
Marquess Laurence pun akhirnya menceritakan semua yang menjadi kekhawatirannya kepada Shiena dan memberikan sesuatu padanya.
"Shiena, apa kau tak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk memberi tau semua orang tentang identitasmu yang sebenarnya?" tanya Marquess Laurence hati-hati.
"Tidak, Kak. Belum saatnya semua orang tau. Aku juga tak ingin menjadi pusat perhatian semua orang." ucap Shiena menjelaskan.
"Begitu rupanya. Bacalah ini!" ucap Marquess Laurence sambil memberikan sebuah surat dengan segel Kekaisaran.
Shiena pun membuka segel surat itu dan membacanya. Setelah Shiena selesai membaca akhirnya Shiena mengerti dilema yang dialami oleh Marquess Laurence.
"Apa Kakak fikir Kaisar ingin menarikku dalam masalah Kekaisaran?" tanya Shiena.
"Ya, menurut Kakak begitu dan karena itu lah Kakak datang kemari karena ingin membicarakan masalah ini padamu. Bagaimana pendapatmu?" tanya Marquess Laurence.
"Aku tak tau harus berkata apa kak karena aku pun tak tau apa yang sebenarnya diinginkan Kaisar dariku." ucap Shiena.
"Kakak sudah memerintahkan salah satu Murid Menara Sihir untuk menyelidiki dan Kakak yakin sebentar lagi dia akan mengirimkan laporannya." ucap Marquess Laurence.
Benar saja, tak lama kemudian Murid Menara Sihir yang diperintahkan Marquess Laurence untuk menyelidiki masalah Kaisar pun memberikan informasi yang didapatnya menggunakan alat komunikasi sihir yang khusus diciptakan oleh Marquess Laurence.
Marquess Laurence pun membaca informasi itu dan sangat terkejut dengan hasilnya. Shiena yang melihat perubahan wajah Marquess Laurence menjadi bingung. Lalu, Marquess Laurence pun menceritakan semuanya pada Shiena.
"Shiena apa kau tau jika pihak Kekaisaran menaruh perhatian yang lebih ketiga Raksasa Bisnis milikmu?" tanya Marquess Laurence.
"Maksud Kakak apa? Aku sangat bingung dan tak mengerti?" tanya Shiena kebingungqn,
"Kakak mendapatkan informasi bahwa Kaisar akan segera mengundak pemimpin dari Toko Pelelangan, Toko Perhiasan dan Tambang Berlian milikmu dan Kaisar berencana mengambil hati mereka dengan menawarkan Status Bangsawan agar Ketiga Bisnis Raksasa di Kekaisaran Pearl itu berada dibawah kendalinya." ucap Marquess Laurence.
"Apa?" teriak Shiena.
'Dasar tua bangka tak tau diuntung! Harusnya tak aku biarkan dia hidup!" fikir Shiena.
"Lalu bagaimana kak"? tanya Shiena.
"Kakak tidak tau dan sepertinya pihak Kekaisaran sedang berusaha mencari tau identitas Gadis Suci melalui Kakak karena yang mereka tau bahwa Kakak mengenal Gadis Suci dan oleh sebab itu lah Kakak bisa membuat Gadis Suci menjadi bagian dari Menara Sihir." ucap Marquess Laurence.
"Mereka tak akan mengetahuinya dengan mudah karena aku akan menutup semua akses dan kemungkinan agar identitasku tak diketahui" ucap Shiena.
"Kakak tau. Kau pasti akan melakukan itu tapi kakak harap saat kau datang keistana dengan waspada dan sangat berhati-hati. Kaisar itu tidak sesederhana yang difikirkan Para Bangsawan." ucap Marquess Laurence.
"Ya kak. Aku mengerti." ucap Shiena.
'Aku akan membuat perhitungan denganmu nanti Kaisar bodoh!' fikir Shiena.
__ADS_1
Setelah selesai berbincang dan mengantar Marquess Laurence kembali. Shiena memanggil Marry dan Ana. Shiena meminta Marry menyiapkan pena dan kertas lalu meminta Ana untuk menyiapkan teh untuknya. Lalu, Shiena menuliskan surat kepada Baron Fromboo, Tuan Valkrim dan Tuan Grogolia dan meminta pertemuan rahasia malam ini di Toko Pelelangan. Shiena pun memerintahkan Marry dan Ana menyampaikan surat itu. Awalnya Marry dan Ana ragu karena jika mereka pergi tak akan ada yang bisa melayani Shiena yang menyakinkan kedua pelayannya bahwa dirinya hanya ingin beristirahat sehingga tak membutuhkan pelayan pun akhirnya setuju hingga Marry dan Ana pun pergi meninggalkan Shiena.
Shiena yang ditinggal sendiri dikamarnya membuka Cincin Ruang dan masuk ke dalamnya. Didalam Cincin Ruang, Shiena membaca kembali laporan yang dikirim untuknya. Shiena yang melihat kekayaannya semakin bertambah karena banyaknya keuntungan yang didapat menjadi sangat senang lalu Shiena memikirkan untuk melakukan investasi kepada Pebisnis Muda dengan cara menanam modal dan mendapatkan keuntungan dari modal tersebut.
Shiena yang bingung dengan bisnis apa yang ingin dilakukannya memilih untuk berjalan-jalan dan refreshing untuk menyegarkan fikirannya.
Shiena meminta pelayan lain untuk menyiapkan kereta kuda untuknya. Lalu, Shiena mengganti pakaiannya dibantu pelayan lain dan setelah selesai bersiap Shiena pun turun dan pergi.
