The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 43. Pertarungan Keluarga Laurence Part 1


__ADS_3

Malam hari di Kediaman Laurence, Tuan Muda Alex berencana melaksanakan rencananya saat ini juga.


"Bagaimana? Apa semua persiapannya telah selesai?" tanya Alex


"Sudah, tuan." jawab pelayan.


"Dimana Roan berada sekarang?" tanya Alex.


"Tuan Muda Roan sekarang ada di ruang kerjanya tuan." jawan pelayan.


"Baik, kalau kita temuin dia sekarang." perintah Roan.


"Laksanakan Tuan." jawab pelayan.


Tuan Muda Alex pun datang menemui Tuan Muda Roan bersama pelayannya untuk mengajaknya minum-minum.


"Adik, kakak datang membawakan anggur yang sangat enak. Kakak ingin mengajakmu menikmatinya bersama." ucap Alex.


"Maafkan adik yang tidak berbakti tapi adik tidak bisa minum kakak." ucap Alex.


'Apa yang di rencanakannya? Sepertinya dia sengaja membuatku mabuk lalu membunuhku. Aku tidak boleh terjebak.' ucap Roan dalam hati.


"Kakak datang dengan niat baik. Apakah adik akan membuat kakak kecewa?" ucap Alex dengan wajah pura-pura sedih.


'Cih, sepertinya dia benar-benar berencana membuatku mabuk, baiklah aku akan ikuti rencanamu lalu menghancurkannya saat kau lengah.' gumam Roan.


"Baiklah kaka tapi adik tidak kuat minum." ucap roan.


"Kakak mengerti. Kita hanya akan minum beberapa gelas saja." ucap Alex.


"Baguslah jika begitu kakak." ucap Roan.


"Pelayan siapkan Anggurnya." perintah Alex.

__ADS_1


"Baik Tuan." ucap pelayan.


Saat pelayan menyiapkan anggurnya, Roan beranjak dari meja kerjanya dan berusaha meminum sebuah pil anti mabuk dan anti racun.


'Aku harus mengantisipasi semua kemungkinan buruk. Aku tidak tau apa yang ada di dalam anggur itu. Jadi aku tidak boleh mabuk dan tidak boleh terkena racun.' ucap Roan dalam hati.


"Adik, ayo kito bersulang." ucap alex mengangkat gelas.


"Ya, kakak." ucap Roan mengangkat gelasnya juga.


Setelah beberapa gelas mereka minum, akhirnya Roan mengatakan sesuatu.


"Kakak, sebaiknya kita hentikan sekarang. Karna sepertinya aku akan segera mabuk." ucap Roan.


"Baiklah adik. Ayo kita bersulang satu kali lagi." ucap Alex.


"Baiklah kakak." ucap Roan.


'Aku harus pura-pura mabuk agar dia berhenti memberikanku anggur.' ucap Roan dalam hati.


Setelah gelas terakhir yang di minum, kepala Roan pun terjatuh di meja.


"Akhirnya dia mabuk juga. Kau cepat ikat dia dan letakkan di sudut."perintah °Alex.


Pelayan tersebut pun melakukan semua yang di perintahkan oleh Tuanny Alex.


"Hamba mengahadap Tuan." ucap pelayan.


"Bagaimana? Apa telah selesai?" tanya Alex.


"Sudah tuan." jawabnya.


"Kalau gitu, kita lihat keadaan diluar. Apakah semua telah meninggal?" kata Alex.

__ADS_1


"Baik tuan" jawab pelayan


Setelah keluar dari ruangan itu, Alex sangat terkejut karna tidak menemukan satu mayat pun dan tidak ada keributan apapun. Tak lama kemudian, anggota Wolf Wild datang.


"Tuan, kami sudah mengelilingi tempat ini. Tapi tidak ada seorang pun di dalam." jawab Ketua Kelompok Wolf Wild.


"Apa??? Tidak mungkin. Kita pergi ke ruang ibuku sekarang. Kita harus habisi dia sekarang." kata Alex.


"Baik, tuan." jawab Ketua Wolf Wild.


Setelah sampai di Ruangan Nyonya Maria. Sungguh terkejut mereka, tetap saja tidak ada orang disana.


"Apa-apaan ini! Kemana semuanya pergi? Apa mereka telah mengetahui rencana kita lalu melarikan diri? Tapi itu sangat tidak mungkin." ucap Alex.


Alex yang sangat marah pun menghancurkan benda yang ada di depannya.


"Ketua, lapor. Semua anggota kita yang telah berjaga di depan telah meninggal." ucap salah seorang anggota.


"Apa? Siapa yang telah membunuhnya? Ini tidak bisa di biarkan, kita harus kesana sekarang. Kau tunjukkan jalannya" ucap Ketua Wolf Wild.


"Baik Ketua." jawab anggota itu.


Saat Ketua Kelompok Wolf Wild, anggota yang masih hidul, Tuan Muda Alex dan pelayannya telah sampai. Mereka melihat begitu banyak mayat di aula Keluarga Marquess Laurence.


Tak lama kemudian, ada banyak orang yang datang dan memcoba menyerang mereka. Sehingga terjadilah pertempuran yang sangat sengit.


#Bersambung#


Jangan lupa tekan Like, Komen, Vote dan Favorite..


Terima kasih..


❤🥰😍😘

__ADS_1


__ADS_2