
Malam hari di kediaman Duke Carrole, Shiena yang telah meyakinkan Marry membantunya keluar Manssion langsung bersiap-siap.
"Nona, apa anda yakin mau membantu?" tanya Marry.
"Tentu saja. Nyonya Maria adalah sahabat ibu dan aku sudah menganggapnya sebagai bibiku sendiri. Aku tidak bisa menutup mata dan tidak menolongnya." jawab Shiena.
"Nona, sudah menyuruh pengawal.pribadi anda sendiri untuk membantu bahkan Tuan Duke sudah memberikan kesatria terbaiknya. Bukankah itu suduh cukup nona." ucap Marry.
"Itu tidak cukup." jawab shiena.
"Apa maksud nona?" tanya Marry.
"Lawan kita bukan orang sembarangan." ucap Shiena.
'Alex bukan lah pria biasa. Dia selalu menyembunyikan fakta bahwa dia bisa menggunakan sihir. Dia menyembunyikannya dengan menggunakan kekuatan berpedang sebagai keahlian terhebatnya.' ucap Shiena dalam hati.
"Marry, kapan ayah dan ibu kembali?" tanya Shiena.
"Tuan dan Nyonya akan ada di istana selama 3 hari Nona. Jadi Tuan dan Nyonya akan kembali lusa." jawab Marry.
'Hmmm, ini bagus. Jika ayah dan ibu tidak ada. Aku bisa pergi kemana pun dengan mudah.' ucap Shiena dalam hati.
"Marry, tinggallah di kamar ini. Berpura-pura lah menjadi aku. Jangan sampai ada yang tau aku pergi." perintah Shiena.
"Baik, nona. Nona tolong berhati-hati." jawab Marry.
"Tentu saja. Jangan Khawatir." ucap Shiena meyakinkan.
__ADS_1
Shiena pun pergi dari kediamannya menuju kediaman Laurence.
Ketika Shiena sampai semua dalam keadaan kacau balau. Banyak sekali mayat bertaburan.
'Syukurlah. Ternyata mereka semua adalah anggota Wolf Wild. Semoga semuanya baik-baik saja." gumam Shiena.
Shiena pun berjalan santai masuk ke dalam dan memeriksa semuanya dengan hati-hati.
Shiena mengeluaran Batu Emerald lalu meneteskan darahnya.
"Hal ini sangat tidak efisien. Mengapa aku harus selalu meneteskan darahku. Hemft." ucap Shiena dalam hati dengan kesal.
"Hamba datang Tuan. Apa perintah anda?" ucap
Kesatria Bayangan.
"Aku butuh bantuanmu. Cepat ke ruang bawah tanah di Mansion ini. Lindungi semua pengawal, dayang dan pelayan yang ada disini. Jangan sampai Anggota Wolf Wild menemukannya dan menghabisi mereka." ucap shiena.
"Silahkan."jawab Shiena.
'Semoga semua baik-baik saja.' gumam Shiena .
Shiena pun lansung pergi mencari keberadaan semunya tapi dia tidak bisa gegabah.
Setelah beberapa saat, tedengarlah suara keributan di Kediaman Keluarga Laurence.
Shiena pun mengikuti sumber suara itu lalu melihat telah terjadi pertempuran antara kesatria Laurence melawan anggota Wolf Wild.
__ADS_1
Kesatria Keluarga Laurence bertarung dengan semangat penuh tapi sayang. Harapan tinggallah harapan.
Namun sayang, kekuatan mereka tidaklah sehebat semangatnya. Mereka kalah melawan anggota Wolf Wild.
Di lain tempat, telah ada kesatria keluarga Carrole yg masih mengintai dan menunggu aba-aba karna mereka telah melihat kedatangan nona mereka.
Shiena yg merasa jika kesatria Laurence tidak bisa bertahan lagi, langsung memberi perintah membantu dengan satu gerakan tangan.
Setelah mendapatkan bantuan dari kesatria keluarga Carrole, anggota Wolf Wild mulai tersudut dan kebanyakan dari mereka tidak bisa bertahan lagi dan hanya menyisakan Ketua mereka dan Tuan Muda Alex.
Saat kemenangan sudah di depan mata, Ketua Kelompok Wolf Wild melukai tuan Muda Roan dan Zee sehingga mengambil kesempatan untuk menghancurkan pertahan kesatria carrole.
Sedangkan Tuan Muda Alex memulai serangan dengan menghunuskan pedang ke arah Nyonya Maria.
Shiena yang melihat kejadian itu, tidak bisa diam dan menonton saja sedari awal, jadi dia memutuskan untuk membantu dan mengeluarkan sihirnya.
Shiena mengeluarkan sihir tanah untuk melindungi kesatrianya dan menggunakan sihir api untuk menghentikan Tuan Muda Alex.
"Hiyyyaaaaà....." teriak Shiena.
#Bersambung#
**Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya..
Terima Kasih Readers.. ❤🥰😍
■Note■
__ADS_1
Perjanjian Crazy up masih berlaku ya.. 😁
Kalau mau crazy up nya banyak jangan lupa Like, Komen, dan Vote nya.. 😘🥰😍❤**