The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 111. Bertemu Kaisar


__ADS_3

Shiena membaca fikiran Kaisar dan mengetahui bahwa kaisar tak bersungguh-sungguh memberikan hadiah karena Shiena berhasil membantu Kekaisaran menyelesaikan masalahnya. Shiena mengetahui bahwa Kaisar memiliki maksud lain.


Kaisar ingin memiliki hubungan yang baik kembali dengan Kerajaan Emerald meskipun telah terjadi Perjanjian Damai tapi hal itu tak langsung membuat Kerajaan Emerald membuka diri serta karena Kekaisaran Pearl yang sedang mengalami banyak masalah sehingga membutuhkan banyak bantuan terutama bantuan sihir cahaya dari Kerajaan Emerald yang sangat terkenal.


Selain itu, kaisar juga masih ingin menarik perhatian Shiena agar Shiena mau kembali dan menerima Putra Mahkota kembali karena saat ini Posisi Putra Mahkota sebagai pewaris Kekaisaran sedang dalam keadaan sulit.


Meskipun Kaisar tak menyukai Putra Mahkota, Kaisar tetap tak bisa menutup diri untuk membantu Putra Mahkota karena Putra Mahkota adalah satu-satunya Putranya. Kaisar juga sadar bahwa semua ini bukanlah salah Putra Mahkota dan itu semua adalah salah ibunya dan Ibunya, Ratu Monica telah mendapatkan balasannya.


Shiena yang tau maksud dari Kaisar sebenarnya ingin menolak tapi tak memiliki pilihan lain sehingga menerimanya saja. Shiena berterima kasih untuk kemurahan hati Kaisar.


Shiena yang tau maksud dari Kaisar menjadi ragu untuk membantu. Shiena takut bahwa Kaisar akan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadinya. Shiena yang telah bereinkarnasi telah memutuskan bahwa dirinya tak akan dimanfaatkan orang lain atau pun di perlakukan tidak adil lagi.


Kaisar yang tidak sabar ingin tau apa solusi untuk masalah di kerajaannya pun langsung bertanya kepada Shiena.


"Shiena, Alphonso bilang kau memiliki solusi untuk kekeringan dan juga banjir yang sering kita hadapi. Bisa kau jelaskan itu?" ucap Kaisar.


Shiena yang sudah tak ingin membantu Kaisar terjebak dengan perkataan Tuan Muda Alphonso. Shiena tak pernah menyangka Tuan Muda Alphonso akan memberi tau Yang Mulia Kaisar bergitu cepat sehingga tanpa persiapan apapun. Shiena ingin sekali marah tapi tak bisa karena saat ini dia sedang berada di dalam istana dan salah sedikit saja dapat menghilangkan nyawanya dan orang yang Shiena sayangi.


Shiena terpaksa menjelaskan dan memberi tau tapi tak secara detail dan lengkap. Shiena juga memutuskan tidak memberi tau cara mengobati Demam berdarah yang di akibatkan oleh nyamuk yang berkembang biak disebabkan banjir dan banyaknya genangan air. Selain itu, Shiena juga memutuskan tak ingin mengajukan diri untuk menyembuhkan rakyat-rakyat yang diyakini Shiena terkena penyakit cacar.


Shiena ingat bahwa Anastasya yang pernah membantu Kaisar menyembuhkan banyak rakyat dengan sihir cahayanya pun tetap tak mendalat restu sehingga membuat Anastasya marah dan merencanakan pembubuhan Kaisar. Shiena jadi tau alasan sebenarnya kenapa Anastasya rela mengambil resiko menghilangkan nyawa Kaisar.


"Hamba hanya gadis biasa Yang Mulia dan tak memiliki banyak solusi. Hamba hanya tertarik dengan Ilmu Pengetahuan Alam dan mengerti sedikit tentang fungsi pohon. Menurut hamba untuk masalah kekeringan dan kebanjiran solusinya adalah pohon." ucap Shiena


"Pohon?" tanya Kaisar bingung.


"Pohon tidak seperti yang kita fikirkan selama ini. Kita berfikir bahwa pohon itu menghabiskan air tapi kenyataannya pohon menyimpan air. Sehingga ketika terjadi hujan deras yang berpotensi menyebabkan banjir, pohon-pohon yang di tanam dapat menyerap air yang berlebih itu dengan cepat. Lalu, ketika terjadi musim kemarau yang panjang, pohon yang memiliki banyak persediaan air akan mengeluarkannya dan menyebabkan tanah tidak menjadi tandus dan kering Yang Mulia." ucap Shiena.


"Jadi pohon adalah solusinya?" tanya Kaisar.


"Benar sekali Yang Mulia tapi tak semua pohon dapat membantu." jawab Shiena.

__ADS_1


"Lalu, pohon seperti apa?" tanya Kaisar.


"Hanya pohon yang memiliki dahan yang besar yang dapat di tanam Yang Mulia." jawab Shiena.


"Begitu rupanya." jawah Kaisar senang.


Kaisar yang mendapatkan solusinya langsung memanggil Kepala Pelayan Istana Kekaisaran dan mencatat agenda untuk mengadakan rapat kekaisaran segera untuk membahas penanaman pohon di sekitar wilayah yang tekena banjir dan kekeringan.


