The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 327. Kehamilan Permaisuri


__ADS_3

Berita tentang kembalinya Permaisuri Shiena telah menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru Kekaisaran Pearl. Semua Rakyat ikut bergembira dengan kembalinya Permaisuri Shiena dan begitu pula dengan beberapa Bangsawan tapi tidak untuk Bangsawan yang ingin Putri mereka menjadi wanita Kaisar Franz. Mereka merasa seperti telah kehilangan harapan.


Duke Watson yang mengetahui bahwa Permaisuri Shiena telah ditemukan pun menarik kembali pasukannya dan begitu pula dengan Duke Carrole yang juga menarik kembali Kesatria Carrole.


Namun berita tentang Permaisuri Shiena yang kembali dalam keadaan sakit tidak menjadi berita karena Kaisar Franz melarang berita itu menyebar keluar.


Kaisar Franz yang sangat khawatir dengan kondisi Permaisuri Shiena meminta Dokter Kekaisaran segera memeriksanya. Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Dokter Kekaisaran pun memberikan kabar gembira pada Kaisar Franz dan seluruh orang yang ada di Kekaisaran Pearl.


"Bagaimana keadaan Permaisuri Shiena, Dokter?" tanya Kaisar Franz.


"Selamat Yang Mulia. Sepertinya Yang Mulia Permaisuri saat ini sedang hamil." ucap Dokter Kekaisaran.


"Benarkah itu Dokter?" tanya Kaisar Franz.


"Benar Yang Mulia. Permaisuri Shiena yang merasa sangat lelah beberapa minggu ini disebabkan karena Permaisuri Shiena sedang mengandung." ucap Dokter Kekaisaran.


Kaisar Franz yang sangat senang mendengar kabar gembira itu sempat tidak percaya tapi setelah Tuan Eit mengucapkan selamat Kaisar Franz akhirnya percaya jika dirinya akan segera menjadi seorang ayah.


Kaisar Franz pun menyebarkan berita kehamilan Permaisuri Shiena ke seluruh Wilayah Kekaisaran Pearl dan tak hanya itu Kaisar Franz juga membagikan banyak bantuan kepada Rakyat sebagau tanda syukur dan bahagianya atas kehamilan Permaisuri Shiena.


Kaisar Franz yang telah trauma karena meninggalkan Permaisuri Shiena yang sedang hamil sendirian memilih untuk mengerjakan semua pekerjaannya di dalam kamar itu dan menunda semua agendanya. Tak Hanya itu, Kaisar Franz juga akan langsung menghukum orang-orang yang membuat keributan dan memaksanya untuk keluar dari kamar Permaisuri Shiena.


Setelah beberapa jam berlalu akhirnya Permaisuri Shiena sadar kembali. Kaisar Franz menjadi sangat senang. Kaisar Franz pun memanggil Dokter Kekaisaran untuk memeriksa keadaan Permaisuri Shiena.

__ADS_1


Dokter pun menjelaskan bahwa Permaisuri Shiena sangat lemah dan membutuhkan banyak sekali istirahat. Dokter menyarankan kepada Permaisuri Shiena untuk tidak banyak bergerak dan makan makanan yang banyak dan begizi agar cepat pulih.


Permaisuri Shiena yang mengetahui dari Dokter bahwa dirinya saat ini sedang hamil pun tidak menyangka dan sangat senang. Permaisuri Shiena berjanji akan menjaga dengan sepenuh hatinya anak yang saat ini sedang dikandungnya.


Kaisar Franz yang mengerti maksud Dokter itu pun memerintahkan Marry dan Ana untuk mengurus dan membantu semua keperluan Permaisuri. Kaisar Franz juga memerintahkan Marry dan Ana untuk ekstra dalam menjaga Permaisuri Shiena karena saat ini dirinya sedang hamil.


Kaisar Franz mengancam jika terjadi sesuatu pada Permaisuri atau bayi yang ada di dalam kandungannya maka Marry dan Ana akan dihukum dengan sangat berat sama seperti Hukuman menyakiti Anggota Keluarga Kekaisaran.


Marry dan Ana yang merasa sangat bersalah karena telah lalai dalam menjaga Permaisuri Shiena menjadi sangat senang ketika mengetahui Permaisuri Shiena telah ditemukan.


Kebahagiaan itu semakin bertambah setelah diketahui bahwa Permaisuri Shiena tengah mengandung. Marry dan Ana pun berjanji pada diri mereka sendiri bahwa mereka akan melindungi dan menjaga Permaisuri Shiena sepenuh hati.


Marry dan Ana juga menerima dengan senang hati perintah langsung dari Kaisar Franz tanpa ada protes.


Keesokan harinya, Duke Carrole dan Duchess Carrole yang mengetahui Permaisuri Shiena sedang hamil menjadi semakin semangat dan berencana untuk pergi ke Istana untuk menjenguk Permaisuri Shiena. Permaisuri Shiena yang sangat ingin bertemu dengan Duchess Carrole mengetahui bahwa Duke Carrole dan Duchess Carrole akan pergi mengunjunginya menjadi sangat bersemangat. Permaisuri Shiena pun memerintahkan Marry dan Ana menyiapkan semuanya.


