The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 316. Persiapan Ulang Tahun Shiena III


__ADS_3

Mendekati H-3 dari Acara Perayaan Ulang Tahun Permaisuri Shiena, Beberapa utusan dari Kerajaan Sekutu yang mendapatkan undangan dari Kekaisaran Pearl berdatangan ke Istana membawa berbagai macam hadiah untuk Permaisuri Shiena. Sementara beberapa Kerajaan Sekutu yang tidak bisa datang mengirimkan hadiah yang banyak sebagai tanda permintaan maaf karena tidak bisa hadir dan tanda selamat kepada Permaisuri Shiena.


Ibukota menjadi sangat padat dan ramai sehingga Kesatria Istana dan Kesatria Elit serta Kesatria dari tiga Keluarga Bangsawan Atas ikut membantu mengamankan Istana dan sekitarnya agar tidak ada yang mengacau sebelum, selama dan sesudah acara berlangsung.


Bangsawan-bangsawan yang berasal dari luar Ibukota pun telah berdatangan lebih awal ke Ibukota dan menempati beberapa Penginapan dan Hotel yang ada di Ibukota karena khawatir akan mendapatkan masalah saat perjalanan dan menghindari kemungkinan terburuk.


Semua Bangsawan dan Kerajaan tetangga berlomba mengirimkan hadiah yang terbaik untuk Permaisuri Shiena dan berharap Permaisuri Shiena senang pada mereka lalu membuka jalan kesuksesan karena semuanya telah mengetahui bahwa Permaisuri Shiena adalah Gadis Suci sehingga semuanya terang-terangan mengambil hatinya.


Permaisuri Shiena yang akan menjadi pusat perhatian pada acara berlangsung diwajibkan mengikuti serangkaian perawatan wajah, kulit dan tubuhnya agar terlihat cantik, segar dan menawan bahkan Permaisuri Shiena diharuskan untuk diet agar berat badannya tidak bertambah saat memakai Gaunnya nanti.


Permaisuri Shiena yang tidak bisa melakukan diet dan menjalani perawatan selama berjam-jam dan berhari-hari pun merasa sangat tersiksa. Marry dan Ana yang sangat mengetahui itu mencoba memberikan semangat kepada Permaisuri Shiena bahkan Marry dan Ana berjanji terlah menyisihkan waktu selama beberapa jam agar Permaisuri Shiena dapat kembali ke Kediaman Carrole dan berkumpul bersama Duke Carrole, Duchess Carrole dan Raja Terdahulu Kai.


Permaisuri Shiena yang mendengarnya menjadi semangat kembali dan berjanji akan melakukan semua yang dikatakan asalkan dirinya bisa keluar sebentar ke Kediaman Carrole. Marry dan Ana pun senang lalu keluar dan menyiapkan kereta kuda biasa untuk membawa Permaisuri Shiena keluar tapi sebelum itu Permaisuri mengganti pakaiannya terlebih dahulu agar tidak ada yang curiga.


Permaisuri Shiena yang telah mengganti pakaiannya layaknya Dayang Istana segera pergi dari Istana dan berjalan keluar menuju kereta kuda tapi tiba-tiba Permaisuri Shiena tidak sengaja menabrak seorang pria hingga dirinya terjatuh.


Pria yang ditabrak oleh Permaisuri Shiena adalah Raja Philiph dari Kerajaan Shafir. Raja Philiph yang melihat ada orang yang berani menabraknya ingin segera mengeksekusi mati orang itu tapi langsung tidak jadi melakukannya setelah melihat wajah Permaisuri Shiena. Raja Philiph pun jatuh cinta pada pandangan pertama pada Permaisuri Shiena.


Permaisuri Shiena yang khawatir telahe menabrak orang yang tidak seharusnya ditabrak pun segera bangkit dan membungkukkan tubuhnya lalu meminta maaf. Permaisuri Shiena yang merasa tidak mendapatkan respon apapun segera berlari meninggalkan Raja Philiph yang masih termenung.


Setelah beberapa menit berlalu, Raja Philiph pun akhirnya tersadar dari lamunannya dan segera melihat ke arah jatuhnya wanita itu tapi tidak disangka wanita itu telah pergi sehingga membuat Raja Philiph marah dan memukul Ajudannya dengan sangat keras.


Raja Philiph yang telah merasa lega karena telah melampiaskan semua amarahnya segera memerinthaka Ajudannya untuk mencari tau siapa wanita itu dan segera melaporkannya. Raja Philiph pun pergi menuju kamarnya dan datang menemui Permaisurinya.

__ADS_1


Raja Philiph yang melihat Permaisurinya yang sedang beristirahat mengusir pelayannya lalu memeluk dan mencium Permaisuri itu dan berencana menyalurkan hasratnya yang tidak tersalurkan pada Permaisuri Shiena tapi tidak di sangka Raja Philiph mendapatkan penolakan dari Permaisuri dengan alasan sedang datang bulan. Raja Philiph yang marah pun menampar sang Permaisuri hingga terjatuh lalu memanggil Jenderalmya datang menemuinya.


