The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 81 Hukuman Putra Mahkota


__ADS_3

Duke Carrole dan Raja Terdahulu Kai yang telah mendapatkan pernyataan dan perjanjian pembatalan pertunangan dari Kaisar menjadi sangat senang dan memutuskan kembali ke Kediaman Duke Carrole.


Putra Mahkota masih sangat kecewa dan tidak terima dengan keputusan dari Kaisar karna saat ini hatinya telah dimiliki oleh Shiena.


Jika pertunangannya di batalkan itu berarti dia tidak bisa memiliki Shiena lagi. Putra Mahkota pun protes terhadap Kaisar tapi malah mendapatkan hukuman.


"Aku tidak terima jika pertunanganku dibatalkan." ucap Putra Mahkota kesal.


"Kau masih ingin membantah perkataanku. Kau sendiri yang telah menyebabkan pertunanganmu dibatalkan. Lalu sekarang ingin marah." ucap Kaisar.


"Kau yang memberi perintah untuk aku bertuangan dengannya tapi kau juga yang memberi perintah membatalkan pertunangan ini. Tentu saja itu semua salahmu." ucap Putra Mahkota.


Kepala Pelayan Kekaisaran sangat marah kepada Putra Mahkota karna tidak memiliki kelapangan hati dan sangat tidak sopan.


"Apa anda tidak bisa menjaga sopan santun anda Yang Mulia Putra Mahkota. Anda saat ini sedang berbicara kepada Yang Mulia Kaisar." ucap Kepala Pelayan kekaisaran.


"Diam Kau! Kau hanya seorang pelayan dan tidak pantas untuk ikut campur dalam hal ini." ucap Putra Mahkota.


Kaisar yang telah menahan amarahnya dari tadi, sekarang telah kehilangan kesabarannya. Putra Mahkota adalah orang yang benar-benar harus diberi pelajaran agar dia berhenti bersikap sombong.


Kaisar yang marah pun menggunakan sihir anginnya untuk menampar kedua pipi Putra Mahkota.


"Kau bahkan jauh lebih tidak pantas atas posismu sekarang. Kau menjadi Putra Mahkota karna ibumu yang seorang pembunuh telah membunuh istriku dan juga putraku." ucap Kaisar

__ADS_1


"Lalu kenapa jika ibuku pembunuh. Aku tidak bisa memilih darimana aku lahir. Jika mereka adalah istri dan anakmu lalu bagaimana denganku dan ibuku?" tanya Putra Mahkota yang sedang marah.


"Kau dan ibumu adalah orang yang tidak seharusnya ada. Apa kau lupa jika pernikahan antara aku dan ibumu terjadi karna paksaan dari ibumu sendiri? Aku tidak pernah ingin menikahinya. Lalu kau lahir dari sebuag kesalahan." ucap Kaisar marah.


"Apa?" ucap putra Mahkota.


Putra Mahkota yang tidak percaya jika dirinya selama ini tidak penah di anggap oleh ayahnya menjadi menggila dan menghancurkan semua benda.


Kaisar yang melihat hal itu langsung menangkap Putra Mahkota lalu mengurungnya di dalam Menara Dosa untuk merenungkan semua kesalahannya.


Putra Mahkota dikurung selama satu bulan, dia tidak bisa melakukan apapun karna semua sihir atau apapun ditiadakan di dalam Menara Dosa.


Sementara itu Duke Carrole dan Raja Terdahulu Kai yang telah sampai di Kediaman Duke Carrole langsung pergi ke ruang kerja Duke Carrole. Disana Duchess telah menunggu dengan cemas.


"Bagaimana? Apakah pertunangannya dibatalkan?" tanya Duchess Carrole.


"Sungguh? Kalian tidak sedang membohongiku kan. Ayah katakan jika itu benar." tanya Duchess Carole senang tapi tidak percaya.


"Ya, itu benar. Ini buktinya." ucap Raja Terdahulu Kai.


Raja Terdahulu Kai menyerahkan Batu Giok dengan satu permata. Jika Shiena masih bertunangan maka Batu Giok itu akan memiliki dua permata tapi karna pertunangan itu dibatalkan maka Batu Giok itu telah di ganti menjadi Batu Giok Satu Permata.


Duchess yang sangat senang pun menangis terharu karna putrinya bisa lepas dari takdir yang bisa menghancurkan masa depannya.

__ADS_1


"Kenapa kau menangis istriku?" tanya Duke Carrole yang langsung berlari memeluk Duchess Carrole.


"Ini adalah tangisan bahagia suamiku. Lalu bagaimana dengan Putra Mahkota?" tanya Duchess.


"Tentu saja dia tidak bisa menerima hal itu tapi dia tidak bisa menolak perkataan Kaisar." ucap Duke Carrole.


"Dia telah mendapatkan hukuman yang pantas." ucap Raja Terdahulu Kai.


"Apa maksudnya Ayah?" tanya Duchess Carrole.


Raja Terdahulu Kai tidak menjelaskan apa maksud dari perkataannya tapi malah memanggil Zee.


Zee yang telah di panggil pun datang menghadap. Lalu Raja Terdahulu Kai memerintahkan Zee untuk menjelaskan semua yang diketahui selama memata-matai Putra Mahkota.


"Hamba melapor, Tuan Duke dan Nyonya Duchess bahwa saat ini Putra Mahkota di hukum masuk ke dalam Menara Dosa selama satu bulan." ucap Zee.


"Apa itu benar?" tanya Duke Carrole.


"Benar Tuan. Putra Mahkota meneriakin Kaisar dan meremehkannya dan bersikap sombong terhadap Kepala Pelayan kekaisaran. Karna itu lah Putra Mahkota di hukum." ucap Zee.


"Syukurlah kalau begitu.


#**Bersambung#

__ADS_1


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘**


__ADS_2