
Satu minggu berlalu dengan cepat setelah Peresmian Sekolah Gratis, Anak-anak jalanan yang biasanya berkeliaran di berbagai sudut Ibukota perlahan menipis seiring dimulainya Sekolah Gratis itu. Sekolah itu tidak hanya di peruntukkan untuk Rakyat Ibukota tapi juga seluruh Wilayah Kekaisaran sehingga Sekolah Gratis itu juga menyediakan fasilitas asrama yang pastinya dengan kapasitas dapat menampung banyak anak-anak.
Meskipun ada beberapa Bangsawan yang tidak menyetujui Pembangunan Sekolah Gratis untuk Rakyat tapi mereka tidak bisa menunjukkannya secara terang-terangan mengingat orang yang menjadi Pendirinya bukanlah orang sembarangan yang dapat dikalahkan hanya dalam waktu singkat. Bangsawan itu hanya bisa diam dan mencoba menghasut Bangsawan lain untuk protes tapi tetap saja tidak ada pergerakan apapun.
Sementara itu, Istana yang sebentar lagi akan mengadakan sebuah Pesta yang sangat besar menjadi sangat sibuk. Pesta itu adalah Pesta Ulang Tahun Permaisuri Shiena, Sang Gadis Suci. Semua orang akan hadir di Acara itu karena pihak Istana Kekaisaran telah mencetak dan mengirimkan undangan ke berbagai Bangsawan baik itu Bangsawan Atas, Menengah ataupun Bawah. Istana juga mengirimkan undangan untuk berbagai Kerajaan Sekutu yang berada di sekitar Kekaisaran Pearl.
Kerajaan Emerald yang memiliki hubungan dengan Keluarga Carrole karena Putri Kerajaan Emerald adalah Duchess Carrole pun mendapatkan undangan itu. Raja George yang merupakan Paman dari Permaisuri Shiena tidak dapat hadir disebabkan karena posisinya yang mengharuskannya menetap di Istana tapi Raja George tetap menghargai keponakannya itu dengan cara mengirimkan banyak sekali hadiah untuk Permaisuri Shiena bahkan meskipun Pamannya tidak bisa datang, Raja Terdahulu yaitu Raja Kai memastikan dirinya kan hadir pada Acara itu bahkan telah dalam Perjalanan menuju Kekaisaran Pearl.
Permaisuri Shiena yang telah sangat lama tidak bertemu dengan Raja Terdahulu Kai semenjak insiden Pembatalan Pertunangannya dengan Mantan Putra Mahkota Brian menjadi sangat senang dan berencana menyiapkan kamar yang sangat spesial untuk Sang Kakek tapi Raja Terdahulu Kai memilih untuk tinggal di Kediaman Carrole karena tidak menyukai kebisingan.
Permaisuri Shiena yang awalnya tidak setuju pun terpaksa menyetujuinya dan berharap dapat bertemu satu atau dua hari sebelum Acara Perayaan Ulang Tahunnya berlangsung karena Permaisuri Shiena berencana ingin menghabiskan waktu yang cukup lama bersama Duke carrole, Duchess Carrole dan Raja terdahulu Kai sebelum dirinya menikah.
Kerajaan Zambrud yang juga memiliki hutang budi terhadap Kekaisaran Pearl telah mengirimkan surat balasan atas Undangan Perayaan Ulang Tahun Permaisuri Shiena bahwa Raja Michael akan datang dan telah menyiapkan hadiah yang sangat spesial. Raja Michael sangat berterima kasih atas bantuan Permaisuri Shiena dan Kaisar Franz Kerajaannya dapat direbut kembali dan berkat bantuan Permaisuri Shiena satu-satunya keluarganya masih dapat hidup meski harus menjalani hukuman selama beberapa tahun.
Raja Michael yang tau jika Perayaan Ulang Tahun Permaisuri Shiena akan dilaksanakan dalam beberapa minggu lagi pun telah menyiapkan berbagai hal untuk perjalanannya menuju Kekaisaran Pearl. Raja Micahel yang juga berencana untuk pergi lebih awal karena ingin menjenguk keponakannya yang saat ini di hukum di Wilayan Kekeringan terlebih dahulu lalu pergi ke Ibukota menghadiri Acara Perayaan Ulang Tahun Permaisuri Shiena.
