
Shiena yang kelelahan pergi mencari tempat yang aman untuk memulihkan kondisi tubuhnya. Shien pun masuk ke dalam Cincin Ruang dan beristirahat disana selama seharian. Setelah merasa sangat segar dan kekuatannya pulih. Shiena pun membersihkan dirinya lalu mengganti bajuny. Lalu, Shiena membuka Cincin Ruang dan kembali ke dunia nyata.
Shiena pun pergi menemui Raja Michael dan Putra Mahkota Franz. Ketika Shiena masuk mereka sedang membicarakan tentang rencana penjebakan Duke Simons.
Raja Michael setuju untuk tidak membantu sepupunya melakukan kudeta karena Raja Michael telah merasakan sendiri rasanya kehilangan sesuatu yang menjadi haknya. Raja Michael tak ingin Raja lain juga merasakan yang dirasakannya.
Raja Michael juga ternyata tidak rukun dengn kakaknya yang merupakan Ayah dari Duke Simons karena telah dengan sengaja meningglkan dirinya yang saat itu masih kecil dengan semua tugas Kerajaan demi seorang wanita dari Kekaisaran lain.
Akhirnya Raja Michael memerintahkan seluruh rakyatnya menutup mulut mereka dan memerintahkan seluruh surat kabar di Kerajaan Zambrud untuk tidak memberitakan kejadian ini dalan waktu dekat. Jika ada yang melawan maka akan dituntut dengan hukuman penghianatan dan akan dihukum penggal.
Shiena yang mendengarnya menjadi sangat senang karena dapat membuat Duke Simons masuk ke dalam perangkap. Shiena mengusulkan untuk mengundang Duke Simons serta tunangannya ke Kerajaan Zambrud untuk membicarakan masalah kerjasama ini.
Putra Mahkota Franz yang mengerti maksudnya pun setuju dan meminta kepada Raja Michael untuk menunjukkan semua aset yang dimilikinya pada Anastasya, tunangan Duke Simons agar tertarik padanya. Putra Mahkota Franz ingin menjerat Anastasya juga dalam rencana menghancurkan Duke Simons karena Anastasya telah berani memfitnah Shiena.
Raja Michael yang bingung dengan apa yang harus dilakukannya, apa haru menyetujui permintaan Putra Mahkota Franz atau tidak. Akhirnya Raja Michael melihat ke arah Shiena untuk meminta saran. Shiena yang telah membaca fikiran Raja Michael mengetahui dilema yang dihadapi Raja Michael tapi Shiena yang setuju untuk Anastasya juga dihukum dan tak perlu melakukan kejahatan lagi pun mengangguk tanda setuju.
Raja Michael yang mendapatkan persetujuan dari Shiena pun mengangguk setuju dan melakukan semuanya dengan sesuai yang direncanakan. Raja Michael kemudian memanggil Jenderal kepercayaannya untuk mengambil kerta dan pena kemudian Raja Michael segera menulis surat balasan kepada Duke Simons dan bergegas memerintahkan Jenderalnya untuk mengirim surat itu.
Lalu, Putra Mahkota Franz yang memiliki banyak sekali pekerjaan di Kekaisaran Pearl meminta izin untuk segera kembali ke Kekaisarannya sambil menunggu kabar baik dari Raja Michael dan Raja Michael pun setuju lalu memanggil ahli teleportasi kemudian mengirim Putra Mahkota Franz beserta Kesatrianya kembali ke Kekaisaran Pearl dalam waktu singkat.
Shiena sebenarnya juga ingin segera kembali tapi Shiena tak ingin kembali bersama Putra Mahkota Franz sehingga memilih tetap berada di ruangan itu sementara.
__ADS_1
Raja Michael yang melihat Shiena berencana untuk tinggal di Kerajaannya sementara menjadi sangat senang. Setelah kepergian Putra Mahkota Franz, Raja Michael memanggil Kepala Pelayannya yang setia untuk menyiapkan kamar terbaik dan pelayan yang terbaik juga untuk melayani Shiena.
Kemudian Raja Michael juga memerintahkan Koki untuk memasak makan malam yang sangat enak dan istimewa untuk dirinya dan semua Kesatrianya. Raja Michael memberi izin kepada Jenderalnya untuk mengadakan pesta kemenangan lalu Raja Michael mengeluarkan perintah untuk melakukan eksekusi hukuman kepada Para Penghianat dan pemberian Penghargaan kepada Kesatria yang berjasa keesokan harinya.
Shiena yang mengerti maksud Raja Michael segera menyampaikan keinginannya untuk bersedia tinggal malam ini tapi untuk besok pagi Shiena meminta izin untuk kembali. Raja Michael menjadi sedih tapi Shiena tak ingin memberi harapan apapun dan hanya bersikap dingin yang ditanggapi dengan helaan nafas yang panjang dan Raja Michael pun menyetujuinya.
