The Empress Of Mind Reader

The Empress Of Mind Reader
BAB 159. Marry dan Baron Fromboo


__ADS_3

Shiena yang telah selesai dengan pekerjaannya pun pergi ke lantai satu untuk mengganti penampilannya dan kembali ke Kediamannya bersama Marry.


Selama perjalanan, wajah Marry tak henti-hentinya memerah dan tersenyum. Shiena yang melihat itu mulai menggoda Marry.


"Ehem... Sepertinya saat ini ada yang sedang kasmaran." sindir Shiena.


"Siapa Nona?" tanya Marry bingung.


"Siapa lagi jika bukan dirimu." ucap Shiena sambil menggoda Marry.


"Ah, Nona. Saya tidak sedang kasmaran." ucap Marry.


"Benarkah? Lalu bagaimana kau bisa menjelaskan wajahmu yang memerah dan selalu senyum-senyum sendiri seperti itu jika tidak sedang kasmaran." sindir Shiena.


"Apakah terlihat jelas, Nona?" tanya Marry malu


"Tentu saja. Wajahmu itu sudah sangat merah seperti udang rebus." ucap Shiena.


"Udang rebus?" tanya Marry bingung.


"Ah, itu sudah lah jangan kau fikirkan." ucap Shiena.


'Gawat! Aku hampir saja mengatakan sesuatu yang tak pernah di ucapkan di sini. Wajar saja Marry bingung.' ucap Shiena dalam hati.


"Apa kau menyukai Baron Fromboo?" tanya Shiena langsung.


"Ah I-itu. Ya, Nona tapi saya tidak tau apakah Tuan Baron juga menyukai saya." ucap Marry sedih.


"Lalu, bagaimana pendapatmu? Apa Baron Fromboo memiliki ketertarikan padamu?" tanya Shiena.


"Se-sepertinya ya Nona tapi saya tidak bisa memastikannya lagipula saya hanya seorang pelayan." ucap Marry sedih.

__ADS_1


Shiena yang mendengar perkataan Marry hanya tersenyum karena bagi Shiena Marry bukanlah seorang pelayan. Marry lebih berharga dari itu. Marry adalah orang yang selalu bersama Shiena baik dikehidupan ini maupun kehidupan yang lalu.


Marry sangat setia padanya dan tidak seperti pelayan atau kesatria lain di Kediaman Duke Carrole yang hanya setia pada Keluarga Duke Carrole tapi tidak setia pada Shiena seperti Zee. Shiena lebih menghargai Marry karenanya Shiena ingin Marry mendapatkan kehidupan yang layak.


"Kau bukanlah pelayanku. Kau lebih dari itu bagiku Marry. Kau tidak boleh merendahkan dirimu. Jika kau menyukai Baron Fromboo maka maju dan dapatkan hatinya. Aku akan membantumu." ucap Shiena.


"Nona!" ucap Marry menangis.


"Kenapa kau menangis Marry?" tanya Shiena bingung karena Marry tak memikirkan apapun jadi Shiena tak bisa mengetahuinya.


"Sa-saya sangat beruntung melayani anda, Nona. Dulu, saya sangat yakin Nona akan berubah dan menjadi baik dan ternyata Nona sekarang tidak hanya menjadi baik bahkan sangat baik dan sangat dewasa. Saya merasa sangat senang, Nona." ucap Marry sambil menangis.


Shiena yang mendengar perkataan tulus dari Marry menjadi sangat tersentuh dan kemudian memeluk Marry. Shiena pun bertekad untuk membantu Marry agar bisa bersama dengan Baron Fromboo.


"Kita pergi ke butik sekarang. Jadi bisa kau kabarkan kepada supir bahwa kita tidak jadi kembali ke Kediaman." ucap Shiena.


"Tentu saja, Nona." jawab Marry.


Shiena dan Marry pun pergi ke butik langganan Shiena yang hanya melayani Bangsawan atas. Shiena pun memilih beberapa Gaun untuk dirinya lalu meminta Marry memilih beberapa Gaun juga untuknya.


Shiena berkata bahwa jika Marry ingin bersama Baron Fromboo dan mengubah statusnya serta hidupnya dan anaknya kelak maka Marry harus mulai dari sekarang.


Marry yang mendengar hal itu menjadi mengerti dan mulai memilih Gaun tapi pelayan di butik itu memasang wajah masam dan tak enak dilihat saat melihat Marry memilih Gaun dan berencana ingin mencoba beberapa Gaun.


Shiena yang melihat kejadian itu pun menegur mereka dan memberikan peringatan jika ingin tetap mendirikan butik di wilayah Keluarga Duke Carrole maka mereka harus mengetahui siapa Tuannya.