__ADS_1
Setelah beberapa hari berlalu, akhirnya Raja Michael sampai di Perbatasan Kerajaan Zambrud dan Kekaisaran Pearl. Raja Michael pun segera pergi menuju Wilayah Kekeringan tanpa membuang waku untuk menghemat tenaga. Setelah satu hari penuh perjalanan dengan kereta kuda akhirnya Raja Michael pun sampai meski mendapatkan rintangan dari perampok dan bandit selama di jalan tapi tak ada yang bisa menghentikannya karena Raja Michael datang bersama salah satu Jenderal terbaiknya.
Raja Michael yang telah sampai segera mencari tau keberadaan keponakannya. Raja Michael sangat sedih karena saat ini kondisi Mantan Duke Simons yang saat ini dipanggil Val karena gelar Bangsawannya telah dicabut oleh Kaisar Franz cukup memprihatinkan karena tubuhnya yang dulu tegap dan berisi menjadi kurus. Kulitnya yang dulu putih sekarang telah menjadi kecoklatan karena terlalu sering terkena sinar matahari.
Tak hanya itu, Val yang terbiasa tidak melakukan pekerjaan berat terpaksa harus bekerja untuk mendapatkan makanan dengan mengerjakan pekerjaan kasar sehingga membuat kulit tangan dan kakinya melepuh dan kasar. Val yang memiliki wajah yang tampan dan bersih berubah menjadi tidak terurus dan dipenuhi dengan jenggot dan rambutnya pun telah sangat lebat dan tidak tersisir.
Raja Michael yang merasa kasihan ingin sekali memohon kepada Kaisar Franz dan Permaisuri Shiena memberikan pengampunan untuk keponakannya itu bahkan Raja Michael bersedia memberikan beberapa wilayah di Kerajaan Zambrud sebagai gantinya tapi Raja Zambrud yakin hal itu tidak akan pernah disetujui.
Raja Michael hanya bisa bertekad akan membantu sang keponakan jika semua hukuman itu telah selesai dijalaninya. Raja Michael juga memberikan dua orang Kesatria yang bertugas melindungi Val selama menjalani hukuman dari penindasan dan serangan hewan buas atau apapun.
Raja Michael yang tidak ingin berdebat pun mengangguk setuju lalu Raja Michael pun memberikan beberapa pakaian dan selimut untuk dipakai oleh Val jika musim telah berganti dingin. Raja Michael juga menghidangkan banyak sekali makanan lezat untuk Val makan tapi Val yang merasa tidak pantas dan tidak enak jika makan sendiri pun memilih untuk tetap berdiri.
Raja Michael yang saat itu bingung pun mendapatkan pesan dari Kesatria yang bertugas melindungi Val bahwa Val mungkin tidak terbiasa makan bersamanya yang seorang Bangsawan dan Val juga mungkin ingin makan bersama teman-teman dan sahabatnya.
Raja Michael yang mengerti situasi itu pun mengangguk setuju lalu berpamitan jika dirinya akan pergi saat ini juga dan akan kembali lagi setelah 10 tahun masa hukuman Val selesai. Raja Michael akan menjemputnya dan membawanya kembali ke Kerajaan Zambrud.
__ADS_1
Val yang mendengar perkataan itu tidak bisa menahan tangisnya. Val sangat bersyukur karena meski keadaannya saat ini sangatlah memprihatinkan dan bahkan dicap sebagai seorang Penghianat oleh banyak orang ternyata masih ada orang yang peduli dan mau menerimanya meski tau tentang masa lalunya yang kelam.
Setelah mengatakan itu Raja Michael pun kembali ke kereta kudanya dan melanjutkan perjalanannya menuju Ibukota Kekaisaran Pearl tapi ketika waktu telah gelap Raja Michael dan rombongannya menginap di hotel untuk beristirahat sejenak lalu melanjutkan perjalanannya keesokan paginya.
Selain kedua kerajaan itu, Kekaisaran Pearl juga mengundang beberapa Kerajaan kecil di sekitar Kekaisaran dengan tujuan dapat menjalin hubungan kerjasama. Kaisar Franz yang juga mengundang satu Kerajaan besar lain bersamaan dengan Kerajaan lainnya tidak mendapatkan respon apapun sehingga Kaisar Franz yakin jika Kerajaan itu tidak akan datang.
Namun tidak disangaka satu minggu sebelum Pesta Perayaan Ulang Tahun Permaisuri Shiena, Kerajaan itu yang bernama Kerajaan Shafir mengirimkan surat balasan sehingga membuat Kaisar Franz menjadi sangat terkejut karena Kerajaan Shafir adalah Kerajaan besar yang sangat suka berperang dan sulit menjalin hubungan baik.
#Bersambung#
Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..
🥰😊😍😘
Terima kasih
__ADS_1