The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 333. Perang V


__ADS_3

Duchess Carrole yang tidak ingin Duke Carrole menderita lebih lama lagi pun memutuskan untuk membuat penawar racun itu malam itu juga dan setelah membuatnya selama beberapa jam akhirnya Duchess Carrole berhasil.


Duchess Carrole pun meminumkan serbuk Bunga Adellaide ke mulut Duke Carrole dengan dosis yang telah disesuaikan. Hasil dari penawar racun itu tidak langsung terlihat dan harus menunggu hingga beberapa menit.


Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Reaksi Penawar Racun itu pun terlihat. Racun yang ada di tubuh Duke Carrole perlahan memudar dan kulit tubuhnya yang tadinya pucat perlahan normal kembali.


Ketika Duchess Carrole yang mengira Duke Carrole akan selamat tiba-tiba Duke Carrole batuk hebat sehingga memuntahkan darah hitam yang sangat banyak. Duchess Carrole yang menduga darah hitam itu adalah kumpulan racun dari Bunga Adellaide.


Kaisar Franz yang mendengar ada keributan di Tenda Duke Carrole pun segera bergegas pergi kesana dan melihat. Ketika sampai Kaisar Franz sangat terkejut melihat banyaknya darah hitam yang keluar. Kaisar Franz juga melihat Duchess Carrole menyembuhkan dan memberisihkan sisa racun pada tubuh Duke Carrole dengan Sihir Cahaya yang sangat kuat. Cahaya yang keluar itu sama pekatnya dengan yang dimiliki oleh Permaisuri Shiena.


Kaisar Franz akhirnya menyadari jika Permaisuri Shien memang keturunan langsung dari Keluarga Kerajaan Emerald yang terkenal memiliki Sihir Cahaya terkuat di seluruh Daratan Benua.


Kaisar Franz yang mengetahui bahwa saat ini adalah proses yang sangat penting pun memerintahkan Kesatria Elit untuk berjaga dan tidak mengizinkan siapapun mengganggu.


Duke Laurence yang mengetahui perkembangannya langsung dari Duchess Carrole melalui pelayan pribadi yang diberikan oleh Duke Laurence menjadi sangat sennag saat tau bahwa Penawar racun untuk Duke Carrole telah berhasil dibuat. Duke Laurence pun mengubungi Permaisuri Shiena menggunakan alat sihir.


Permaisuri Shiena yang tidak bisa tidur dengan tenang selama beberapa hari dan bahkan kehilanga selera makannya pun menjadi sangat senang setelah mendapatkan kabar dari Duke Laurence. Permaisuri Shiena akhirnya memiliki semangat hidup kembali.


Permaisuri Shiena pun memerintahkan Marry dan Ana menyiapkan makanan untuknya. Marry dan Ana yang sangat senang akhirnya Permaisuri Shiena mau makan juga dengan cepat membawa semua makanan kesukaan Permaisuri Shiena ke dalam kamar Tidak disangka Permaisuri Shiena pun menghabsikan semuanya hingga tidak tersisa yang membuat Marry dan Ana tekejut tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.

__ADS_1


Keesokan harinya. Duchess Carrole yang telah menggunakan Sihir Cahaya yang melebihi batas kemampuannya demi menyelamatkan nyawa Duke Carrole pun menjadi sangat lelah hingga jatuh pingsan setelah proses penyembuhan itu selesai.


Duke Laurence yang berada di sekitar Duchess Carrole dan Duke Carrole dengan cepat menangkap tubuh Duchess Carrole yang kelelahan dan membaringkannya ke ranjang begitu pula dengan Duke Carrole yang terjatuh saat proses selesai. Mereka berdua pun berbaring bersamaan di ranjang itu.


Duke Laurence yang tidak bisa berada di Tenda Keluarga Carrole lebih lama lagi karena harus menyelesaikan perang itu hari ini juga memerintahkan Kesatria Kediaman Laurence untuk menjaga keduanya.


Duke Laurence pun kembali ke Tendanya dan mengganti pakaiannya menjadi Pakaian perangnya. Lalu, Duke Laurence pun menaiki kudanya dan bergerak dengan gagah berani memimpin sepuluh ribu Pasukan Kesatria dalam Perperangan hari ini.


Perang pun berlanjut dan setiap pasukan meniatkan diri bahwa ini adalah Perperangan terakhir sehingga semua mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan Pasukan musuh.