"Lalu, bagaimana dengan wilayah yang telah terlanjur banjir dan kering? Apa tak ada solusinya?" tanya Kaisar.


"Kalau untuk wilayah kering Yang Mulia bisa membuat saluran panjang yang dialiri air sehingga tanah yang kering perlahan dapat menyerap air tersebut. Saluran air ini juga dapat di buat pada daerah yang banjir sehingga air yang berlebih akan masuk ke dalam saluran dan mengalir ke arah lain. Yang Mulia harus menyediakan satu buah tempat yang memiliki lubang yang besar dan juga dalam untuk menampung air yang berlebih itu." ucap Shiena.


"Bagus bagus bagus. Idemu sangat bagus." ucap Kaisar.


"Terima kasih Yang Mulia." ucap Shiena.


Shiena tau bahwa saat ini Yang Mulia Kaisar benar-benar senang karena dapat menyelesaikan masalah rakyatnya. Yang Mulia Kaisar meskipun tak pernah meninggalkan istana selalu memikirkan nasib rakyat-rakyatnya sehingga ketika mengetahui rakyatnya dapat bahagia Kaisar menjadi sangat senang.


"Kau telah sukses mendidik Putrimu Duke Carrole. Aku sangat ingin memiliki seorang anak yang cerdas dan dapat membanggakan seperti Shiena." ucap Kaisar memuji Duke Carrole.


"Terima kasih Yang Mulia. Anda terlalu memuji hamba." ucap Duke Carrole.


"Aku bersungguh-sungguh Duke. Aku sangat senang sekarang." Kaisar.


Kaisar sangat senang sehingga meminta Duke Carrole, Tuan Muda Alphonso dan Shiena mencicipi makanan ringan yang telah disiapkan. Tak lama kemudian, Kepala Bagian Perencanaan Tata Ruang Kekaisaran telah selesai menggambar dan menunjukkannya kepada Kaisar tapi Kaisar menunjukkan gambar itu kepada Shiena.


"Maaf mengganggung Yang Mulia. Ini adalah hasil gambar yang telah hamba buat dari penjelasan Nona Shiena." ucap Kepala Bagian Perencanaan Tata Ruang Kekaisaran.


"Baiklah. Shiena coba kau lihat ini. Lalu, katakanlah menurutmu!" perintah Kaisar.


"Baik Yang Mulia." ucap Shiena mengambil kertas itu.

__ADS_1


Shiena melihat hasil gambar tersebut sangat takjub karena hasil gambarnya sangat bagus dalam waktu yang sangat singkat. Shiena seperti melihat skestsa sebuah pembangunan wilayah namun pohon yang di tanam hanya di sekitar waduk atau tempat besar isi air.


"Menurut hamba ini sangat bagus Yang Mulia tapi penanaman pohon harus di lakukan di sepanjang jalan saluran air itu dan di sekitar waduk." ucap Shiena.


"Waduk?" tanya Kaisar bingung.


"Saya menyebut tempat besar dan dalam untuk menyimpan air adalah waduk Yang Mulia." jawab Shiena.


"Ah, begitu rupanya. Baiklah." ucap Kaisar.


Kaisar yang mengerti maksud Shiena lalu memerintahkan Kepala Bagian Perencanaan Tata Ruang Kekaisaran menggambar ulang sesuai dengan perkataan Shiena. Yang Mulia Kaisar juga memerintahkan Tuan Muda Alphonso melakukan penelitian tentang pohon yang memiliki dahan besar dengan kondisi tanah yang kering dan banjir.


Kaisar memberi mereka berdua waktu tiga hari dan menyerahkan hasilnya ke ruang kerja Kaisar. Shiena yang mendengar hanya diam. Shiena tak ingin berekspresi berlebihan dan menimbulkan kesalahpahaman.


Kaisar dan Duke Carrole berbincang tentang istana dan permasalahannya dan meninggalkan Shiena dan Tuan Muda Alphonso berdua. Tuan Muda Alphonso sangat senang dan bangga karena ide Shiena benar-benar hebat.


Shiena yang memiliki kemampuan membaca fikiran orang lain tau bahwa niat Tuan Muda Alphonso itu baik karena ingin membantu rakyat tapi jika orang lain yang tidak bisa membaca fikiran orang lain pasti akan berfikir bahwa Tuan Muda Alphonso sedang mencari perhatian dari Yang Mulia Kaisar sehingga memanfaatkan ide-ide dari Shiena.


Shiena tau niat Tuan Muda Alphonso baik sehingga tak mempermasalahkannya tapi Shiena marah dan tidak terima karena Tuan Muda Alphonso bertindak sesuka hati. Tuan Muda Alphonso memberintau Kaisar begitu cepat dan tiba-tiba tanpa memberi Shiena waktu untuk mempersiapkan semuanya.


#Bersambung#


**Ayo tebak. 😁😍


Tuan Muda Alphonso peka ngak ya dengan perubahan sikap Shiena? Lalu, apa yang harus dilakukan Shiena ya? 😁


Yang tau jawaban komen di bawah ya.. 👇👇


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘**

__ADS_1


__ADS_2