva memeluk Kayla dengan air mata yang menitik karena beberapa bulan tidak bertemu dengan sahabatnya itu membuatnya begitu bahagia hingga menitikkan air mata.
Kayla mengurai pelukannya dan menatap wajah sahabatnya itu lalu mencubit gemas pipi Ziva. "Kenapa loe malah nangis di hari yang begitu bahagia ini, jangan bikin gue ikut nangis," protes Kayla.
Ziva langsung tersenyum karena tangisnya adalah tangis bahagia.
__ADS_1
Semenjak kepergian Ziva pindah ke Bandung Alvin berteman dengan Kayla karena Alvin sering menanyakan kabar Ziva padanya.Saat Kayla mengutarakan keinginan untuk datang ke acara syukuran kelahiran bayi kembarnya, Alvin meminta izin untuk ikut.
"Siapa, Keyla?" Arsha menatap wajah Kayla dan mengira Kayla adalah Keyla.
Kayla nampak bingung karena suami sahabatnya itu malah memanggilnya dengan nama lain.
"Dia Kayla bukan Keyla," jelas Ziva.
Arsha menggaruk kepalanya.Ini pertama kalinya bertemu dengan sahabat Ziva yang bernama Kayla dan benar saja wajah Kayla sangat mirip dengan Keyla.
Saat itu seseorang disamping Kayla yang tak lain adalah Alvin terus menatap Ziva membuat Arsha sedikit cemburu karena nyatanya pria itu masih menyimpan rasa untuk istrinya.
"Alvin." Arsha menepuk bahu Alvin membuat Alvin sedikit terperanjat.
Saat itu Alvin langsung tersenyum karena tertangkap basah memandangi wanita di depannya itu.
Cukup lama mereka berbincang lalu Kayla melihat bayi kembar Ziva.
"Uluh-uluh lutuna keponakan Aunty." Kayla mencium kedua bayi itu.
"Siapa namanya?" timpal Kayla.
"Axel dan Alexa." Ziva dan Arsha menjawab pertanyaan Kayla bersamaan membuat Kayla dan Alvin tersenyum mendengar nama yang begitu pas untuk kedua bayi kembar pasangan serasi itu.
Kelahiran baby twins A menjadi kebahagiaan besar untuk keluarga besar Ziva dan Arsha dan teruntuk Mommy dan Daddynya.
...----------------...
Semoga extra part ini bisa membuat kalian pencinta novel ini senang🥰.
Novel selanjutnya author akan membuat sequel cerita ini namun bercerita tentang si malaikat penyelamat Ziva babang Alvin yang akan direbutkan dua wanita yang juga sahabat Ziva.
Duo konyol akan bertemu si kutub utara bagaimana kisahnya?
Tetap stay bersama author ya karena dukungan kalian adalah semangat author.
Author ucapkan banyak terima kasih yang selalu stay di novel ini sampai akhir.Salam sayang dan sehat selalu untuk kalian semua♥️
__ADS_1