The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 40. Kejadian Masa Lalu


__ADS_3

Keesokan harinya, Marry datang membangunkan nonanya untuk mandi lalu bersiap-siap.


"Selamat pagi, nona." ucap Marry semangat.


"...." Shiena


"Nona, bangunlah. Ini sudah pagi nona. Anda harus segera mandi lalu bersiap-siap." ucap Marry.


"Aku tidak perduli. Marry, kau pergi saja. Aku masih ingin tidur." ucap shiena malas.


"Tidak bisa nona. Anda harus segera bangun. Saat ini hari sudah siang nona." ucap Marry.


"Hah, baiklah." ucap shiena npasrah


Setelah selesai bersiap-siap Shiena bersantai di balkon kamarnya dengan cemilan dan segelah susu coklat panas dan ketika dia sedang menikmati waktunya Zee datang melapor.


"Maaf mengganggu kenyamanan anda nona." ucap Zee sopan.


"Tidak apa. Katakan, apa yang terjadi?" tanya Shiena langsung.


"Tuan Muda Alex berencana melakukan kudeta itu malam ini, tepat pada waktu tengah malam nona." ucap Zee.


"Begitu rupanya." jawab Shiena santai.


Shiena yang terdiam pun akhirnya mengingat kembali semua yang telah terjadi di masa lalu.

__ADS_1


Ternyata benar, sesuai dengan kenyataan di kehidupan sebelumnya Tuan Muda Alex melakukan kejahatannya dengan sangat rapi.


Shiena yang saat itu sedang dalam kesulitan dan berharap dia akan membantunya karna mengingat bahwa mereka adalah teman semasa kecil dan ibunya adalah sahabat ibu Shiena tapi ternyata dia memberitahunya bahwa dia lah dalang dari semuanya.


Tuan Muda Alex membunuh semua dayang, pelayan, dan kesatria yang bekerja di Kediaman Laurence. Dia pun membunuh Kepala Dayang dan Kepala Pengurus Rumah Tangga.


Kepala Pengurus Rumah Tangga yang melakukan perlawanan pun dibunuh dengan sangat sadis, dia mendapatkan belasan luka tusukan dan puluhan luka goresan.


Nyonya Maria dan juga Tuan Muda Loan pun di bunuh. Nyonya Maria mendapatkan luka tusukan sedangkan Tuan Muda Loan kehilangan kepalanya pada malam itu.


Setalah semua orang meninggal, Tuan Muda Alex membunuh semua anggota Wolf Wild yang masih hidup saat penyerangan lalu melukai tubuhnya dengan menggoresan beberapa luka pedang dan menusukkan pisau ke tubuhnya sendiri seolah dia juga merupakan korban.


Dia mengarang cerita bahwa, keluarga Laurence di serang oleh Kelompok Wolf Wild dan dalang dari semua ini adalah Tuan Muda Roan Son Laurence.


Dia mengkambing hitamkan sepupunya agar bisa menutupi kejahatannya. Dia berdalih bahwa dia bertarung dengan hebat sampai kemenangan ada padanya meski dia harus terluka.


Setelah menjadi Marquess dia memerintahkan perajuritnya untuk melakukan pengejaran kepada seluruh anggota Wolf Wild dan menguhukumnya padahal itu semua rencanya untuk menutupi semua kejahatannya.


Dia tidak ingin Anggota Kelompok Wolf Wild membuka semua kejahatannya sehingga melakukan pembunuhan massal.


Dia membantu permaisuri yang merupakan musuhku dan menjatuhkan keluargaku dan membuat tuduhan palsu sehingga aku, keluargaku dan orangku terbunuh


'Aku tidak akan memaafkanmu. Aku akan mengahancurkan semua rencanamu dan menyelamatkan keluargaku dan keluarga Laurence. Aku akan membalaskan dendamku ini.' ucap Shiena dalam hati.


"Marry ambilkan kertas dan pena. Aku ingin mengirim surat." ucap Shiena serius.

__ADS_1


"Baik, nona." ucap Marry.


Setelah Marry membawa kertas dan pena, Shiena langsung menuliskan surat.


"Zee, berikan langsung surat ini kepada Kepala Pengurus Rumah Tangga Keluarga Laurence dan jangan sampai ada yang mengetahuinya." ucap Shiena.


"Baik, nona." ucap Zee hormat.


"Dan ya satu hal lagi. Tunjukkan semua bukti yang kita punya tentang Kejahatan Tuan Muda Alexander jika dia tidak percaya." ucap Shiena tegas.


"Baik, nona." ucap Zee.


"Lalu, jangan kembali kemari, tetaplah di sana dan bersembunyilah. Jaga Kediaman Laurence dan lindungi Nyonya Maria jangan sampai terjadi sesuatu padanya." perintah Shiena.


"Akan saya laksanakan nona." ucap Zee.


"Bagus, kau boleh pergi." ucap Shiena


Setelah kepergian Marry dan Zee, Shiena pun menikmati lagi waktu istirahatnya sambil memikirkan cara untuk membantu Nyonya Maria malam ini.


'Aku tidak bisa diam saja. Aku harus membantu dan membongkar kejahatan Tuan Muda Alex lalu menghukumnya dengan tanganku sendiri.' ucap Shiena dalam hati.


#Bersambung#


Jangan lupa tekan Like, Komen, Vote dan Favorite.

__ADS_1


Terima Kasih..


😍🥰❤


__ADS_2