The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 274. Acara Pengangkatan Status II


__ADS_3

Setelah Pengumuman Pertunangan Kaisar Franz dan Shiena. Semua orang menjadi sangat senang dan bahagia meskipun ada dua orang yang merasa sedih dan kecewa karena Pengumuman itu.


Tuan Muda Alphonso yang melihat Shiena tersenyum bahagia bersama orang yang dicintainya ikut bahagia tapi di dalam lubuk hatinya yang terdalam terasa sangat sakit seolah ada sesuatu yang menusuk-nusukkannya berkali-kali.


Lady Francise yang datang bersama Tuan Muda Alphonso dapat melihat dengan jelas perasaan yang dimiliki oleh Tuan Muda Alphonso pada Shiena. Lady Francise merasa sangat cemburu tapi tak bisa melakukan apapun untuk itu. Lady Francise hanya bisa bersabar dan pelan-pelan merebut hati Tuan Muda Alphonso.


Lady Francise yang tak tega melihat Tuan Muda Alphonso pun menggenggam lengan tangan Tuan Muda Alphonso lalu berencana untuk membawa Tuan Muda Alphonso keluar terlebih dahulu sampai Acara Pengangkatan Status dimulai. Tuan Muda Alphonso yang merasa memang membutuhkan waktu untuk menenangkan diri pun setuju.


Lady Francise dan Tuan Muda Alphonso pun pergi ke Balkon. Tuan Muda Alphonso yang merasa gerah segera melonggarkan dasinya. Lady Francise yang melihat tindakan Tuan Muda Alphonso hanya diam saja. Lady Francise menatap wajah Tuan Muda Alphonso yang terlihat sangat tampan dengan dasi yang berantakan hingga hampir kehilangan kewarasannya.


"Maafkan aku!" ucap Tuan Muda Alphonso.


"Aku mengerti. Pasti sakit sekali rasanya cinta yang tak berbalas bahkan kau harus melihat orang yang kau cintai tersenyum bahagia bersama orang lain." ucap Lady Francise.


"Terima kasih." ucap Tuan Muda Alphonso.


'Hal itu lah yang sedang aku rasakan juga saat ini.' ucap Lady Francise dalam hati.


Sama seperti Tuan Muda Alphonso, Marquess Laurence yang juga memiliki perasaan lebih terhadap Shiena tetap merasakan sakit hati karena Shiena memilih pria lain untuk bersanding dengannya daripada memilih dirinya. Meskipun begitu, Marquess Laurence ikut merasa senang saat melihat wajah bahagia Shiena yang dapat bersatu dengan orang yang dicintainya.


'Saat ini dia telah bahagia bersama pria yang telah dia pilih. Aku harus merasa ikut bahagia meskipun pahit. Namun jika kau tak bahagia, aku akan merebutmu kembali dari dirinya.' ucap Marquess Laurence dalam hati.


Setelah pengumuman, Kaisar Franz kemudian menggandeng tangan Shiena ke tengah Aula. Lalu Kaisar Franz berlutut di hadapan semua orang dan mengulurkan tangannya.

__ADS_1


"Izinkan saya menjadi orang pertama yang berdansa denganmu, Ladyku." ucap Kaisar Franz.


Shiena yang sangat bahagia meletakkan tangannya di atas tangan Kaisar Franz tanda setuju. Lalu, musik pun berbunyi yang menandakan dansa pertama telah dimulai. Dansa pertama yang dilakukan Kaisar Franz menjadi pertanda bahwa Acara telah dimulai secara resmi. Dansa antara Kaisar Franz dan Shiena menjadi sorotan dan pusat perhatian setiap tamu yang datang.


Duke Carrole dan Duchess Carrole yang melihat raut wajah bahagia Shiena tak bisa menahan rasa bahagianya bahkan Duchess Carrole sampai menitikkan air matanya. Marry dan Ana yang telah datang ke Istana bersama pasangan mereka masing-masing pun ikut merasa senang dan kagum dengan kecantikan yang dimiliki Shiena. Mereka tak menyangka jika jalan hidup mereka berubah drastis setelah mengikuti Shiena. Kehidupan yang awalnya hanya seorang Pelayan biasa dan sekarang akan berubah menjadi Bangsawan setelah menikah dengan pasangan masing-masing.


Setelah dansa pertama selesai, dansa kedua pun dimulai. Semua orang yang memiliki pasangan di Acara itu ikut berdansa bahkan Duke Carrole yang terkenal kaku pun membungkukkan tubuhnya lalu mengulurkan tangannya dan mengajak Duchess Carrole berdansa. Dengan malu-malu Duchess Carrole menerima ajakan Duchess Carrole. Shiena yang melihat kedua orang tuanya bahagia pun ikut merasakan kebahagiaan yang sama.


