
Setelah kembali dari Kediaman Duke Carrole, Tuan Muda Roan selalu meningat semua yang terjadi pada Shiena dan berharap semoga Shiena segera sadar.
Setelah sampai di Kediaman Laurence, Tuan Muda Roan di sambut dengan banyak pertanyaan dari Nyonya Maria.
"Roan, apa yang terjadi sebenarnya pada Shiena?" tanya Nyonya Maria Cemas.
"Bibi, sebaiknya kita mencari tempat dahulu. Aku janji akan menceritakan semuanya." ucap Tuan Muda Roan menenangkan.
"Baiklah" ucap Nyonya Maria pasrah.
Tuan Muda Roan yang tidak tega melihat bibinya langsung meminta bibinya untuk duduk bersantai terlebih dahulu, lalu meminta pelayan membuatkan teh camomile untuk menenangkan fikiran.
Setelah Nyonya Maria menjadi lebih tenang setelah bersantai dan meminum tehnya. Tuan Muda Roan pun menceritakan semua yang terjadi pafa Shiena di Kediamannya.
"Bisa kau ceritakan sekarang, apa yang sebenarnya terjadi pada Shiena?" ucap Nyonya Maria
"Shiena mengalami trauma parah bibi sehingga kesadarannya berada di alam bawah sadarnya." ucap Tuan Muda Roan.
"Bagaimama itu bisa terjadi?" tanya Nyonya Maria sedih sambil mengeluarkan air mata.
Tuan Muda Roan yang melihat bibinya menangis mencoba menenangkannya dan meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.
"Aku tidak hanya sendiri di Kediaman Duke Carrole tapi juga ada Tuan Muda Alphonso dar Keluarga Duke Watson dan Yang Mulia Putra Mahkota. Putra Mahkota tersulut emosi saat aku dan Tuan Muda Alphonso mencoba memprovokasinya saat kejadian Shiena diculik saat Perayaan Festival Bunga. Shiena yang mencoba menenangkan malah di dorong hampir jatuh dan diteriaki." ucap Tuan Muda Roan.
__ADS_1
"Jadi itu penyebabnya?" tanya Nyonya Maria.
"Benar bibi. Karna terkejut dan takut. Shiena akhirnya mengalami trauma yang berat sehingga kehilangan kesadarannya dan kini kesadarannya ada di alam bawah sadarnya." ucap Tuan Muda Roan.
"Shiena" ucap Nyonya Maria sambil menangis.
"Bibi jangan khawatir, Shiena pasti baik-baik saja. Tuan Duke pasti akan melakukan apapun agar Shiena kembali sadar." ucap Tuan Muda Roan.
Setelah mendengar hal itu, Nyonya Maria menjadi lebih tenang.
"Kau benar Tuan Duke pasti akan melakukan apapun untuk keselamatan Shiena. Sekarang, apa yang kau rencanakan? Bibi akan selalu mendukungmu." ucap Nyonya Maria.
"Aku ingin meminta izin kepada bibi. Aku ingin mengikuti ujian Menara Sihir. Aku ingin menjadi Tetua termuda di Kekaisaran ini agar aku bisa melindungi Shiena." ucap Tuan Muda Roan.
"Apa bibi setuju jika aku bersama Shiena?" tanya Tuan Muda Roan.
"Tentu saja. Shiena adalah putri dari sahabat bibi. Dia adalah gadis yang telah menyelamatkan keluarga kita. Dia juga gadis yang sangat cantik dan baik. Shiena tidak pantas bersama Putra Mahkota." ucap Nyonya Maria.
"Jika itu kemauan bibi. Aku berjanji akan melakukan semuanya sebaik mungkin. Aku bersedia mengambil tanggung jawab sebagai Marquess Laurence." ucap Tuan Muda Roan.
"Baguslah. Saat upacara kedewasaan Putra Mahkota, kau pun akan diumumkan secara resmi sebagai Marquess Laurence yang baru." ucap Nyonya Maria.
"Kapan hari kedewasaan Putra Mahkota bibi?" tanya Tuan Muda Roan.
__ADS_1
"Tiga bulan lagi." ucap Nyonya Maria.
Tuan Muda Ron yang mendenar hal itu langsung terdiam dan memikirkan semuanya.
*Tiga bulan lagi acara kedewasaan Putra Mahkota dan satu bulan lagi adalah Ujian Menara Sihir. Aku harus mempersiapkan semuanya. Tiga bulan lagi aku harus menjadi Tetua Termuda di Menara Sihir dan juga seorang Marquess, dengan begitu jika Putra Mahkota menolak diriku yang ingin mengejar Shiena, dia tidak akan bisa bertindak semaunya.* fikir Tuan Muda Roan.
Setelah menceritakan semua yang terjadi pada Shiena, Nyonya Maria berencana mengunjungi Kediaman Duke Laurence dan mengajak keponakannya pergi bersama.
"Roan, Bibi ingin pergi melihat keadaan Shiena dan memberikan dukungan kepada Duchess Carrole. Apa kau ingin ikut?" tanya Nyonya Maria.
"Tentu saja bibi. Aku akan membuat Shiena sadar kembali." ucap Tuan Muda Roan.
"Baiklah. Sebaiknya sekarang kau istirahat. Kita akan pergi besok pagi." ucap Nyonya Maria.
"Ya bibi. Saya permisi dahulu." ucap Tuan Muda Roan.
Tuan Muda Roan pun pergi meninggalkan Nyonya Maria sendiri dan pergi ke Menara Sihir untuk mendaftar untuk Ujian Menara Sihir.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
Terima kasih.. 🥰😍❤😘
__ADS_1