
Marquess Laurence tau bahwa Shiena tak ingin menceritakan tentang kedatangan Nyonya Maria kepadanya karena tak ingin membuat Marquess Laaurence menjadi salah paham dan marah kepada Nyonya Maria tapi saat ini Marquess Laurence tak bisa diam saja dan tidak melakukan apapun. Marquess Laurence telah memutuskan untuk membantu Shiena meskipun Shiena terus saja menolak. Shiena yang tak bisa membantah lagi akhirnya diam dan menerima bantuan Marquess Laurence.
"Baiklah, kakak mengerti jika kamu tak bisa menerima bantuan kakak sebagai Marquess karena takut kakak dan bibi mengalami masalah dan akan dicap sebagai penghianat oleh Kekaisaran tapi kakak mohon terima bantuan kakak sebagai salah satu Tetua Menara Sihir." ucap Marquess Laurence.
"Tetua Menara Sihir?" tanya Shiena bingung.
"Ya, saat ini kakak telah menjadi salah satu Tetua Menara Sihir. Kakak berhasil mengalahkan Tetua Pertama dan menggantikan posisinya." ucap Marquess Laurence.
'Jadi sekarang Kak Roan adalah Tetua Menara Sihir dan jika Kak Roan bersedia menolong dan membantukku. Aku yakin Putra Mahkota pasti dapat aku kalahkan.' fikir Shiena.
"Aku tak punya pilihan selain menerimanya bukan, kak?" tanya Shiena.
Marquess Laurence yang mengerti maksud Shiena hanya tersenyum senang dan mengangguk.
"Tentu saja.: ucap Marquess Laurence sambil tersenyum senang.
"Tapi bagaimana caranya kakak membantuku?" tanya Shiena bingung.
"Tenang saja. Kakak punya caranya. Kakak mendapatkan kabar bahwa Putra Mahkota akan melakukan penobatan di Lapanan Istana dan membuat semua rakyat datang. Kakak yakin saat itu Menara Sihir pasti akan ikut datang. Sebelum itu, apa kau mau bergabung dengan Menara Sihir sebagai Gadis Penyelamat? Kau akan mendapatkan Gelar Gadis Suci dan Menara Sihir otomatis akan mendukungmu. Jadi jika kau berencana ingin membuka identitasmu yang merupakan Gadis Penyelamat, kakak yakin semua orang akan sangat terkejut dan pada saat itu Kakak telah memerintahkan Siswa Menara Sihir yang terbaik dalam bidang penyelidikan untuk mencari bukti jika Duke Carrole tidak bersalah dan kita akan ungkapkan semua kebenaran itu pada saat itu." ucap Marquess Laurence.
"Terima kasih, kak." ucap Shiena senang.
"Kau tidak perlu berterima kasih. Bukankah ini adalah tugas seorang kakak untuk selalu melindungi dan membantu adiknya?" ucap Marquess Laurence tersenyum getir.
Setelah itu, Shiena dan Marquess Laurence berbincang bersama sambil tertawa dan saat waktu menjelang sore, Marquess Laurence meminta izin untuk kembali untuk menyiapkan semuanya. Shiena pun mengantar Marquess Laurence sampai ke depan pintu rumahnya.
Ketika Shiena sedang bersantai di dalam kamarnya tiba-tiba Marry mengetuk pintu. Shiena pun mengizinkannya masuk.
__ADS_1
"Maaf mengganggu, Nona tapi ada surat dari Tuan Muda Alphonso untuk anda." ucap Marry.
Shiena yang penasaran dengan isi surat dari Tuan Muda Alphonso pun menerimanya dan memerintahkan Marry untuk meninggalkannya sendiri. Shiena pun membuka surat itu.
Shiena membaca surat itu dengan teliti dan memahami maksud dari surat itu. Shiena tau bahwa Tuan Muda Alphonso masih sangat memperhatikannya dan memikirkan cara untuk membantunya meskipun semua orang melarangnya. Shiena yang awalnya marah menjadi luluh. Shiena juga menerima permintaan maaf Tuan Muda Alphonso yang ditulisnya juga di dalam surat tersebut.
Tuan Muda Alphonso tak hanya mengirimkan sebuah surat tapi juga sebuah bunga mawar merah yang merupakan perwujudan dari Gelarnya. Tuan Muda ALphonso tau bahwa dirinya telah salah karena tak memberi kabar terlebih dahulu kepada Shiena jika dirinya telah memberitau Kaisar tentang masalah solusi menangani Kekeringan dan Kebanjiran. Tuan Muda Alphonso juga minta maaf karena tak bisa membantu sebagai Pewaris Nama Keluarga Duke Watson karena memiliki tanggungjawab terhadap banyak orang jika dirinya masih bersikeras ingin membantu.