Duke Laurence yang menggantikan posisi Duke Carrole pun maju menyerang semua Kesatria Kerajaan Shafir dengan kekuatan Sihirnya tapi tidak disangka ternyata Raja Philiph menggunakan Ketua Sihir Kerajaan Shafir untuk ikut maju berperang melawan Duke Laurence.


Pertarungan antar Pemilik Sihir Penggabungan pun berlangsung tidak imbang karena Ketua Menara Sihir yang memiliki Sihir Kayu tidak bisa menang melawan Sihir Magma milik Duke Laurence hingga Ketua Sihir Kerajaan Shafir hangus terbakar.


Raja Philiph yang telah kehilangan Jenderal dan Ketua Sihirnya menjadi pesimis jika Kerajaannya akan menang jika tidak mundur sekarang juga. Namun keinginan Raja Philiph yang ingin kabur tidak bisa dikabulkan karena Kaisar Franz mengerahkan Jenderal Istana dan Tuan Eit untuk maju menyerang Kesatria milik Raja Philiph sehingga Raja Philiph tidak memiliki pilihan lain selain maju berperang melawan Kaisar Franz.


Pertarungan satu lawan satu antara Raja Philiph dan Kaisar Franz pun tidak bisa dihindarkan lagi. Kaisar Franz yang mengetahui bahwa Raja Philiph tidak akan berperang dengan cara yang adil memutuskan untuk berperang menggunakan Sihir Gelapnya. Kaisar Franz pun membuat jejaknya menghilang sehingga tidak ada musuh manapun yang bisa menyerangnya.


Kaisar Franz yang mengetahui tangan kiri Raja Philiph adalah tangan buatan membuat Kaisar Franz menargetkan tangan kiri Raja Philiph sebagai sasarannya. Raja Philiph yang berusaha melindungi tangan kiri ternyata tidak berhasil. Dengan satu ayunan pedang, tangan kiri Raja Philiph pun putus kembali.

__ADS_1


Raja Philiph pun berteriak kesakitan sehingga membuat semua Kesatrianya berhenti menyerang dan melihat. Hal ini memberikan kesempatan pada Kesatria Elit dan Kesatria Istana untuk menyerang dengan sangat agresif


Dalam waktu singkat semua Kesatria Kerajaan Shafir mati dan tidak ada yang hidup. Sementara Raja Philiph yang telah kehilangan tangannya berusaha untuk kaur tapi dihalangi oleh Duke Laurence. Duke Laurence yang telah menunggu momen ini menggunakan Shir Tanah lalu membuat Penjara Batu untuk mengurung Raja Philiph.


Duke Laurence yang melihat kedatanga Kaisar Franz pun meminta izin untuk memenggal kepala Raja Philiph dengan tangannya sendiri karena dirinya telah berjanji pada Permaisuri Shiena dan Duchess Carrole bahwa dirinya akan mempersembahkan kepala Raja Philiph yang kejam


Kaisar Franz yang mengerti pun mengangguk setuju. Duke Laurence pun menarik pedang dengan gagang yang memiliki ukiran lambang Keluarga Laurence itu pun terlepas dari sarungnya. Duke Laurence pun membatalkan Sihir Tanah itu lalu membuka Penjara Tanah. Raja Philiph yang merasa nyawanya telah diujung tanduk pun memohon ampun dan bersedia melakukan apapun asalkan Duke Laurence mau mengampuni nyawanya.


Tawaran apapun yang diberika oleh Raja Philiph tidak ada yang berhasil membuat Duke Laurence menghentikan niatnya untuk memenggal kepada Raja Philiph. Namun tiba-tiba Raja Philiph mengatakan sesuatu yang membuat Duke Laurence berhenti berjalan kearahnya.


Raja Philiph berusaha bernegosisasi dengan Duke Laurence dengan memberikan Permaisuri Yerome sebagai ganti nyawanya. Raja Philiph berjanji akan membiarkan Duke Laurence melakukan apapun pada Permaisuri Yerome.


Duke Laurence yang mendengar perkataan Raja Philiph pun tertawa lantang lalu tiba-tiba meruba ekspresinya menjadi sangat menyeramkan. Raja Philiph yang awalnya berfikir ini akan berhasil akhirnya menyadari jika dirinya telah melakukan kesalahan besar.


Duke Laurence yang tidak suka jika ada seorang pria yang memperlakukan wanita sebagai barang akhirnya mengayunkan pedangnya dan dalam sekali tebasan pedang leher Raja Philiph telah terlepas dari tubuhnya.


Bersambung


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..

__ADS_1


🥰😊😍😘


Terima kasih


__ADS_2