Raja Philiph pun mengusir Permaisuri lalu memerintahkan Jenderalnya untuk menyediakan penari yang cantik dan seksi untuk menghiburnya. Jenderal itu pun segera melaksanakan perintah Raja Philiph karena telah mengetahui sifat dari Rajanya.


Raja Philiph adalah Raja yang kasar, tidak berperasaan dan sangat egois. Raja Philiph telah memiliki Ratu, Permaisuri dan empat Selir di Kerajaannya. Namun karena Ratunya tidak bisa ikut karena baru saja melahirkan pun mengajak Permaisuri yang bahkan belum pernah disentuhnya setelah berhasil menaklukan Kerajaan dari tempat Permaisuri berasal.


Raja Philiph adalah Raja yang egois yang mana akan melakukan cara apapun termasuk cara yang sangat licik untuk mendapatkan tujuannya bahkan Raja Philiph tega membunuh semua saudaranya hanya demi Takhta dan bahkan meracuni Raja Terdahulu agar bisa segera menjadi Raja selanjutnya.


Semua orang di Kerajaan Shafir sangat tau jika Raja Philiph sangat menyukai wanita cantik sehingga Raja Philiph tidak segan-segan mengambil anak perempuan atau istri dari seseorang jika dirinya menyukainya bahkan Raja Philiph pernah mengumumkan perang pada sebuah Kerajaan hanya demi memiliki Putri dari Kerajaan tersebut.


Jenderal yang mendapatkan tugas membawa wanita-wanita penari pun melakukan tugasnya dengan sangat baik sehingga Raja Philiph memberinya sekantong emas. Lalu, Jenderal pun keluar dari ruangan itu dan meninggalkan Raja Philiph bersama wanita-wanita penari itu.


Namun Permaisuri yang telah diusir itu tiba-tiba kembali dan berencana untuk meminta maaf kepada Raja Philiph dan berharap Raja Philiph tidak menyiksa Kerajaan dan Keluarganya, Jenderal yang menjaga kamar itu melarang Permaisuri masuk. Permaisuri yang marah pun membentak Jenderal dan mengancam akan menurunkan posisinya jika masih berani menghalanginya masuk.


Permaisuri yang melihatnya tidak bisa menahan diri dan menangis melihat pemandangan yang sangat menyayat hatinya itu. Meskipun dirinya masih belum menerima pernikahannya yang dilakukan karena paksaan tapi Permaisuri telah menetapkan hati untuk segera menerima kenyataan itu tapi setelah melihat apa yang dilakukan Raja Philiph, Permaisuri menjadi sangat sakit hati.


"Yang Mulia!' teriak Permaisuri.


"...." Raja Philiph mengabaikan.


"Apa yang sebenarnya terjadi ini Yang Mulia?" teriak Permaisuri kedua kalinya.


Raja Philiph yang tidak suka diganggu kesenangannya pun mengeluarkan aura dingin yang sangat mengintimidasi ke arah Permaisuri. Raja Philiph pun menatap Permaisuri dengan tatapan membunuh jika Permaisuri tidak pergi saat itu juga.

__ADS_1


"Pergi dari sini!" perintah Raja Philiph.


"Tidak Yang Mulia! Yang Mulia harus jelaskan dulu apa maksudnya semua ini?" tanya Permaisuri.


"Maksud? Tidak ada yang perlu dijelaskan. Kau itu Permaisuri yang tidak berguna yang bahkan tidak bisa memuaskanku jadi wajar saja aku mencari wanita lain yang lebih segalanya darimu. Jadi pergi dari sini sekarang juga!" teriak Raja Philiph.


"...." Permaisuri menangis.


"Jenderal! Seret Permaisuri keluar dari kamar ini!" perintah Raja Philiph.


"Baik Yang Mulia." jawab Jenderal.


Jenderal pun segera melaksanakan perintah Raja Philiph karena takut akan menjadi sasaran selanjutnya jika berani menentang dan Jenderal pun meminta maaf terlebih dahulu kepada Permaisuri untuk tindakannya yang tidak sopan.


Sementara itu, Permaisuri Shiena yang telah berhasil keluar dari Istana tidak membutuhkan waktu lama akhirnya sampai juga. Semua yang melihat kedatangan Permaisuri Shiena menjadi sangat sibuk. Duke Carrole yang saat itu sedang bekerja di ruang kerjanya segera turun dan meninggalkan semua pekerjaannya lalu pergi menemui Permaisuri Shiena begitu pula dengan Duchess Carrole dan Raja Terdahulu Kai.


Permaisuri Shiena yang hanya memiliki sedikit waktu untuk berkumpul pun memanfaatkan waktu itu dengan sangat baik. Permaisuri Shiena pun makan bersama seluruh keluarganya dan mengobrol bersama di Taman Kediaman Carrole hingga tertawa dengan sangat lepas seolah tak memiliki beban apapun.


#**Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..


🥰😊😍😘

__ADS_1


Terima kasih**


__ADS_2