
Duke Carrole dan Duchess Carrole yang telah mengetahui bahwa Shiena ada di dalam sebuah Bola Kristal Hitam yang ukurannya sangat besar menjadi sangat khawatir.
Duke Carrole mencoba menghancurkan Bola Kristal Hitam itu dengan kekuatan sihir apinya tapi sayangnya setiap serangan yang dikerahkan oleh Duke Carrole tidak ada yang berhasil.
Duke Carrole yang telah mengeluarkan dua kali bola api raksasa menjadi sangat lelah padahal biasanya Duke Carrole dapat mengeluarkan sepuluh bola api raksasa.
"Kenapa aku menjadi sangat lelah? Padahal aku hanya mengeluarkan dua kali tembakan bola api raksasaku. Biasanya aku dapat mengeluarkan sepuluh bola apu raksasa tanpa merasa lelah sedikit pun." ucap Duke Carrole bingung.
"Apa mungkin ini disebabkan kita berada di alam bawah sadar putri kita, suamiku?" tanya Duchess Carrole.
"Sepertinya begitu. Itu artinya kita tidak bisa menghancurkannya dengan sihir apiku." ucap Duke Carrole kecewa.
"Tenanglah suamiku. Kita pasti menemukan caranya. Aku akan mengobatimu dahulu agar staminamu kembali lagi." ucap Duchess Carrole.
Duchess Carrole menggunakan sihir cahayanya untuk menyembuhkan Duke Carrole namun tiba-tiba Duke Carrole dan duchess Carrole mendengar suara dari Raja Terdahulu Kai.
Raja Terdahulu Kai mengabarkan bahwa saat ini waktu mereka adalah sepuluh menit di dunia alam bawah sadar Shiena dan tiga puluh menit di dunia nyata.
Karna perbedaan waktu dan ruang yang menyebabkan keadaan alam bawah sadar Shiena menjadi tiga kali lebih cepat.
Duke Carrole menceritakan bahwa saat ini Shiena terkurung di dalam sebuah Batu Kristal berwarna hitam yang sangat besar dan mereka bingung bagamaina caranya membebaskan Shiena karna kekuatan sihir tidak lah sanggup untuk menghancurkannya.
__ADS_1
Raja Terdahulu Kai meminta Duke Carrole dan Duchess Carrole menyalurkan energi sihir mereka ke dalam Bola Kristal Hitam Besar itu sambil memikirkan semua kenangan indah yang mereka miliki agar Shiena dapat keluar.
Satu-satunya cara menghancurkan Bola Kristal itu adalah dari dalam yanhg artinya hanya Shiena sendiri yang dapat menghancurkannya.
Jadi Duke Carrole dan Duchess Carrole harus bisa menyadarkan Shiena kembali sehingga Bola Kristal itu hancur dan Shiena bisa kembali ke dunia nyata.
Setelah mengetahui semua itu, Duke Carrole dan Duchess Carrole melakukan semua hal yang dikatakan oleh Raja Terdahulu Kai.
Duchess mengalirkan energi sihirnya ke dalam Bola Kristal dan memperlihatkan kenangan bahagia saat dokter memberitahukan bahwa dirinya hamil, kenangan saat dia memperjuangkan nyawa saat melahirkan, kenangan indah saat melihat Shiena yang baru lahir.
Duke Carrole juga melakukan hal sama dengan mengalirkan energi sihirnya ke dalam Bola Kristal dan memperlihatkan betapa bahagianya dia saat mengetahui bahwa istrinya hamil dan dirinya sebentar lagi akan menjadi ayah.
Semua kenangan bahagia saat Shiena kecil diperlihatkan oleh Duke Carrole dan Duchess Carrole. Ketika Shiena mulai belajar merangkak, berjalan dan memanggil ayah dan ibu untuk pertama kalinya.
Duke Carrole dan Duchess Carrole yang memperlihatkan semua kenangan indah mereka bersama putri mereka satu-satunya tak kuasa menahan air mata.
"Kembalilah putriku sayang. Ibu dan ayah sangat menyayangimu. Meskupun seluruh dunia tak menginginkanmu. Kau harus ingat akan selalu ada ayah dan ibu yang sangat menginginkanmu." ucap Duchess Carrole sambil meneteskan air matanya.
Air mata yang dikeluarkan oleh Duchess Carrole mengenai Bola Kristal Hitam lalu tiba-tiba dari titik jatuhnya air mata itu muncul retakan kecil yang perlahan membesar dan menghancurkan bola kristal itu seutuhnya.
Shiena yang berada di dalam Bola Kristal terduduk sambil meringkuk dengan lututnya, seketika Duchess Carrole langsung berlari dan memeluk Shiena.
__ADS_1
Duke Carrole yang melihat hal itu ikut memeluk Shiena dan Duchess Carrole.
"Ayah sangat menyayangi kalian berdua. Ayah rela melakukan apapun untuk kebahagiaan kalian bahkan nyawa pun ayah rela berikan asalkan kalian selalu sehat dan bahagia." ucap Duke Carrole.
Duchess Carrole yang mendengar ungkapan sayang dari Duke Carrole menjadi sangat terharu dan tersadar bahwa dirinya sangat beruntung memiliki suami yang sangat menyayanginya.
Shiena yang melihat semua kenangan bahagia dan mendapatkan pelukan kasih sayang dari kedua orang tuanya menjadi sangat bahagia dan Shiena perlahan membuka matanya.
"Ayah Ibu." ucap Shiena.
Duke Carrole dan Duchess Carrole yang mendengar hal itu semakin bahagia.
"Iya putriku. Ini ayah dan ibu. Ayo kita kembali sayang." ucap Duke Carrole.
"Iya ayah." ucap Shiena sambil tersenyum manis sambil dipeluk oleh Duchess Carrole.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘
__ADS_1