The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 138. Ego yang Menang


__ADS_3

Anastasya terbangun di pagi hari ketika Duke Simons mencoba menggerakkan tubuhnya. Lalu, Anastasya tersenyum cantik di sinari matahari pagi.


"Selamat pagi Val." ucap Anastasya sambil tersenyum.


"Pagi Tasya." ucap Duke Simons bangun dari ranjang.


Duke Simons bergegas mengenakan kembali pakainnya dan bersiap untuk kembali ke tendanya. Anastasya yang khawatir Duke Simons lupa akan janjinya ternyata dibantahkan terlebih dulu.


Duke Simons memberi tau bahwa akan ada kereta kuda biasa yang cukup besar tanpa lambang keluarga yang akan mengantar Anatasya ke Vila milik Duke Simons. Duke Simons tidak bisa memberikan Anastasya kereta kuda yang memiliki lambang keluarga milik Duke Simons karena itu akan menghancurkan rencana yang telah disusun oleh Anastasya. Anastasya yang mengerti akan maksud Duke Simons pun tersenyum bahagia.


Lalu Duke Simons pun pergi dari tenda Anastasya. Anastasya yang ditinggal sendiri oleh Duke Simons memanggil


Amy yang awalnya telah menduga apa yang sedang dan telah dilakukan oleh Anastasya tak bisa menghentikan keterkejutannya karena apa yang difikirkannya ternyata benar. Amy ingin sekali menegur dan memberi tau Anastasya tapi Amy menghentikannya karena Amy sadar diri bahwa dirinya hanya seorang pelayan meskipun dirinya adalah ibu asuh yang telah membesarkan Anastasya dari bayi.


Amy awalnya adalah seorang Baroness tapi karena suaminya yang meninggal dalam kecelakaan yang meninggalkan banyak hutang sehingga semua harta mililnya diambil daj membuatnya menjadi rakyat biasa. Amy di ambil oleh Countess yang merupakan ibu kandung Anastasya untuk bekerja sebagai pelayannya.


Amy sangat menyayangi Anastasya dan ingin Anastasya mendapatkan semua hal yang terbaik tapi tak ingin Anastasya menjadi orang yang jahat yang melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan bahkan memusuhi orang lain ataupun mengorbankan orang lain untuk kesuksesan tujuannya. Amy hanya ingin hidup nyaman dan damai tapi sepertinya hal itu akan sulit terjadi mengingat Amy hanyalah seorang pelayan yang mengikuti keberadaan Tuannya.


Anastasya yang telah sadar dari tidurnya meminta Amy membantunya bersiap-siap dan menyiapkan sarapan untuknya tapi tiba-tiba ada seorang pelayan yang datang dan memberi tau bahwa ada sebuah kereta kuda yang besar dan juga indah datang untuk mengantar Anastasya.


Anastasya yang telah mengetahui keberadaan kereta kuda itu dari Duke simons memerintahkan pelayan itu untuk memberintau kusir agar menunggu karena Anastasya ingin bersiap-siap terlebih dahulu.


Anastasya yang telah berdandan dengan cantik pun menaiki kereta kuda lalu pergi dari tempat Acara Perburuan Naimar. Semua bangsawan telah kembali ke Kediaman mereka masing-masing bahkan Yang Mulia Putra Mahkota dan Yang Mulia Kaisar telah kembali ke Istana dan hanya menyisakan tenda milik Anastasya dan Duke Simons.


Duke Simons tak ingin kembali ke Kediamannya terlebih dahulu sebelum kereta kuda milik Anastasya pergi. Duke Simons ingin memastikan Anastasya pulang dengan selamat.


Selama perjalanan Amy merasa aneh dan bingung karena arah tujuan kereta kuda mereka tidak menuju ke Kediaman Count Roxable. Amy yang khawatir pun menanyakan hal ini pada Anastasya yang sedang membaca sebuah buku.

__ADS_1


"Nona, Saya mohon maafkan kelancangan saya. Saya merasa sepertinya kita telah salah jalan. Bukankah kita akan kembali ke Kediaman Count Roxable, Nona?" tanya Amy bingung dan takut.


"Kita tidak akan kembali kesana." ucap Anastasya santai


"A-apa?" teriak Amy.


"Amy! Apa kau tidak bisa bersikap biasa saja. Teriakanmu itu keras sekali. Gendang telingaku bisa pecah jika mendengarnya sekali lagi." ucap Anastasya kesal sambil memegang telinganya.


"Ma-maaf. Maafkan sa-saya Nona. Saya tidak sengaja. Saya hanya terkejut karena kita kita tidak kembali ke Kediaman Count Roxable." ucap Amy kecewa.


"Apa kau ingin tinggal lebih lama lagi disana? Aku tidak mau. Mereka memberikan kamar yang jelek dan juga sempit pada kita. Apa kau fikir, aku akan betah tinggal disana lebih lama lagi?" ucap Anastasya marah.


