
Pada malam harinya, Kaisar membuat sebuah pejamuan untuk memberikan apresiasi kepada semua yang ikut dalam Acara Perburuan Naimar. Kaisar juga memberikan hadiah kepada pemenang dari Acara tersebut yang tak lain adalah Tuan Muda Roan.
Tuan Muda Roan di anugerahkan Gelar Marquess Laurence oleh Kaisar yang mana seharusnya itu dilakukan di hari Kedewasaan Putera Mahkota karena di hari itu tak hanya Pengangkatan Gelar untuk generasi selanjutnya tapi juga naiknya Putra Mahkota menjadi Kaisar karena kematian Kaisar yang disebabkan Anastasya.
Tuan Muda Roan juga diberikan wilayah kekuasaan lain yang memperluas kekuasaan Keluarga Laurence. Semua orang awalnya tak ada yang peduli pada Tuan Muda Roan apalagi ketika Tuan Muda Alex masih hidup karena semua berfikir Tuan Muda Alex adalah calon Marquess selanjutnya tapi setelah kematian Tuan Muda Alex dan berita tentang kehebatan Tuan Muda Roan yang berkemungkinan memiliki jabatan di Menara Sihir di masa depan membuat semua orang mulai memperhatikannya.
Banyak sekali Nyonya-Nyonya dari Keluarga Bangsawan mendekati Nyonya Maria untuk memikat hatinya dan berharap mendapatkan pinangan perjodohan untuk Putri-putri mereka. Bahkan banyak Nona Muda Bangsawan melakukan banyak tindakan untuk menarik perhatian Tuan Muda Roan seperti menjatuhkan sapu tangan, pura-pura terjatuh ataupun pura-pura pingsan tapi semua itu gagal karena Tuan Muda Roan selalu cuek dan dingk terhadap semuanya kecuali kepada Shiena.
Setelah penganugerahan gelar Marquess, Tuan Muda Roan kembali ke tempat duduknya. Putra Mahkota yang tak senang karena Tuan Muda Roan sekarang telah menjadi Marquess Laurence. Putra Mahkota memerintahkan Robert melakukan sesuatu agar Marquess Laurence yang baru dipermalukan di Acara Pengangkatan Gelarnya.
(Disini Tuan Muda Roan telah SAH menjadi Marquess Laurence jadi nama tokoh berganti menjadi Marquess Laurence. Terima kasih.)
Tiba-Tiba ketika Marquess Laurence sedang minum ada pelayan yang datang menumpahkan gelas di dekat Marquess Laurence tapi untunglah air di dalam gelas itu tidak mengenai Marquess Laurence.
Namun tak terduga Putra Mahkota bersikap aneh dengan menggaruk-garuk tubuhnya. Putra Mahkota tak bisa menahan dirinya untuk menggaruk sehingga Putra Mahkota menggaruk bagian tubuhnya dengan tangannya sendiri.
Kaisar yang melihat Putra Mahkota bertingkah aneh pun bertanya dan Putra Mahkota menjawab bahwa tubuhnya menjadi sangat gatal. Kaisar yang tak tau mengapa hal itu terjadi memerintahkan Robert membawa Putra Mahkota kembali ke tendanya dan memanggil dokter.
Ketika dokter sampai, dokter tersebut mengatakan bahwa Putra Mahkota terkenal bubuk gatal sehingga menyebabkan tubuhnya menjadi sangat gatal dan menimbulkan bintik-bintik ruam. Dokter pun memberikan salap yang digunakan di seluruh tubuh yang gatal dan memberikan obat untuk menghilangkan nyeri akibat digaruk terlalu lama serta Putra Mahkota diminta dokter mandi dengan air dingim untuk meredakan rasa gatal.
Robert yang mendengar dokter meminta Putra Mahkota mandi dengan air dingin menjadi ragu karena saat ini cuaca sedang peralihan ke musim dingin jadi jika mandi dengan air dingin itu akan sangat menyiksa dan bisa membuat masuk angin.
Putra Mahkota yang marah kenapa dirinya bisa gatal pun menanyakan kepada Robert kenapa dirinya bisa merasakan rasa gatal. Robert pun meminta maaf karena dirinya memerintahkan pelayan berpura-pura hampir menjatuhkan gelas air dan memberikan obat bubuk gatal kepada Marquess Laurence tapi tak tau apa yang terjadi sehingga Putra Mahkota yang menderita rasa gatal itu sekarang.
Putra Mahkota yang marah pun memerintahkan Robert memanggil pelayan tersebut dan membuat pelayan itu menjadi santapan hewan-hewan buas di tempat perburuan serta Putra Mahkota memberikan perintah untuk menghilangkan juga keluarga dari pelayan tersebut karena tak bisa menjalankan perintahnya dengan benar.
__ADS_1
Putra Mahkota juga ingin memperingatkan kepada pelayan serta kesatria untuk melakukan perintah Putra Mahkota dengar benar karena meskipun Putra Mahkota sedang dihukum oleh Kaisar, itu tak menghilangkan statusnya sebagai Putra Mahkota dan Calon Kaisar di Kekaisaran Pearl ini di masa depan.
