
Di Kekaisaran Pearl, Kaisar mengadakan rapat bersama beberapa Menteri dan Staf-staf Kekaisaran yang bersangkutan.
Kaisar ingin segera menyelesaikan masalah yang dihadapi rakyatnya selama bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun. Kaisar pun berjanji, jika semua ide yang diberikan Shiena berhasil. Kaisar akan memberikan hadiah kepada Shiena.
Sebelum melakukan rapat, Kaisar telah memerintahkan kepada Perencanaan Tata Ruang Kekaisaran menggambar tentang rencana pembangunan Wadung yang dapat difungsikan ketika kekeringan dan kebanjiran. Kaisar juga memerintahkan Balai Penelitian Kekaisaran untuk melakukan penelitian tentang pohon yang berdahan besar.
Kaisar memerintahkan kepada Perencanaan Tata Ruang Kekaisaran dan Balai Penelitian Kekaisaran untuk membawa hasil pekerjaan mereka ketika rapat dimulai. Kaisar menyadari bahwa memimpin rakyat tak bisa seorang diri dan membutuhkan banyak bantuan termasuk bantuan dari keluarga bangsawan lain.
Sehingga untuk mendapatkan kata sepakat dalam sebuah rapat sangatlah sulit. Menteri-menteri yang terdiri dari Bangsawan yang berbeda status terkadang lebih mementingkan diri mereka sendiri dari pada rakyat sehingga menyulitkan Kekaisaran dalam mengambil keputusan.
Kaisar telah sangat yakin bahwa ide yang diberikan oleh Shiena pasti akan berhasil karena kaisar telah mendapatkan laporan, jawaban dan penjelasan dari semua yang telah diperintahkannya. Kaisar yakin pembangunan waduk dan penanaman pohon akan membantu di masa depan dan mengatasi masalah yang sedang dihadapi sekarang.
Namun, Kaisar masih terlihat sangat gusar karena memikirkan masalah penyakit yang dihadapi oleh rakyatnya di beberapa daerah karena penyakit yang diderita rakyat sudah sangat lama dan memakan korban jiwa yang tak sedikit. Telah banyak rakyat yang kehilangan nyawanya dan mengeluh tentang kerja Kaisar dalam menghadapi masalah ini.
Kaisar telah melakukan berbagai cara mulai dari memberikan bantuan, mengirim bantuan medis dan meminta tolong kepada pemilik sihir cahaya dari Menara Sihir tapi tak ada satupun yang berhasil. Awalnya penyakit itu akan sembuh tapi kambuh kembali berselang beberapa hari. Sedangkan di Wilayah Utara Kekaisaran telah ada tiga kota yang terkena penyakit menular ini.
Kaisar tau bahwa untuk menyembuhkan mereka membutuhkan orang yang memiliki Sihir Cahaya yang sangat kuat tapi di Kekaisaran Pearl tak ada orang seperti itu kecuali Keluarga Kerajaan Emerald yang telah sangat terkenal dengan Kekuatan Sihir Cahayanya yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan dapat membebaskam siapapun dari berbagai macam kutukan karenanya tak ada seorang pun dari Kerajaan atau Kekaisaran lain yang ingin menjadi musuh Kerajaan Emerald karena mereka yakin cepat atau lambat pasti akan membutuhkan bantuan.
Kaisar tau yang dapat membantunya adalah Duchess Carrole dan Putrinya Shiena Ve Carrole yang merupakan keturuan langsung Kerajaan Emerald. Namun, Kaisar terlalu gengsi dan tak bisa menurunkan harga dirinya untuk meminta tolong. Kaisar ingin Shiena mengajukan dirinya secara langsung dan berjanji akan memberikan hadiah apapun yang diminta.
Kaisar memimpin rapat karena ingin membuat semua menteri mengerti bahwa rapat kali ini sangat penting sehingga harus mendapatkan kata sepakat apapun yang terjadi. Rapat berlangsung lama dan menghabiskan waktu selama enam jam karena para menteri sibuk berdebat tentang dana dan lokasi pembuatan waduk karena jika pembuatan waduk berada di wilayah mereka maka mereka berkewajiban untuk terus mengawasi dan tak boleh ada kesalahan dan tanggungjawab ini lah yang dihindari semua orang karena merasa tak mendapatkan untung apapun justru menambah beban.
__ADS_1
Kaisar marah dan mengancan akan menurunkan status Bangsawan Menteri yang menolak menjadi penaanggung jawab dan akan memberikan dana tambahan bagi yang menerima wilayahnya dijadikan waduk. Menteri yang mendengar hal itu menjadi berubah seratus delapan puluh derajat dan mengajukan diri menjadi penanggung jawan namun Kaisar menolak mereka dan memberikan tanggung jawab itu kepada Wilayah yang tak ikut berdebat sebelumnya.
Akhirnya masalah waduk dan penanaman pohon dapat diatasi meskipun mendapatkan banyak sekali perdebatan tali Kaisar tidak peduli. Kaisar pun membuat surat keputusan kepada Shiena Ve Carrole agar datang ke Istana Kekaisaran untuk mendapatkan hadiah untuk jasanya.