"Maafkan saya, Nona. Saya hanya merasa jika kita pergi sekarang dan tidak memberikan pemberitauan terlebih dahulu bukankah itu akan menyinggung perasaan Keluarga Count Roxable." ucap Amy merasa bersalah.


"Aku tidak peduli pada mereka. Mereka memperlakukanku dengan sangat buruk sejak awal kedatanganku. Lalu kenapa aku harus bersikap baik pada mereka? Aku telah bersumpah bahwa aku akan membalas semua perbuatan mereka jadi lihat saja nanti." ucap Anastasya dengan senyum liciknya.


"Tapi Nona bagaimana dengan Countess Roxable bukankah dia adalah orang yang baik. Dia selalu membela Nona disana." ucap Amy membela.


Amy yang mendengar perkataan kasar Anastasya hanya bisa diam. Amy tak bisa menyalahkan Anastasya jika bersikap buruk pada Count serta Putra dan Putrinya karena telah bersikap buruk terlebih dulu kepada mereka tapi untuk Countess tidak sepantasnya Anastasya menghina dan merendahkannya karena dia adalah orang yang baik. Amy ingin membela lagi Countess lagi tapi Anastasya telah memasang wajah tak ingin dibantah jadi Amy hanya bisa diam.


"Nona, jika kita tidak kembali ke Kediaman Count Roxable lalu kemana kita akan pergi?" tanya Amy.


"Kita akan ke Vila milik Tuan Duke Simons." ucap Anastasya santai.


"A-apa?" teriak Amy yang langsung menutup mulutnya dengan tangan.


"Ya, tentu saja. Duke Simons telah menyiapkan Vilanya untuk tempat tinggal kita sementara." ucap Anastasya.

__ADS_1


"Sementara? Apa kita akan diusir nantinya Nona?" ucap Amy bingung.


"Siapa yang akan mengusir kita. Kita akan tinggal di Vila itu sementara sampai Duke Simons menemukan dan membeli rumah yang bagus, besar dan mewah untuk tempat tinggal kita nanti


" ucap Anastasya bangga.


"Apa Duke Simons yang menanggung semuanya, Nona?" tanya Amy.


"Tentu saja." ucap Anastasya.


Tak lama kemudian mereka telah sampai di Vila milik Tuan Duke Simons. Anastasya yang keluar dari kereta kuda sangat terkejut karena disambut dengan sangat baik dan penuh hormat oleh semua orang yang ada di Vila itu termasuk Kepala Pelayan. Anastasya tak menyangka jika dirinya akan diterima dengan baik di Vila itu.


Semua dayang, pelayan, penjaga dan kesatria yang ada di dalam Vila itu telah mengetahui bahwa akan ada seorang Lady yang akan tinggal disana beberapa waktu dan mereka diperintahkan oleh Kepala Pelayan Utama dari Kediaman Utama milik Duke Simons untuk melayani Anastasya dengan sangat baik karena ini perintah langsung dari Tuan Duke Simons.


Semua orang diberi tau untuk melakukan semua hal yang bagus jika tidak ingin di pecat. Semua orang memperlakukan Anastasya dengan sangat baik dan penuh hormat karena berkat perkataan Kepala Pelayan Utama bahwa Lady yang datang ini adalah Calon Duchess di Kediaman Duke Simons di masa depan.


Semua pelayan selalu memuji dan memuja Anastasya yang berharap dapat menjadi pelayan kesayangan Anastasya dan dibawa ke ibukota ke Kediaman Utama. Anastasya yang mengetahui maksud semua orang hanya diam saja dan menikmati semuanya tanpa mengeluh atau menyia-nyiakan semuanya.


Anastasya yang merasa sangat lelah meskipun tidak menempuh perjalan cukup jauh tapi Anastasya merasa sangat lelah untuk semua hal buruk yang terjadi beberapa minggu ini. Anastasya tak menyangka bahwa dirinya memiliki Putra Mahkota meskipun Putra Mahkota memiliki wanita lain di hatinya dan Anastasya juga memiliki hati Duke Simons yang tak terduga. Bahkan Duke Simons akan melakukan apapun untuk membantu Anastasya mencaoai tujuannya.


Setelah mendapatkan perhatian dan merasakan sendiri perlakuan spesial dari Duke Simons. Anastasya merasa telah jatuh cinta pada Duke Simons tapi ego menutupi itu semua. Anastasya tak ingin menjadi seorang Duchess. Anastasya hanya ingin menjadi Permaisuri jadi jika Duke Simons berhasil menggulingkan takhta Kekaisaran maka saat itu juga Anastasya berjanji pada dirinya sendiri akan memilih Duke Simons sebagai pendampingnya.


#Bersambung#


Hai readers.. 😍🥰


Author mau tanya, maunya Anastasya nasibnya gimana ya di akhir cerita? Yang punya ide silahkan komen dibawah ya.. 👇😍🥰😘

__ADS_1


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘


__ADS_2