
Tuan Muda Alphonso yang dalam perjalanan pulang kembali ke kediaman Duke Watson. Sepanjang perjalanan Tuan Muda Alphonso memikirkan banyak hal terutama membalas Putra Mahkota dan menjadi orang yang hebat sehingga dirinya bisa menjadi calon suami yang ideal untuk Shiena.
Tuan Muda Alphonso tidak bisa menyembunyikan perasaannya lagi. Tuan Muda Alphonso telah menyadari bahwa dirinya telah jatuh cinta pada Shiena.
Setelah kejadian tadi siang, Tuan Muda Alphonso sadar bahwa dia harus memperjuangkan cintanya.
*Shiena, kau harus segera sadar dan sehat kembali. Hatiku sakit melihatmu seperti ini. Kau jangan khawatir, aku akan membalas Putra Mahkota yang sombong itu.* ucap Tuan Muda Alphonso.
Setelah beberapa jam dalam perjalanan, Tuan Muda Alphonso akhirnya menemui ayahnya Duke Watson.
Duke Watson selama ini selalu membujuk putra tertuanya yaitu Tuan Muda Alphonso untuk mengambil alih kekuasaannya dan melanjutkan bisnis dan nama keluarg tapi Tuan Muda Alphonso selalu menolak dan selalu memberikan alasan yang masuk akal sehingga Duke Watson tidak bisa memaksanya.
Namun setelah semua yang terjadi, Tuan Muda Alphonso telah bertekad akan menjadi Duke Watson selanjutnya dan mengambil alih bisnis keluarganya dan menekan kekuasaan kekaisaran lalu memberi pelajaran Putra Mahkota yang sombong.
"Hamba mengahadap Tuan Duke Watson." ucap Tuan Muda Alphonso.
"Jangan terlalu formal putrku. Panggil saja aku ayah karna kita saat ini hanya berdua." ucap Duke Watson.
"Baik, ayah." ucap Tua Muda Alphonso.
"Aku dengar kau mengunjungi kediaman Duke Carrole. Apa itu benar?" tanya Duke Watson.
"Benar ayah dan kedatanganku kemari ingin bernegosiasi dengan ayah." jawab Tuan Muda Alphonso.
"Apa yang ingin kau negosiasikan?" tanya Duke Watson.
__ADS_1
"Aku mencintai Shiena dan aku ingin Shiena lah menjadi istriku ayah." ucap Tuan Muda Alphonso.
"Bukankah kau sudah tau kenyataannya bahwa Shiena Ve Carrole adalah tunangan Putra Mahkota." ucap Duke Watson.
Tuan Muda Alphonso yang mendengar nama Putra Mahkota di sebut oleh ayahnya membuat Tuan Muda Alphonso mengepalkan tangan menahan amarah.
*Ada apa dengannya? Kenapa ekspresinya seperti itu?* fikir Duke watson.
"Aku tau ayah dan karna hal itu lah aku ingin Shiena menjadi istriku dan mengambilnya dari Putra Mahkota. Aku membutuhkan bantuanmu ayah." ucap Tuan Muda Alphonso.
"Jika kau ingin melakukan pemberontakan, ayah tidak akan setuju apalagi membantumu." ucap Duke Watson.
"Aku memang berencana melakukan itu tapi tidak untuk saat ini. Aku kemari karna ingin menyatakan sesuatu. Aku bersedia menjadi penerusmu ayah." ucap Tuan Muda Alphonso.
"Benarkah? Apakah ini semua karna Shiena?" tanya Duke Watson menggali informasi.
"Hah, baiklah tapi sebelum itu kau harus mengurs bisnis keluarga kita. Jika kau berhasil maka saat pesta kedewasaan Putra Mahkota dilaksanakan, saat itu juga kau akan di angkat menjadi Duke Watson selanjutnya." ucap Duke Watson.
"Baik ayah." ucap Tuan Muda Alphonso senang.
"Kau hanya punya waktu tiga bulan untuk menunjukkan jika kau layak jika tidak maka kau harus belajar lagi untuk menjadi seorang Duke." ucap Duke Watson tegas.
"Aky menerimanya ayah." jawab Tuan Muda Alphonso.
"Kau boleh pergi sekarang." ucap Duke Watson.
__ADS_1
"Baik ayah. Aku permisi dulu." ucap Tuan Muda Roan.
Setelah keluar dari ruang kerja Duke Watson, Tuan Muda Alphonso pergi menuju ruang kerja pribadinya untuk menyusun rencana selanjutnya.
Sementara itu, Duke Watson memanggil orang yang pergi bersama Tuan Muda Alphonso dan menanyainya tentang apa yang telah terjadi sehingga Tuan Muda Alphonso jadi berubah sekali seperti itu.
Kepala Pelayan yang di bawa Tuan Muda Alphonso pun mengatakan semua yang telah terjadi.
"Katakan padaku, apa yang telah terjadi sebenarnya? Kenapa Alphonso menjadi berubah fikiran dan ingin menjadi seorang Duke?" tanya Duke Watson.
"Sebenarnya itu di karenakan oleh Nona Shiena, Tuan Duke." ucap Kepala Pelayan.
"Apa maksudmu?" tanya Duke Watson penasaran.
"Sebelumnya Tuan Muda mendapatkan kabar bahwa Nona Shiena sedang sakit dan berencana menjenguknya tapi semalam sebelum pergi, Tuan Muda mendapatkan info bahwa Nona Shiena sakit disebabkan karna melindungi Yang Mulia Putra Mahkota dan Nona Shiena juga di culik oleh kelompok Wolf wild karna keteledoran Putra Mahkota. Lalu, saat pertemuan tadi, Putra Mahkota tidak bisa mengendalikan amarahnya sehingga mendorong Nona Shiena hampir jatuh." ucap Kepala Pelayan.
"Lalu dimana Shiena sekarang?" tanya Duke Watson.
"Nona Shiena sekarang sedang dalam pengobatan karna mengalami trauma yang berat sehingga kesadarannya berada di alam bawah sadarnya." ucap Kepala Pelayan.
Duke Watson yang mengetahui alasannya hanya bisa diam karna dia tau bahwa semua yang dilakukan oleh Putra Mahkota memang lah salah.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
__ADS_1
Terima kasih.. 🥰😍❤😘