***
Pada malam harinya, Shiena datang ke Ruang kerja Duke Carrole untuk meminta pendapat tentang rencananya untuk menyembuhkan Nona Catherine. Shiena takut melakukan kesalahan dan membahayakan kedua orang tuanya dan orang disekitarnya. Shiena yang tau bahwa orang yang dipercaya olehnya hanya Duke Carrole dan Duchess Carrole.
Shiena mengetuk pintu dan bertanya apakah dirinya bisa masuk dan tentu saja Duke Carrole memberi izin dan ternyata disana ada Duchess Carrole. Duke Carrole memeluk Shiena dan mengatakan bahwa dirinya sangat bangga memiliki putri seperti dirinya dan begitu pula dengan Duchess Carrole yang sangat bersyukur karena Shiena telah menjadi Putri yang tak hanya canti fisik tapi juga hati. Duchess Carrole juga sangat senang karena Shiena telah menjadi semakin dewasa dan telah benar-benar berubah.
Duke Carrole memberi tahukan apa yang telah terjadi di istana kepada Shiena. Shiena merasa sangat senang karena idenya itu Duke Carrole dipuji oleh Kaisar dan mengurangi pandangan jelek terhadap keluarganya. Duke juga mengatakan bahwa dirinya di undang oleh Kaisar untuk datang ke Istana karena Kaisar ingin memberika hadiah untuknya.
"Apakah aku harus datang ayah?" tanya Shiena.
"Baiklah ayah." ucap Shiena patuh.
"Untuk gaunmu. Ibu yang akan mempersiapkannya. Jadi kau hanya perlu bersiap untuk datang ke Istana." ucap Duchess Carrole sambil tersenyum.
"Baiklah. Terima kasih ibu." ucap Shiena senang.
"Kau akan datang lusa jadi besok kau masih bisa datang untuk melihat Ujian Menara Sihir untuk melihat pertandingan Roan." ucap Duchess Carrole.
__ADS_1
"Terima kasih ibu." ucap Shiena.
Shiena menantikan hadiah apa yang akan diberikan Kaisar padanya. Shiena berharap dia bisa memilih hadiahnya tapi itu tidak mungkin karena Kaisar telah berkata akan memberikannya jadi Kaisar pasti telah menyiapkan hadiahnya.
Shiena yang sebelumnya telah bertemu Kaisar ketika dipanggil ke Istana telah mengetahui maksud dan tujuan Kaisar sebenarnya ketika membaca fikiran Kaisar tapi Shiena tak ingin membuat itu menjadi mudah. Shiena tau apa yang dilakukannya akan menambah banyak korban jiwa lagi tapi itu bukanlah urusan Shiena karena itu bukanlah tanggung jawabnya.
Shiena ingin Kaisar mengerti bahwa Keluarganya tak pantas untuk diperlakukan semaunya saja. Shiena ingin Kaisar menghargai keluarganya dan membantu melindungi dan menjaga keluarganya di masa depan karena yang terpenting bagi Shiena adalah keluarganya.
Shiena pun mengatakan maksud dan tujuannya menemui Duke Carrole dan Duchess Carrole. Shiena menceritakan apa yang terjadi selama Pertandingan Ujian Menara Sihir. Shiena juga memberi tau tentang sahabat Tuan Muda Roan termasuk Nona Catherine yang sedang terluka parah. Shiena mengajukan permintaan untuk membantu menyelematkan dan menyembuhkan Nona Catherine karena Shiena ingat akan janjinya maka Shiena bertanya terlebih dulu untuk mendapat persetujuan.
Duches Carrole menolak untuk memberi izin karena takut kekuatan Shiena akan diketahui banyak orang tapi Duchess Carrole tak tega melihat keadaan Nona Catherine karena jika hal itu terjadi pada putrinya Shiena. Duchess Carrole pasti akan sangat sedih tapi sekarang Shiena adalah prioritasnya. Duchess Carrole tak ingin hampir kehilangan Shiena lagi.
Duke Carrole pun menolak memberi izin tapi melihat raut wajah kesedihan pada wajah Shiena membuat Duke Carrole menjadi tak tega. Duchess Carrole memberi izin tapi dengan syarat tak ada yang boleh tau bahkan perawat, empat Nona Catherine dirawat dan Nona Catherine sendiri tak boleh tau.
Shiena merasa bingung bagaimana melakukannya jika seperti itu namun Duke Carrole telah memiliki solusinya. Duke Carrole menjelaskan bahwa Shiena harus menggunakan Sihir Gelapnya untuk menyelinap dan datang tanpa diketahui siapapun dan Duke Carrole harus ikut untuk memastikan keselematan Shiena. Duke Carrole tak memberi izin jika Shiena pergi sendiri dan membahayakan dirinya.
Duke Carrole meminta Shiena memasukkan Duke Carrole ke dalam cincin ruang dan mengeluarkannya ketika situasi telah aman. Namun hal itu tidaklah mudah karena Duchess Carrole meminta syarat untuk ikut juga jika Shiena ingin mendapatkan izinya. Shiena pun menyetujuinya dengan berat hati meskipun ini akan merepotkan baginya. Shiena tak bisa menolak permintaan Duke Carrole dan Duchess Carrole yang sangat mengkhawatirkan dan menyayanginya.
#Bersambung#
Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁
__ADS_1
Terima kasih.. 🥰😍❤😘