The Last Big Boss

The Last Big Boss
1


__ADS_3

Kota Z


SMA Sky kedatangan


sepasang murid baru, pindahan dari kota C. Seorang anak laki – laki bertubuh


tinggi berparas tampan bag dewa yunani. Dan seorang gadis bertubuh ramping berkaca


mata tebal dan kutu buku.


Kelas  10a


Hari itu kelas tak seperti


biasa, ruang kelas 10a  tampak gaduh


karena kedatangan seorang murid baru yang tampan rupawan.


“Hallo, namaku Ken, aku


anak pertama dari dua bersaudara. Lebih tepat nya aku kembar sich.


Aku pindahan dari kota C. Dan


untuk hobby, demi kesehatan jantung kalian kurasa kalian tak perlu tau. Salam kenal


semua. Perkenalan Ken yang begitu hangat.


Dan tentu saja disambut


heboh para siswa perempuan yang terpesona paras tampan nya.


Disisi lain, suasana kelas


yang sangat jauh berbeda.


Kelas 10b.


Suasana tenang seperti


biasa, tak tampak seperti ada hal baru yang menarik perhatian para murid.


Kedatangan seorang murid


perempuan bertubuh langsing, berpenampilan biasa dan berkacamata tebal tampak


nya tak mempengaruhi sedikit pun perhatian murid di kelas itu.


“halo, namaku Haya”. Ucap


Haya singkat sambil membungkuk hormat.


Tak ada sambutan hangat apalagi heboh seperti kelas 10a. Perkenalan singkat pun berakhir datar.


\=\=\=\=\=\=


Jam istirahat,


“bak buk bak buk” Suara


baku hantam terdengar dari belakang gudang sekolah SMA sky.


Suara rintihan menahan


sakit terdengar memilukan. Terlihat sekolompok murid berandalan sedang


menghajar kelompok murid yang terlihat lemah.


Hukum rimba. . . Yang kuat


yang bertahan yang kuat yang berkuasa. Tampaknya aturan bersekolah di SMA sky


menganut hukum itu.


Seorang gadis murid baru


berkaca mata tebal dan membawa sebuah buku yang hendak mencari tempat tenang


untuk membaca buku favorit nya tak sengaja melintasi lorong gudang dan


menyaksikan aksi baku hantam itu.


Langkah nya yang terhenti


ternyata di ketahui salah satu murid kelompok yang lemah, mata murid lemah itu


sedetik bertatapan dengan mata si murid kaca mata. Karna rasa takut nya murid


kaca mata mengalihkan pandangan nya. Saat hendak beranjak dari tempat itu,


salah satu murid yang kuat ternyata mengetahui keberadaan nya. Sontak murid


kaca mata itu di hadang sebelum kabur.


“yaa , jelek. Kau mau kabur


ya..” kata salah satu murid kuat yang menghadang nya.


Murid kaca mata yang


ketakutan itu keringat dingin tanpa menjawab pertanyaan murid yang menghadang


nya itu. Kaki nya yang lemas karna rasa takut di paksa nya bergerak mundur.


Langkah mundur yang sangat lambat dan berat. Di remas nya kuat buku yang di

__ADS_1


bawa nya. Bibir nya bergetar. Murid kaca mata itu benar benar seperti akan


meledak.


“yaaa , kau bisu ya " teriak nya yang merasa tak dianggap.


Murid kacamata itu kaget,


perasaan nya makin takut. Bajunya sudah basah karena keringat nya mengucur


deras.


Merasa diabaikan murid yang


menghadang nya itu hendak menampar murid kaca mata. Belom sempat tangan nya


mendarat ke wajah murid kaca mata...


“BUK . . “ murid yang


menghadang murid kacamata tadi tersungkur ketanah.


“Berani sekali kau


menyentuh nya dengan tangan kotor mu itu” ucap seorang murid bertubuh tinggi


tegap berparas tampan.


Ken tiba – tiba muncul


dari balik tubuh Haya si murid kaca mata.


Dengan emosi meluap murid


yang tersungkur sambil memegang pipi nya berdiri dan hendak membalas bogem


mentah yang di terima.


Kepalan tangan yang penuh


emosi di arah kah ke wajah Ken dan dengan mudah nya di tangkis oleh murid


tampan itu.


“jangan sok pahlawan kau setan”. Sembari mengumpat murid yang penuh emosi itu melayangkan tendangan samping


nya ke arah wajah Ken. Dan lagi – lagi dengan mudah di tangkis oleh Ken.