Sementara Putra Mahkota dan Robert bingung dan berencana mencari tau apa yang terjadi. Shiena menjadi sangat senang dan tersenyum ceria karena berhasil membuat Putra Mahkota menderita.
Shiena yang diam-diam mengawasi Putra Mahkota dan Robert mendapatkan informasi dari membaca fikiran mereka bahwa mereka akan membuat Marquess Laurence malu di depan semua orang dan Kaisar. Sehingga Shiena menggunakan sihir anginnya untuk mengumpulkan bubuk gatal yang telah di lempar pelayan kepada Marquess Laurence dan membalikkannya ke tubuh Putra Mahkota.
Shiena yang membuat ekspresi tak mengenakan karena menahan tawa dengan sikap Putra Mahkota yang menggaruk tubuhnya sama persis seperti monyet yang menggaruk tubuhnya yang pernah Shiena lihat di kebun binatang di masa modern ketika Shiena study tour dari sekolahnya.
Marry yang melihat Shiena seperti itu menjadi khawatir namun Shiena yang menyadari maksud tatapan Marry mencoba menenangkan meskipun tak bisa mengatakan yang sebenarnya dilakukan oleh Shiena.
"Tenanglah Marry. Aku baik-baik saja." ucap Shiena.
"Tapi wajah nona." ucap Marry khawatir.
"Aku baik-baik saja Marry jadi tenanglah. Kita saat ini sedang di depan Kaisar jadi tidak boleh melakukan kesalahan apapun jika tidak akan berakibat fatal nantinya." ucap Shiena memperingatkan.
"Tebgu saja." ucap Shiena.
'Satu lalat telah menghilang dari pandangan dan tinggal satu lalat lagi!' fikir Shiena.
Ketika Shiena sedang memikirkan cara untuk membuat Anastasya juga menghilang dari Acara Perjamuan itu, Shiena yang melihat Anastasya mendapatkan idenya setelah membaca fikiran Anastasya.
'Akan aku ikuti dengan senang hati permainanmu Anastasya!' ucap Shiena dalam hati.
Anastasya yang melihat Putra Mahkota tak ada menjadi khawatir dan ingin melihatnya tapi tak bisa karena takut semua orang melihatnya sehingga Anastasya hanya duduk diam.
__ADS_1
Setelah perjamuan dengan Kaisar berakhir semua tamu dipersilahkan mencicipi hidangan yang telah di sediakan. Ruangan Nona Muda berbeda dengan peserta dan Menteri sehingga tak akan ada yang tau apa yang terjadi jika tak diberi tau.
Shien duduk bersama Lady Shasa, Elsha dan Abigail. Sementara Anastasya duduk bersama Lady yang lain lagi. Ketika Shiena sedang makan tiba-tiba Anastasya pura-pura terjatuh makanan yang ada di tangannya terlempar menuju Shiena.
Lady Elsha yang berteriak memperingatkan Shiena membuat semua orang menjadi melihat ke meja mereka dan menjadi pusat perhatian.
Anastasya yang melempar makanan itu telah terduduk berlutut sambil tangannya berada dibibirnya. Shiena yang melihat itu semua tersenyum licik yang tak dilihat semua orang. Shiena mengeluarkan senyum licik itu sengaja untuk diperlihatkan kepada Anastasya. Anastasya yang melihatnya hanya termenung tak bergerak.
Shiena mengeluarkan sihir anginnya dan menahan makanan serta kuahnya agar tak jatuh dan melemparnya kembali ke Anastasya sehingga makanan itu jatuh tepat di atas kepala Anastasya berserta mangkoknya yang terbalik.
Makanan itu jatuh bersamaan di atas rambut Anastasya dan sisanya mengotori gaunnya serta kuah dari makanan itu tumpah di atas kepala dan mengalir ke rambut serta gaun Anastasya.
Anastasya yang terkejut pun berteriak sehingga membuat orang yang awalnya memperhatikan Shiena karena teriakan Lady Elsha sekarang balik melihat Anastasya dan mereka semua tertawa melihatnya.
Anastasya yang marah pun berteriak dan membentak semya Lady untuk menyuruh mereka diam. Amy yang melihat Anastasya yang sangat berantakan membantunya berdiri serta keluar dari ruangan itu.
Anastasya dibawa kembali masuk ke dalam tenda dengan dilihat oleh penjaga, kesatria dan beberapa pelayan. Anastasya yang awalnya ingin mempermalukan Shiena malah berbalik kepada dirinya.
Shiena yang senang karena telah menyingkirkan Anastasya berbalik menuju mejanya dan makan dengan tenang dan anggun. Dikehidupan yang dulu Anastasya berhasil mempermalukan Shiena tapi sekarang Shiena lah yang mempermalukan Anastasya terlebih dahulu.
'Ini baru permulaan Anastasya. Kita lihat saja bagaimana akhirnya.' ucap Shiena dalam hati sambil tersenyum.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
__ADS_1
Terima kasih.. 🥰😍❤😘