Shiena berencana pergi ke Toko Kue Larissa dimana tempat penjual kue kesukaannya. Saat Shiena sedang menikmati kuenya. Putra Mahkota Franz yang saat itu sedang menyamar datang menemui Shiena. Shiena yang menyadari kedatangan seseorang pun mecoba mencari tau.
'Bukankah itu Putra Mahkota Franz? Kenapa dia ada disini? Apa dia berencana menemuiku? Apa yang harus aku lakukan? Jantung! Ayo lah jantungku bekerja sama lah.' ucap Shiena dalam hati.
"Halo, my Lady! Senang bertemu denganmu lagi." ucap Putra Mahkota Franz tersenyum.
Shiena yang sedang duduk sangat terkejut karena ketika Putra Mahkota Franz datang, dirinya langsung mencium punggung tangan Shiena yang membuat Shiena menjadi malu.
"....." Shiena tersenyum.
"Apa anda sendiri disini, Lady?" tanya Putra Mahkota Franz.
"Ya, Yang Mulia." ucap Shiena sopan.
"Tolong panggil aku Franz." ucap Putra Mahkota Franz.
Shiena sebenarnya menyadari bahwa dirinya telah memiliki perasaan lebih kepada Putra Mahkota Franz tapi karena Shiena yang teringat akan masa lalunya hingga menutup dirinya dari cinta.
Putra Mahkota Franz yang mendengar perkataan s
Shiena menjadi sedih tapi Putra Mahkota Franz tidak putus asa dean terus mencoba mendekati Shiena.
'Aku tak akan berhenti mendekatimu hingga kau mau menerimaku!' ucap Putra Mahkota Franz.
Shiena yang membaca fikiran Putra Mahkota Franz pun tersenyum.
'Lakukan apapun yang kau bisa Yang Mulia. Taklukan hatiku dan dapatkan kepercayaanku.' ucap Shiena dalam hati.
Ketika Putra Mahkota Franz berencana duduk beraama Shiena tiba-tiba Tuan Eit datang dan membisikkan sesuatu.
Shiena yang melihatnya menjadi penasaran dan mencoba mendengarkan tapi tak berhasil hingga Shiena mencoba membaca fikiran Tuan Eit dan Putra Mahkota Franz.
'Yang Mulia, harus segera menyelesaikan masalah keuangan Kekaisaran agar bisa membantu rakyat karena jika tidak Bangsawan itu akan semakin berkuasa!' fikir Tuan Eit.
Shiena yang telah terbiasa membaca fikiran orang sambil berpura-pura menikmati teh atau melakukan sesuatu terlihat sangat ahli sehingga orang tersebut tak akan sadar apa yang dilakukan Shiena.
__ADS_1
'Bangsawan? Berkuasa? Siapa?' fikir Shiena.
'Sial! Duke Simons harus segera aku batasi ruang geraknya! Aku harus bergerak sekarang!' fikir Putra Mahkota Franz.
Putra Mahkota Franz yang tadinya menjauh dari Shiena karena mendapatkan informasi penting akhirnya datang menemui Shiena lagi dan berpamitan meminta izin untuk pergi karena ada yang harus dilakukannya.
Shiena yang tau masalahnya pun hanya mengangguk. Setelah kepergian Putra Mahkota Franz, Shiena memanggil Zee.
"Saya mengahadap, Nona." ucap Zee.
"Aku punya tugas untukmu." ucap Shiena sambil menyeruput tehnya.
"Saya siap melaksanakan tugas dari Nona." ucap Zee.
"Bagus. Aku ingin kau memata-matai Duke Simons dan cari tau apa yang direncanakannya." perintah Shiena.
"Baik, Nona." ucap Zee.
Zee pun pergi meninggalkan Shiena lalu Shiena pun juga kembali ke kereta kuda menuju Kediaman Carrole dan bersiap untuk pertemuan rahasia malam ini.
'Kaisar tunggu aku!' ucap Shiena dalam hati sambil senyum penuh arti.
#Bersambung#
β **Noteβ
Hai Readers tersayang Author.. ππ
Author punya kabar gembira untuk Readers dan kabar kecewa untuk Aut
Dikarenakan sistem baru dari NT maka Author ngak bisa Hiatus padahal maunya 2 minggu istirahat dan ngak Update.. π€π π€£
Jadi Author putuskan "The Empress Of Mind Reader" akan tetap Update setiap hari tapi hanya 1x dalam sehari pukul 04.00 WIB. Lalu, akan normal kembali pada tanggal 15 Juli 2020.. (Harap maklum ya π)
Author juga punya kabar gembira satu lagi, bagi Readers yang mau Crazy Update akan Author adain nanti setelah jadwal normal ya hitung-hitung untuk melepas kangen.. ππ€£π tapi ada syaratnya.. π
Readers: Nah loh, ada syaratnya, jangan yang susah dong Thor? π π€£
Syaratnya gampang kok, Readers cukup LIKE semua BAB di Season 2 jadi jika Likenya itu >200 Crazy Updatenya 10 BAB, Likenya >300 Crazy Updatenya 20 BAB, Likenya >400 Crazy Updatenya 30 BAB, begitulah seterusnya.. ππ Kalau bisa tetep VOTE ya.. π π€£π€π€ Sedih banget Author lihat rankingnya ampe 1000.an begitu.. πππ
Jangan Lupa Like, Komen dan Votenya ya..
π₯°πππ Terima Kasih**
__ADS_1