Tuan Muda Alphonso yang ingin sekali menolong Shiena juga meminta persetujuan Shiena untuk menerima uluran bantuannya sebagai Ketua dari Balai Penelitian Kekaisaran. Tuan Muda Alphonso juga mengatakan bahwa Badan Penelitian tak terikat dengan Kekaisaran dan hanya memiliki hubungan kerja sama yang membuat dirinya tidak akan terlibat masalah apapun.
Shiena yang membaca surat itu menjadi sangat senang karena mendapatkan bantuan dari orang yang tak pernah dibayangkannya. Shiena yang dengan yakin akan menerima bantuan itu pun membalas surat Tuan Muda Alphonso bahwa dirinya telah memaafkan kesalahan Tuan Muda Alphonso dan Shiena juga menerima dengan senang hati semua bantuan yang ditawarkan oleh Tuan Muda Alphonso.
Shiena ingat jika dirinya yang tadi siang telah pergi menemui Tuan Valkrim dan Tuan Grogolia untuk membuat mereka menyatakan kepada semua rakyat dan bangsawan bahwa mereka selama ini bekerja dengan Gadis Penyelamat dan begitu pula dengan Baron Fromboo yang sebentar lagi menghancurkan musuhnya akan menyatakan kepada semua orang bahwa dirinya bekerja untuk Gadis Penyelamat..
"Maafkan aku yang telah mengganggu kalian semua." ucap Shiena.
"Saya yakin bahwa Tuan Duke tidak bersalah karena Tuan Duke adalah orang yang baik dan tak hanya itu aku yakin bahwa Tuan Duke pasti telah dijebak." ucap Tuan Grogolia.
"Yang kau katakan itu benar Tuan Grogolia. Ayahku memang telah dijebak oleh Putra Mahkota." ucap Shiena.
"Apa? Putra Mahkota?" tanya Tuan Valkrim terkejut.
"Kenapa Putra Melakukan semua itu, Nona?" tanya Tuan Grogolia bingung dan penasaran.
"Apa kalian pernah mendengar gosip tentang pertunanganku dengan Putra Mahkota dibatalkan?" tanya Shiena,
"Saya pernah mendengarnya tapi tidak terlalu percaya karena menurutku gosip tetaplah gosip." ucap Tuan Valrim.
__ADS_1
"Itu bukanlah gosip karena itu semua adalah kenyataan. Ayahku yang telah membatalkan pertunangan itu karen sikap Putra Mahkota sendiri yang tak bisa dipercaya dan tak bertanggung jawab." ucap Shiena.
"Jadi Putra Mahkota berencana untuk membalaskan dendam kepada Tuan Duke." ucap Baron Fromboo.
"Benar." ucap Shiena.
Semua orang yang ada di dalam Ruangan itu menjadi diam sesaat setelah mendengar penjelasan Shiena. Sekarang mereka semua mengerti alasan semua hal buruk terjadi.
"Nona, katakan saja jika ada yang bisa kami bantu?" tanya Tuan Valkrim.
"Benar, Nona. Kami bersedia membantu anda. Kami akan menjadi pendukung anda di garis depan." ucap Baron Fromboo.
"Saat ini hanya Tuan Valkrim dan Tuan Grogolia yang dapat membantuku tapi untuk Tuan Baron. Anda harus menyelesaikan masalah anda terlebih dahulu." ucap Shiena.
"Nona tidak usah khawatir sebentar lagi pembalasan dendamku akan terbalaskan. Saat ini bisnis kita di bagian rempah-rempah telah membuat Viscount Shafar hampir bangkrut. Aku telah menekannya lebih jauh sekarang, aku yakin sebentar lagi Viscount Shafar akan bangkrut." ucap Baron Fromboo penu percaya diri.
"Baiklah. Aku ingin kalian semua menyatakan kepada seluruh rakyat dan kaum bangsawan bahwa semua bisnis ini ada di bawah kendaliku Gadis Penyelamat dan pada saatnya tiba aku akan mengumumkan pada semua orang tentang identitasku." ucap Shiena.
"Jika hanya itu, kami bersedia Nona. Kami akan melakukannya sesuai yang Nona katakan" ucap Tuan Grogolia.
Shien yang ingat dengan keyakinan, keteguhan hati dan ketulusan yang diperlihatkan oleh Tuan Valkrim, Tuan Grogolia dan Baron Fromboo membuat Shiena menjadi hangat dan senang.
Shiena berencana bahwa setelah semua orang mengetahui bahwa Gadis Penyelamat adalah orang yang hebat dan sangat berpengaruh. Saat itu lah Shiena akan membongkar identitasnya. Shiena ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa dirinya tidak lah lemah dan menunjukkan bahwa Keluarganya bukanlah penjahat.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
__ADS_1
Baca Juga Novel Terbaru Author "Terpaksa Menikah Karena Wasiat" Terima Kasih 🥰😍❤😘