Raja Michael sangat penasaran dengan identitas sebenarnya Gadis Suci karena Raja Michael merasa wajah yang berada di balik cadar itu pastilah sangat cantik bahkan wajah cantik itu tak bisa tertutupi dengan sempurna meski telah menggunakan cadar. Raja Michael akhirnya memiliki niat untuk menjadikan Shiena sebagai Ratunya tapi Raja Michael sadar hal itu hanya angannya saja. Meskipun dirinya adalah Raja dari Kerajaan besar tak akan mampu mengalahkan Shiena seorang diri bahkan Raja Michael sangat terkejut melihat Shiena yang tak merasa kelelahan sedikitpun setelah menggunakan Kekuatan sebanyak itu.
Shiena pun pergi ke kamar yang telah disiapkan oleh Raja Michael dan tiba-tiba ada pelayan yang mencoba membantu Shiena melepaskan pakaiannya yang membuat shiena terkejut dan memundurkan langkahnya.
Pelayan tersebut meminta maaf dan menjelaskan bahwa dirinya diperintahkan untuk melayani Shiena tapi Shiena menolak dan memerintahkan pelayan itu keluar. Pelayan itu takut akan dihukum Raja Michael karena menentang perintahnya mengingat kejadian yang baru saja terjadi beberapa jam terakhir ini.
Shiena yang tau apa yang difikirkan oleh pelayan langsung meyakinkan dirinya bahwa tak akan terjadi apapun padanya jika dia menuruti perkataannya tapi pelayan itu keras kepala. Pelayan itu bahkan membantah dan terus melawan omongan Shiena hingga membuat Shiena kesal.
Kesatria yang berjaga mendengar teriakan Shiena dari dalam kamar segera menemui Raja Michael dan memberitaunya. Raja Michael pun bergegas berlari ke kamar Shiena karena Raja Michael yang tak pernah melihat Shiena marah dan hanya bersikap cuek dan dingin menjadi khawatir.
Raja Michael yang telah sampai di kamar Shiena segera masuk dan mencari tau apa yang telah terjadi tapi Shiena yang kesal segera melirik tajam ke arah Raja Michael dan membuat suhu diruangan itu menjadi dingin. Semua orang yang ada di ruangan dan sekitarnya tiba-tiba merasa merinding dan ketakutan.
"Apakah salah satu Penghianat di kerajaan ini masih ada yang bebas?" ucap Shiena datar tapi penuh penekanan.
"....." Raja Michael diam.
__ADS_1
"Apakah seorang pelayan bisa bersikap kurang ajar dan tak memiliki etika saat berbicara dan bersikap terhadap majikannya?" tanya Shiena.
Mendengar perkataan Shiena pelayan yang membantah Shiena menyadari kesalahannya bahwa tak seharusnya dirinya melawan atau membantah perkataan Shiena karena Gadis Muda yang dilayaninya ini bukanlah gadis biasa.
Pelayan yang melayani Shiena adalah Pelayan kelas Atas yang biasa melayani Permaisuri dan Ratu jadi dirinya merasa sombong karena melihat Shiena berpenampilan biasa dan bahkan tidak terlihat seperti Putri ataupun Bangsawan bahkan lebih terlihat seperti Rakyat biasa yang memiliki kelebihan wajah yang cantik.
Raja Michael yang mengerti maksud Shiena segera menarik paksa pelayan itu dan membawa semua pelayan dari mantan Permaisuri dan Ratunya untuk dibawa ke Penjara lalu bersiap di eksekusi keesokan harinya.
Shiena yang senang dengan keputusan itu pun berbalik arah dan menarik kembali semua Aura Sihirnya yang menyebabkan semua tekanan berat yang menimpa semua orang menghilang seolah tak terjadi apapun.
"Tak ada seorang pun yang boleh masuk! Aku bisa mengurus diriku sendiri!" ancam Shiena.
"....." Raja Michael diam.
"Aku berubah fikiran! Aku akan kembali ke tempatku malam ini juga, jadi Yang Mulia bisa kau urus ini?" tanya Shiena dingin.
"Tentu saja, My Lady." ucap Raja Michael sopan.
Shiena pun berjalan ke arah kamar mandi dan semua Kesatria dan pelayan kembali ke pekerjaan semula. Raja Michael juga segera keluar dan memerintahkan Kesatrianya msnyiapkan portal kepergian Shiena dengan Sihir Teleportasi.
#Bersambung#
__ADS_1
Jangan Lupa Like, Komen dan Vote nya ya..
🥰😍😘😚 Terima Kasih