Tuan Muda Alphonso yang mendengarkan musik dari dalam Aula melihat kearah Lady Francise. Lady Francise terlihat seolah sangat ingin berdansa sama seperti Nona Bangsawan lain yang datang bersama pasangannya tapi Tuan Muda Alphonso yang tak ingin melihat Shiena dan Kaisar Franz berdansa di depan matanya akhirnya memutuskan untuk memilih mengajak Lady Francise berdasa di balkon.


Lady Francise yang tak menyangka jika Tuan Muda Alphonso akan melakukan itu untuknya menjadi sangat senang. Lady Francise tak berharap jika Tuan Muda Alphonso akan melakukan itu meskipun di dalam hati Lady Francise menginginkannya. Akhirnya, mereka pun berdansa bersama.


Setelah suara musik berhenti, ada seorang Kesatria Keluarga Watson datang menemui Tuan Muda Alphonso dan ternyata Kesatria itu datang untuk memberi kabar bahwa Acara Pengangkatan Status Bangsawan akan segera dilaksanakan.


Sementara itu, Marquess Laurence tak melakukan apapun dan hanya berdiri di tempatnya sambil meminum secangkir wine yang ada di tangannya sambil melihat yang lain berdansa bersama pasangannya. Meskipun ada beberapa Nona Bangsawan yang mencoba mengajaknya bicara Marquess Laurence diam saja menunggu Acara Pengangkatan Status dimulai.


Berakhirnya musik dansa kedua menandakan Acara yang ditunggu banyak Bangsawan dan Rakyat biasa dimulai. Penasehat Kekaisaran pun mengambil alih tugas sebagai protokol dan Kaisar Franz berdiri dari kursinya menunggu sumpah dari setiap Bangsawan yang diangkat.


Penasehat Kekaisaran pun langsung memanggil Keluarga Watson dan melewatkan Keluarga Carrole yang merupakan Keluarga terkuat nomor dua setelah Keluarga Kekaisaran karena Keluarga Carrole yang tak memiliki Penerus laki-laki sehingga tetap menjadikan Duke Carrole sebagai Kepala Keluarga Carrole.


Lalu, Keluarga Watson yang langsung dipanggil pertama segera maju menghadap Kaisar Franz. Keluarga Watson yang memiliki dua anak laki-laki sebagai penerus melakukan sumpahnya. Duke Watson yang merupakan Kepala Keluarga yang sekarang memanggil Tuan Muda Alphonso untuk menggantikan dirinya menjadi Kepala Keluarga Watson selanjutnya dan adiknya menjadi Pelindung Keluarga Watson sekaligus memegang status sebagai Jenderal Besar Kediaman Watson.


"Kami bersumpah sebagai Penerus dan Pelindung Keluarga Watson akan selalu setia kepada Yang Mulia Kaisar Kekasiaran Pearl." ucap Duke Watson dan Jenderal Besar Keluarga Watson (disini status telah berubah jadi langsung ganti nama ya).

__ADS_1


"Duke Watson dan Jenderal Besar Keluarga Watson, aku telah menerima sumpah kalian." ucap Kaisar Franz.


Kemudian Penasehat Kekaisaran memanggil Marquess Laurence di urutan kedua untuk maju ke hadapan Kaisar Franz untuk menunjukkan sumpahnya.


"Marquess Laurence yang merupakan Kepala Keluarga Laurence akan diangkat statusnya menjadi Duke Laurence karena kontribusi besarnya dalam Perang melawan Pemberontak." ucap Penasehat Kekaisaran.


"Saya, Duke Laurence bersumpah akan setia kepada Keluarga Kekaisaran." ucap Duke Laurence (Status berubah jadi nama juga diganti).


"Duke Laurence, aku telah menerima sumpahmu." ucap Kaisar Franz.


Setelah itu, Penasehat Kekaisaran memanggil nama Keluarga Strolana dan mengumumkan Kenaikan Status Keluarga Count Strolana menjadi Marquess Strolana. Tuan Muda Fraddemir yang menjadi Pewaris segera maju kehadapan Kaisar Franz lalu berlutut dan mengucapkan sumpah setianya. Kaisar Franz dengan senang hati menerima sumpah Kepala Keluarga Strolana dan mengumumkan bahwa Surat Kabar yang dikelola Keluarga Strolana adalah Surat Kabar resmi.


Lalu, Penasehat Kekaisaran memanggil satu per-satu nama-nama setiap Bangsawan dan menaikkan status mereka berdasarkan kontribusi yang mereka lakukan untuk Kekaisaran. Bangsawan yang bergelar Baron akan naik menjadi Viscount, Viscount menjadi Count dan Count menjadi Marquess seperti kenaikann status Baron Fromboo sebagai Viscount Fromboo.


Tak hanya itu, Penasehat Kekaisaran juga mengumumkan Kenaikan status Rakyat biasa menjadi Bangsawan karena kontribusinya untuk menstabilkan Kekaisaran seperti Kenaikan status Tuan Grogolia menjadi Baron Grogolia dan Tuan Valkrim menjadi Baron Valkrim.


#Bersambung#


Jangan Lupa Like, Komen dan Vote ya..


🥰😊😍😘


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2