“Lemah” ucap Ken si murid


tampan meremehkan.


Murid kuat yang kena bogem


mentah itu memberi komando teman – teman geng nya yang ada di situ untuk maju


Hanya kurang dari 10


menit, belasan murid kuat yang tadi menghajar kelompok murid lemah itu


tersungkur ke tanah.


Beberapa murid lemah yang


tadi di di hajar pun menatap takjub pada aksi heroik laki – laki tampan murid


baru itu.


Sambil menaikan kacamata


nya yang hampir jatuh,


"Belasan orang 10 menit. "LEMAH". Tiba - tiba Haya berkomentar kemudian berlalu pergi begitu saja.


\=\=\=\=\=


Kantin sekolah.


“Kau dengar, ku dengar


sepasang murid baru pindahan itu membabat habis kelompok Nexon”. Ucap salah


seorang murid yang bergosip.


“hah, baru juga masuk


belom sehari sudah cari mati. Mereka benar – benar pasangan yang bodoh. Ucap


murid yang lain.


Tak lama berselang murid


perempuan yang ada di kantin terdengar histeris,


“waaaaaaaaaah,


waaaaaaaaaaah, waaaaaaaaoo, berbagai suara kagum membuat seisi kantin heboh.


Ken si murid baru yang


tampan muncul di kantin sekolah.


Langkah nya begitu santai,


kedatangan nya menarik perhatian kaum hawa.

__ADS_1


Murid - murid perempuan


terlihat tanpa sadar sampai meneteskan liur nya melihat si murid tampan


melewati mereka. Wajah tampannya seperti membawa sebuah senter kemana – mana.


Bercahaya.


Menyadari banyaknya para


murid perempuan yang mengagumi nya,


Ken makin tebar pesona.


Ken menghampiri meja teman


sekelas nya. Mereka menyantap makan siang dengan damai.


“oiya Ken, ku dengar kau


menghajar anak buah Nexon. Kau benar – benar cari mati Ken”. Ucap salah satu


teman kelas Ken.


“Nexon, siapa. Aku tak


mengenal nya”. Jawab Ken pasang tampang songong nya.


“ah benar, kau kan baru di


sekolah ini. Dengarkan aku, Nexon bukan lah orang yang bisa kau ganggu. Dia anak


konglomerat, donatur utama sekolah kita ini. Dan dia sangat suka bertarung. Di sekolah


ini, Nexon rajanya. Dia sangat hebat dan berkuasa disini.


“owh”. Jawab singkat Ken


tak acuh.


Merasa aneh dengan sikap


Ken yang datar, yang tak ada tampang takut – takut nya mendengar penjelasan


siapa Nexon, teman – teman Ken yang penasaran pun bertanya.


“yaaaak , Ken kau tak


mendengar ku kah” teman Ken kesal merasa Ken tak mendengar celoteh nya.


“dengar”. Jawab Ken datar  sambil memasukan sesendok nasi goreng ke


mulut nya.


“lalu”. Tanya teman Ken lagi.


Ken hanya mengangkat kedua


bahunya tanda tak perduli.


“kau benar – benar dalam


masalah Ken, kau mengganggu kesenangan kelompok nya. Nexon yang tak senang


pasti akan membalas mu. Tak ada kah rasa takut mu sedikit pun pada pembalasan


Nexon”. Tanya teman Ken berusaha menyadarkan.


”Takut, Hah tak mungkin lah”. Aku sudah memiliki seseorang yang ku takuti. Jawab Ken santai.


“ayah mu, Ya bedalah


Ken. Semua anak pasti takut pada ayah nya. Ini yang ku maksud orang lain. Yang


bukan orang tua atau saudara”. Sambung teman Ken yang sok tau.


“Kalian tau apa, orang


yang ku takuti bahkan juga ditakuti oleh ayah ku” ucap Ken yang kini berubah


serius.


Aura nya menghitam. Teman –


teman Ken yang semeja dengan Ken merasakan perubahan aura Ken yang mendadak berubah mengerikan.


Seketika bulu kuduk mereka berdiri.


Dengan tatapan tajam mendominasi, Ken berkata :


“Di dunia ini tak ada yang


ku takuti, kecuali dua”.


Satu Ibuku :



Dua :



“ADIK PEREMPUAN KU”


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Happy reading 🌷


__ADS_2