The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 331. Perang III


__ADS_3

Duchess Carrole yang mengetahui kegelisahan putrinya memutuskan untuk membantunya menentukan keputusan. Duchess Carrole meminta Permaisuri Shiena untuk menemui Duke Laurence dan meminta bantuannya untuk mengalahkan Raja Philiph. Lalu, Duchess Carrole juga meminta Permaisuri Shiena mengambil alih status sementara sebagai Pemimpin Keluarga Carrole karena dirinya akan pergi ke medan Perang dan menyembuhkan Duke Carrole yang terluka.


Permaisuri Shiena yang mendengar usulan Duchess Carrole berfikir bahwa ini adalah pilihan terbaik saat ini. Permaisuri Shiena pun setuju dengan ide yang diberikan oleh Duchess Carrole.


Sehingga Permaisuri Shiena pun memerintahkan Marry dan Ana membantunya berganti gaun dan menyiapkan kereta kuda untuknya. Setelah selesai berdandan Permaisuri Shiena pun pergi menemui Duke Laurence.


Permaisuri Shiena yang datang disambut dengan sangat hangat oleh Kepala Pelayan Istana karena Kepala Pelayan sangat mengetahui bahwa Permaisuri Shiena memiliki hubungan yang sangat baik dengan Keluarga Laurence bahkan pada mendiang Marchioness Laurence sebelumnya.


Ketika sampai di Kediaman Laurence, Permaisuri Shiena bertemu dengan Permaisuri Yerome. Duke Laurence yang mendengar kedatangan Permaisuri Shiena segera menemuinya.


Duke Laurence pun segera membawa Permaisuri Shiena ke ruang kerjanya. Duke Laurence yakin jika Permaisuri Shiena datang pasti membutuhkan bantuannya. Duke Laurence yang telah berjanji pun pasti akan melakukan apapun untuk Permaisuri shiena.


Permaisuri Shiena yang telah menganggap Duke Laurence sebagai kakak kandungnya sendiri pun menceritakan semua yang terjadi di medan perang. Duke Laurence sangat terkejut mengetahui bahwa Duke Carrole sedang terluka karena terkena racun yang diberikan oleh mata-mata Raja Philiph.


Duke Laurence yang memang tidak menyukai Raja Philiph karena telah berani menculil Permaisuri Shiena menjadi semakin membencinya setelah mengetahui tindakan tidaknya yang rela melakukan berbagai cara demi mendapatkan kemenangan.


Duke Laurence pun memutuskan untuk pergi ke medan perang menggantikan posisi Duke Carrole di medan perang dan berjanji pada Permaisuri Shiena akan membawakan kepala Raja Philiph sebagai balasan atas semua perbuatannya.


Perkataan Duke Laurence membuat Permaisuri Shiena menjadi sangat senang. Namun, Permaisuri Shiena teringat akan Permaisuri Yerome yang akan menjadi janda setelah Raja Philiph dikalahkan.


Duke Laurence yang mengerti kegelisahan Permaisuri Shiena pun meminta Kepala Pelayan untuk memanggil Permaisuri Yerome datang menemuinya.


Tak butuh waktu lama, Permaisuri Yerome pun sampai di Ruang Kerja Duke Laurence. Permaisuri Yerome yang menjadi bingung alasan dirinya di panggil pun memutuskan untuk bertanya dan saat Duke Laurence menjelaskan alasannya Permaisuri Yerome pun mengerti.


"Yang Mulia Permaisuri Shiena tidak perlu khawatir masalah itu. Justru saya sangat berharap Yang Mulia Kaisar dapat mengalahkan Raja Philiph karena tidak hanya saya bahkan Yang Mulia Ratu Jasmine beserta Selir dan Wanita Raja Philiph lainnya yang ada di Kerajaan Shafir ingin sekali Raja Philiph kalah." ucap Permaisuri Yerome.


Permaisuri Shiena sangat mengetahui bahwa Permaisuri Yerome tidak sedang berbohong menjadi semakin bingung dengan alasannya meskipun Permaisuri shiena telah mengetahui bahwa Raja Philiph bukan lah pria yang baik.

__ADS_1


"Saya tau jika Yang Mulia Permaisuri pasti bingung tapi itu semua benar adanya. Kami semua yang menjadi Ratu, Permaisuri, Selir ataupun Wanita Raja didapatkan dengan cara paksa. Raja Philiph juga sangat suka bermain dan memukul wanita. Bahkan aku bisa sampai disini karena dilempar oleh Raja Philiph ke jurang hanya karena tidak ingin kembali ke Kerajaan Shafir." ucap Permaisuri Yerome.


"Baiklah aku mengerti. Jadi apa yang bisa aku bantu untukmu Permaisuri Yerome." tanya Permaisuri Shiena.


"Saya hanya ingin Permaisuri berbaik hati memulangkan kami pada keluarga kami karena kami sangat merindukan mereka." pinta Permaisuri Yerome.