Kaisar Franz yang tau bahwa seorang wanita hamil harus selalu bahagia karena akan berpengaruh pada perkembangan bayinya memutuskan untuk membiarkan Permaisuri Shiena melakukan apapun yang dapat membuatnya menjadi bahagia.


Permaisuri Shiena yang sedang bersantai mendengar kabar dari Marry dan Ana bahwa Duke Carrole dan Duchess Carrole telah sampai segera berdiri dan berjalan menemui keduanya. Permaisuri Shiena kemudian memeluk Duchess Carrole dengan sangat erat dan begitu pula dengan Duke Carrole.


Meskipun dirinya telah bertemu beberapa minggu yang lalu tapi hal ini tetap saja memberika perasaan rindu bagi Permaisuri Shiena. Permaisuri Shiena pun memberi tau kepada Duke Carrole dan Duchess Carrole bahwa sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang nenek dan kakek. Berita itu membuat keduanya sangat senang.


Permaisuri Shiena pun menghabiskan waktu berjam-jam bersama Duke Carrole dan Duchess Carrole pada hari itu meski hanya duduk sambil mengobrol dan memakan cemilan. Permaisuri Shiena sangat berterima kasih kepada Kaisar Franz karena telah mengizinkan Kedua orangtuanya datang berkunjung ke Istana.

__ADS_1


Kaisar Franz yang juga telah menceritakan bagaimana dirinya bisa menemukannya mencoba menemui Dayang Pribadi Permaisuri Yerome untuk menyampaikan Surat kepada Permaisuri Yerome yang isinya untuk mengucapkan terima kasih.


Namun tidak disangka ternyata Dayang itu telah pergi sehingga Permaisuri Shiena tidak memiliki kesempatan untuk mengucapkan terima kasih. Permaisuri Shiena hanya berharap agar dirinya suatu saat nanti bisa bertemu dan mengucapkan terima kasih kepada Permaisuri Yerome serta jika dirinya bisa membalasnya maka Permaisuri Shiena berjanji akan membantunya sebisa mungkin.


Permaisuri Yerome yang saat ini telah berada di Kediaman Duke Laurence mengetahui bahwa Dayang Pribadinya masih berada di Istana Kekaisaran. Permaisuri Yerome pun meminta Duke Laurence untuk membawa Dayangnya untuk kembali. Hal yang diminta oleh Permaisuri Yerome bukanlah hal yang sulit sehingga Duke Laurence pun mengabulkannya dan memerintahkan Jenderal Kediaman Laurence untuk meminta izin Kaisar Franz membawa Dayang Permaisuri Yerome.


Kaisar Franz yang tidak mengerti apa yang sedang coba dilakukan oleh Duke Laurence mengizinkannya saja sehingga Dayang itu dibawa ke Kediaman Laurence. Dayang yang awalnya tidak mengerti akhirnya mengetahui bahwa saat ini dirinya dibawa untuk menemui majikannya.


Permaisuri Yerome dan Dayang Pribadi itu berpelukan karena mengetahui keduanya dapat selamat. Permaisuri Yerome yang sangat mengenal sifat Raja Philiph memberi tau Duke Lauence untuk berhati-hati dan bersiap menyiapkan pasukannya karena kedamaian yang ada di Kekaisaran Pearl tidak akan lama lagi karena Raja Philiph pasti akan melakukan serangan balasan.


Duke Laurence yang mengetahui niat baik Permaisuri Yerome pun mengucapkan terima kasih. Duke Laurence yang sulit berteman dengan wanita ternyata dapat memiliki hubungan yang baik dengan seorang wanita selain Nyonya Maria yang telah meninggal dan juga Permaisuri Shiena.


Duke Laurence yang sebenarnya sangat menyayangkan keinginan Permaisuri Yerome yang ingin kembali ke Kerajaan dimana orangtuanya berada karena Duke Laurence merasa telah menemukan teman bicara yang cocok dengannya tapi Duke Laurence tidak bisa mencegahnya karena Duke Laurence sadar jika mereka hanya sebatas teman.


Permaisuri Yerome yang telah tinggal cukup lama di Kediaman Laurence takut akan menjadi semakin terbiasa dan tidak ingin pergi jika berada di sana lebih lama lagi. Akhirnya Permaisuri Yerome memutuskan untuk pergi menemui keduaorangtuanya daripada harus kembali ke Kerajaan Shafir.


Permaisuri Yerome yang sebenarnya telah memiliki perasaan yang lebih kepada Duke Laurence sangat ingin bersamanya tapi Permaisuri Yerome sadar jika dirinya telah menikah dan menjadi seorang istri dari seorang Raja yang jahat dan musuh dari Kekaisaran Pearl.


Permaisuri Yerome pun memutuskan kembali saja sebelum perasaannya itu semakin dalam dan sulit untuk dilupakan. Permaisuri Yerome yakin jika Duke Laurence tidak memiliki perasaan apapun padanya karena sikap Duke Laurence sangatlah cuek dan dingin meskipun begitu Permaisuri Yerome menyukai sifat baik hati dan kemanusiaan yang dimiliki oleh Duke Laurence.


#**Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..

__ADS_1


🥰😊😍😘


Terima kasih**


__ADS_2