The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
Bab 319. Peringatan Permaisuri Yerome


__ADS_3

Permaisuri Yerome yang telah kembali ke kamarnya sendirian pun segera memerintahkan dayang pribadinya untuk segera mengambilkan sebuah kertas dan pena karena dirinya ingin mengirimkan surat kepada Permaisuri Shiena.


Setelah selesai menulis surat, Dayang itu pun segera pergi menuju Istana tempat Permaisuri Shiena berada berdasarkan perintah Permaisuri Yerome. Ketika sampai di Istana, Dayang Pribadi Permaisuri Yerome mengenali salah satu Dayang Pribadi Permaisuri Shiena yaitu Ana.


Dayang itu pun bergegas menemuinya sebelum ketahuan Kesatria dari Raja Philiph. Dayang itu pun memberikan surat kepada Ana dengan terburu-buru tanpa mengatakan apapun karena tiba-tiba melihat ada ajudan dari Raja Philiph yang sedang berjalan ke arah Ana.


Ana yang bingung pun melihat surat itu dan menemukan cap stampel Kerajaan Shafir pada surat itu dan bergegas kembali ke kamar Permaisuri Shiena setelah membawakan beberapa cemilan manis dan minuman hangat.


Ajudan Permaisuri Shiena datang menemui Ana dan mencoba merayunya dan berencana memasukkan obat di dalam minuman yang dibawa oleh Ana agar dirinya bisa membawa Permaisuri Shiena pergi sesuai keinginan Raja Philiph tapi Ana yang tidak tertarik pada seorang Ajudan Raja dari Kerajaan asing dan terlebih lagi dirinya telah memiliki suami Bangsawan yang tentunya memiliki uang banyak semakin membuatnya tidak tertarik kemudian mengabaikan Ajudan itu dan berbalik pergi meninggalkannya kemudian kembali ke kamar Permaisuri Shiena.


Setelah sampai, Ana pun menungkan minuman hangat pada Permaisuri Shiena lalu memberikan surat yang didapatnya dengan cara yang tidak sopan. Permaisuri Shiena yang penasaran akan cerita Ana memutuskan untuk menunda ceritanya dan membaca surat yang dibawanya lebih dulu.


Ketika Permaisuri Shiena membaca surat itu, Permaisuri Shiena mengetahui bahwa yang menulis surat adalah Permaisuri Yerome. Permaisuri Yerome meminta waktunya untuk bertemu empat mata secara rahasia. Permaisuri Shiena yang penasaran dengan apa yang ingin dikatakan oleh Permaisuri Yerome pun memutuskan untuk menemuinya setelah mendengar cerita dari Ana.


Permaisuri Shiena juga mengetahui bahwa Ajudan Raja Philiph mencoba merayu Ana dan melakukan sesuatu pada makanan yang dibawa Ana. Penyebab perginya dayang Permaisuri Yerome tanpa berkata apapun adalah karena Dayang itu Ajudan Raja Philiph yang artinya Permaisuri Yerome tak ingin ketahuan Raja Philiph jika dirinya ingin bertemu dengan Permaisuri Shiena.


Permaisuri Shiena yang mendapatkan informasi dari Kaisar Franz bahwa Raja Philiph adalah Raja yang kejam dan tidak berperasaan serta telah mengetahui niat buruk dari Raja Philiph padanya membuat Shiena menjadi semakin waspada pada Raja Philiph.


Setelah itu, Permaisuri Shiena memerintahkan semua dayang dan pelayannya termasuk Marry dan Ana meninggalkannya sendiri di kamar karena ingin beristirahat. Ana yang tau bahwa Permaisuri Sheina akan pergi menemui Permaisuri Yerome hanya diam saja karena Ana yakin jika Permaisuri Shiena telah memikirkan semuanya dengan baik.


Ketika semuanya pergi dan hanya dirinya sendiri, Permaisuri Shiena menyelinap keluar dari kamar itu menggunakan Sihir Gelap lalu pergi menuju kamar Permaisuri Yerome yang diketahui tidak tinggal satu kamar dengan Kaisar Philiph.

__ADS_1


Permaisuri Yerome yang sedang berjalan membawa sebuah buku terkejut melihat Permaisuri Shiena telah berada di kamarnya. Permaisuri Shiena yang melihatnya buru-buru meminta maaf lalu meminta Permaisuri Yerome menutup matanya jika dirinya benar-benar ingin bicara empat mata secara rahasia.


Permaisuri Yerome yang telah memutuskan untuk berpihak pada Permaisuri Shiena pun melakukan semua yang dikatakan oleh Permaisuri Shisna dan dalam sekejap mereka telah masuk ke dalam Cincin Ruang.


Permaisuri Yerome yang membuka matanya terkejut melihat perubahan tempatnya berada. Permaisuri Yerome tidak menyangka jika saat ini dirinya telah tidak ada di dalam Istana lagi. Permaisuri Shiena yang tidak berniat menceritakan kemana mereka pergi pun hanya diam dan mulai bertanya inti permasalahan yang ingin dibicarakan oleh Permaisuri Yerome.