"Baiklah. Aku berjanji." ucap Permaisuri Shiena.


Setelah mendengar perkataan Permaisuri Yerome tidak ada lagi keraguan di wajah Permaisuri Shiena. Permaisuri Shiena pun setuju jika Duke Laurence pergi ke medan perang melawan Raja Philiph.


"Kakak, tolong bawakan kepala Raja Philiph untukku!" pinta Permaisuri Shiena.


"Jangan khawatir. Aku pasti berhasil melakukannya." ucap Duke Laurence.


Permaisuri Shiena pun kembali ke Istana Kekaisaran untuk memberi tau Duchess Carrole jika Duke Laurence setuju untuk pergi ke Medan Perang.


Setelah beberapa jam berlalu, Kesatria Kediaman Laurence pun datang ke Istana dengan baju perang dan senjata lengkap menaiki kuda perang mereka dan tak lupa Duke Laurence yang merupakan pemimpinnya berada di depan semua Kesatria.


Permaisuri Shiena yang tau jika Kekuatan Sihir Duke Laurence tidaklah cukup untuk membawa semua Pasukan Kesatria Kediaman Laurence dan Duchess Carrole pergi ke medan Perang. Permaisuri Shiena pun mentransfer Energi Sihirnya kepada Duke Laurence.


Sementara itu, Kaisar Fanz yang berada di medan perang bersama Tuan Eit dan Jenderal Istana ternyata kewalahan menghadapi Kesatria dari Kerajaan Shafir yang mendapatkan bantuan dari Kerajaan sekutu dan jajahan.


Duke Laurence bersama Duchess Carrole dan Pasukan Kesatria Laurence yang telah melakukan teleportasi dari Istana Kekaisaran akhirnya telah sampai di medan Perang.


Ketika keadaan menjadi semakin sulit tiba-tiba Duke Luarence bersama pasukannya pun datang sebagai Pasukan bantuan yang memberikan angin segar pada Kesatria Elit dan Kesatria Istana yang sedang mengalami kesulitan dalam menghadapi Pasukan musuh.


Duke Laurence yang baru sampai segera mengambil alih kepemimpinan yang dipegang oleh Jenderal Istana dan menggantikan posisi Duke Carrole yang sedang terluka.

__ADS_1


Duke Laurence yang melihat Raja Philiph yang sedang berdiri dengan tegap di atas kuda perangnya menjadi semakin emosi sehingga Duke Laurence maju sendiri ke tengah Perperangan meninggalkan semua Kesatria Kediaman Laurence.


"Semua Kesatria Istana dan Kesatria Elit mundur!" teriak Duke Laurence.


Berkat satu kalimat dari Duke Laurence semuanya bergerak mundur yang membuat Pasukan Kerajaan Shafir semakin agresif untuk maju menyerang Kekaisaran Shafir.


Tuan Eit dan Jenderal Istana yang bingung dengan apa yang dilakukan oleh Duke Laurence akhirnya meminta Kaisar Franz untuk menghentikannya sebelum mereka benar-benar kalah nantinya.


Kaisar Franz yang telah mengetahui kekuatan yang dimiliki oleh Duke Laurence tidak merespon apapun dan hanya duduk diam di atas kudanya mengamati semuanya.


Setelah semua Kesatria Kekaisaran Pearl telah cukup jauh dari jangkauan. Duke Laurence pun melompat turun dari kudanya dan memasang kuda-kuda untuk menggunakan Sihir Penggabungan yaitu Sihir Magma Level Surgawi sehingga membuat tempat pertempuran menjadi kolam magma yang mengeluarkan panas yang sangat hebat yang dapat membuat tubuh manusia meleleh jika terkena semburan magma itu.


Semua Kesatria Kerajaan Shafir yang maju menyerang terjatuh ke dalam kolam magma dan segera hangus menjadi debu dan mengakibatkan sisa pasukan Kesatria Raja Philiph tak berani maju dan memilih mundur.


Raja Philiph yang melihat kekuatan yang sangat besar itu ternyata dapat membuat Raja Philiph berkeringan padahal selama ini tidak ada seorang musuh pun yang bisa membuatnya ketakutan.


Raja Philiph yang tidak ingin kehilangan nyawanya lercuma memutuskan untul mundur dan menyusun strategi lagi untuk dapat mengalahkan Kekaisaran Pearl dan merebut Permaisuri Shiena.


Namun hal itu tidak sesuai harapan Raja Philiph. Duke Laurence tidak membiarkannya lari, mundur atau pun bebas. Duke Laurence pun mengamuk dan menghabisi setengah dari Pasukan Kesatria dari Kerajaan Shafir sendirian.


Semua Kesatria Kerajaan Pearl yang melihat kemampuan dan kekuatan Duke Laurence pun mengakui bahwa Duke Laurence memang pantas dengan posisi sebagai Tetua Menara Sihir termuda dan terkuat sepanjang sejarah Menara Sihir.


#Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..


🥰😊😍😘

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2