Semua pelayan butik itu pun terdiam setelah Manager sekaligus pemilik butik mengancam akan memecat mereka jika tidak melayani Marry dan Shiena dengan baik. Akhirnya Marry dapat memilih beberapa Gaun dan aksesoris yang pas sesuai seleranya.


Setelah itu, Shiena dan Marry memasuki Toko sepatu dan tas. Shiena dan Marry berbelanja sampai hari mulai gelap. Shiena yang sadar jika mereka terlalu bersemangat pun memutuskan kembali ke Kediaman Duke Carrole.


Marry membantu Shiena bersiap-siap dan saat waktu minum teh, Shiena meminta Marry untuk mencari pelayan lain yang akan mengganti posisinya karena mulai sekarang Marry bukan lagi pelayan Shiena.

__ADS_1


Marry yang mendengar itu pun mengerti dan langsung mengangguk. Semua pelayan di Kediaman Duke Carrole menjadi sangat iri kepada Marry karena diperlakukan sangat baik oleh Tuannya bahkan sampai dibelikan Gaun, Tas, Sepatu, Aksesoris dan Alat Makeup yang biasa dipakai oleh Bangsawan.


Keesokan paginya, Marry memperkenalkan Raina sebagai pelayan baru yang menggantikan dirinya. Shiena yang melihat Raina mengubah ekspresinya yang tadinya cerah di pagi hari menjadi sinis karena Shiena sekilas dapat membaca isi fikiran Raina yang ingin menggantikan posisi Marry dan membuat dirinya menjadi kesayangan Shiena.


Shiena tidak menyukai orang yang licik dan penuh trik tapi Shiena sudah bisa menebak hal itu akan terjadi karena perubahan status Marry yang mendadak.


Shiena yang tidak memiliki fikiran dan keinginan menjadikan pelayan lain sebagai salah satu orang kepercayaannya hanya menganggap biasa Raina bahkan Shiena mencoba membuli Raina dengan memarahi dan membentaknya beberapa kali.


Shiena yang memutuskan untuk memabantu Marry pergi ke rumah Baron Fromboo dengan alasan membicarakan bisnis tapi membicarakan hubungan Marry dengan Baron Fromboo.


Setelah sampai di rumah Baron Fromboo, Shiena dilayani dengan sangat baik dan Baron Fromboo menjelaskan keuntungan bisnis mereka dengan rinci tapi Shiena malah tidak terlalu fokus karena dirinya bisa membaca laporan itu sendiri.


Lalu, Shiena melanjutkan pembicaraan tentang Marry. Baron Fromboo sangat terkejut. Shiena yang membaca difikiran Baron Fromboo hanya tersenyum penuh makna karena Shiena tau bahwa perasaan Marry tidak lah bertepuk sebelah tangan.


Shiena pun memberikan kode kepada Baron Fromboo bahwa Marry bukanlah pelayannya tapi anak asuhnya yang sangat berharga. Marry juga tidak akan mempermasalahkan tentang status Baron Fromboo yang pernah menikah.


Baron Fromboo yang mendengar hal itu wajahnya mendadak ceria dan cerah. Baron Fromboo merasa seolah beban fikirannya selama bebapa hari ini sudah tidak ada.


Lalu, Shiean pergi meninggalkan Marry dan Baron Fromboo berdua. Shiena berencana akan pergi ke Toko Kue Larissa untuk menikmati cemilan serta teh hangat sambil menunggu Marry selesai dengan perbincangan mereka.


Shiena sadar bahwa Baron Fromboo memiliki banyak sekali hak yang ingin dikatakan dan begitu juga dengan Marry yang begitu banyak perasaan yang telah dipendamnya selama ini.


Ketika Shiena sedang menikmati kue strowberry kesukaannya. Shiena melihat Bangsawan Muda yang pernah menolongnya dari balkon Toko tapi tiba-tiba Bangsawan itu menghilang. Shiena yang merasa aneh mengalihkan pandangannya dan melihat kedepannya. Shiena merasa sangat terkejut saat menemukan ada seorang tamu tak diundang telah duduk di kursi didepan Shiena.


#Bersambung#


**Main tebak-tebakan yokkk...


Siapa ya tamu yang tak diundang itu?? 🤔😏🙄😚


Yang tau jawabannya, komen di bawah ya.. 👇

__ADS_1


Jangan Lupa Tekan Like, Komen, Vote dan Favorite nya ya.. 😁


Terima kasih.. 🥰😍❤😘**


__ADS_2