"Aku tidak suka berbasa-basi. Aku tau kau adalah Permaisuri dari Kerajaan Shafir dan karena itu aku masih bersikap baik tapi jika tidak mungkin aku tidak akan mengabaikan tindakan tidak sopan dari dayang anda Yang Mulia." sindir Permaisuri Shiena.


"Maafkan kelancangan dayang saya, Yang Mulia Permaisuri. Saya sudah mendengar ceritanya dan saya bisa jelaskan." ucap Permaisuri Yerome.


"Kalau begitu katakanlah!" perintah Permaisuri Shiena datar.


"Baiklah. Akan menceritakan semuanya pada anda Yang Mulia. Raja Philiph adalah Raja yang kejam dan tidak berperasaan dan saya fikir Yang Mulia telah mendengar cerita itu dari banyak orang tapi itu tidak semuanya benar. Maksudku adalah Raja Philiph tidak hanya kejam dan tidak berperasaan tapi juga Pria brengsek yang suka mempermainkan wanita dan juga egois. Raja Philiph rela melakukan apapun demi tercapai tujuannya. Raja Philiph melakukan pemberontakan dengan membunuh Raja Terdahulu yaitu ayah kandungnya dan juga seluruh saudara laki-laki dan saudari perempuannya. Raja Philiph suka bermain wanita sehingga di dalam Raja Philiph sengaja membangun satu buah Istana khusus tempat tinggal para wanita yang telah ditidurinya." ucap Permaisuri Yerome.


"Ini jelas berhubungan dan ini ada hubungannya dengan anda Yang Mulia karena saat ini Raja Philiph telah menargetkan anda menjadi wanitanya." ucap Permaisuri Yerome.


"Aku telah menjadi Permaisuri dari Kekaisaran Pearl dan tidak mungkin aku menjadi wanita dari Raja Philiph." ucap Permaisuri Shiena yakin.


"Itu juga lah yang aku fikirkan dulu Yang Mulia. Aku adalah Putri dari sebuah Kerajaan di Benua ini dan tidak mungkin ada orang yang bisa memaksaku menikah tapi kenyataannya Raja Philiph bisa. Raja Philiph menyerang Kerajaanku dan menghancurkannya lalu mengambilku secara paksa untuk menjadi Permaisurinya. Kedua orangtuaku di siksa dan diancam akan dipenggal jika aku menolak menjadi wanitanya. Aku hanyalah seorang anak yang tidak akan bisa membiarkan kedua orangtuanya meninggal begitu saja." ucap Permaisuri Yerome sambil menangis.


Permaisuri Shiena yang mendengar cerita dari Permaisuri Yerome merasa kasihan dan simpati akhirnya Permaisuri Shiena merubah sikapnya karena pada saat yang sama Permaisuri Shiena tau jika itu bukanlah kebohongan yang sengaja dibuat-buat.

__ADS_1


"Jadi maksudmu Raja Philiph dapat melakukan apapun untuk mendapatkanku termasuk menyatakan perang pada Kekaisaran Pearl begitu?" tanya Permaisuri Shiena,


"Benar sekali." ucap Permaisuri Yerome.


Permaisuri Shiena yang yakin akan kekuatannya tidak takut berperang dengan Kerajaan Shafir tapi jika Kekaisarannya menang maka Permaisuri Yerome akan menjadi budak dari Kekaisaran Pearl dan itu membuat Permaisuri Shiena dilema sementara.


"Aku tau Yang Mulia adalah Gadis Suci dan aku yakin jika anda memiliki kekuasaan dan kekuatan yang hebat. Aku ingin Yang Mulia menghancurkan Kerajaan Shafir dan jika Yang Mulia menang apakah hamba boleh meminta satu hal kecil padamu Yang Mulia?" tanya Permaisuri Yerome.


"Katakan!" perintah Permaisuri Shiena.


"Tolong kembalikan saya pada Keluarga hamba dan begitu pula dengan wanita-wanita lain yang ada di Istana di Kerajaan Shafir. Kami semua terpaksa ikut dan menjadi wanita Raja Philiph. Kami hanya ingin dapat hidup tenang dan kembali pada keluarga dan Kerajaan kami." permintaan Permaisuri Yerome sambil menangis dan besujud pada Permaisuri Shiena.


Permaisuri Shiena yang merasa kasihan pun mengangkat Permaisuri Yerome agar berdiri lalu memeluknya Permaisuri Shiena pun berjanji akan membantu sebisanya.


Lalu setelah selesai, Permaisuri Shiena mengeluarkan dirinya dan Permaisuri Yerome keluar dari Cincin Ruang dan dalam sekejap saja Permaisuri Shiena telah pergi dari kamar Permaisuri Yerome dan kembali ke kamarnya.


#**Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..


🥰😊😍😘

__ADS_1


Terima kasih**


__ADS_2