The Last Big Boss

The Last Big Boss
83


__ADS_3

KOTA A


\= \= \= \= \= MANSION HEKAI \= \= \= \= \=


" ya!!! Bocah tengik! Antar istri mu pulang sekarang juga! " suara dingin mematikan yang TAK TERBANTAHKAN!.



" Mom.. Mommy!!! " gumam Hekai lirih nyaris tak terdengar.


Haya menatap Hekai bingung.


" mommy!!! Hekai punya Mommy??? Sejauh yang ku tahu Hekai hanya memiliki seorang ayah yang berada di posisi ke dua mafia paling berpengaruh di kota Z. Dan itu arti nya adalah posisi setelah ayah Aron yang hingga kini masih duduk tenang di puncak kejayaan nya!"


" Lalu Mommy?? Mommy siapa yang Hekai maksud? Mommy nya kah?" Haya menatap tajam Hekai.


"Tunggu dulu!!! Mungkinkah ada informasi tentang Hekai yang aku lewat kan? " Haya terus bicara dalam hati sambil menatap penasaran Hekai.


" KAU!!!"



"SIAPA KAU SEBENARNYA? "


Haya bertanya - tanya dalam hati nya.


* * *


\= \= \= \= \= ATAP MANSION HEKAI \= \= \= \= \=


Sebuah Helikopter tampak bersiap mengudara!!!


Haya yang tak paham arti sikap Hekai yang di anggap lancang, terus berontak.


" He! Turunkan aku! Turunkan aku! " Haya terus mengomel di pelukan Hekai.


Hekai yang tak sempat menjelaskan situasi nya, tanpa permisi langsung menggendong Haya naik ke atap Mansion.


" He! Apa - apaan kau! Apa maksud nya ini? " Haya terus ngomel - ngomel tak habis pikir tindakan seeenak nya sendiri, Hekai.


Hekai tak menanggapi ucapan Haya.

__ADS_1


Wajah Hekai sungguh serius!


" Naiklah! Semua sudah kusiapkan di dalam! " Ucap Hekai datar namun terdengar mirip sebuah perintah.


Haya memandang kesal sikap bossy Hekai yang tampak mendominasi nya.


Tapi.... Aneh nya, Haya yang tak pernah tunduk bahkan pada siapapun bahkan seorang Mark sekalipun justru berubah penurut saat berhadapan dengan Hekai.


Otak Haya berkata tidak. Namun entah kenapa tubuh Haya merepon baik setiap tindakan lancang Hekai yang seenak - enak udelnya nya menyentuh tubuh nya tanpa permisi.


"Naiklah! Kita tak punya banyak waktu! Pertanyaan mu akan ku jawab nanti! " jelas Hekai yang seolah tau isi pikiran Haya, hanya dari tatapan aneh nya.


Tubuh Haya lagi - lagi merespon baik perintah Hekai.


Otaknya berniat berontak. Namun tubuh nya menuruti setiap ucapan Hekai.


Haya masuk ke dalam Helikopter seperti perintah Hekai.


"Wow!" seru Haya dalam hati. Mata nya melebar sempurna. Haya lagi - lagi takjub akan apa yang tersuguh di depan mata nya.


Helikopter yang di naiki Haya bukanlah helikopter biasa seperti pada umum nya.


Haya telan ludah kasar.


Hekai yang duduk berhadapan dengan Haya terus menatap Haya.


" pakailah! " Ucap Hekai sembari melempar setelan baju hitam mirip setelan milik Haya yang biasa dipakai nya saat sedang menjalankan misi.


Haya menatap heran Hekai.


" terlalu besar! Aku tak mau memakai nya. Tubuh indah ku tak kan terlihat jika aku memakai ini! " Ucap Haya sewot sambil buang muka.


" Pakailah! Dan kau akan tau apakah itu kebesaran atau sesak di tubuh mu! " Hekai pasang tampang datar tanpa senyum sedikit pun.


Entah kenapa! Lagi - lagi tubuh Haya seolah bergerak sendiri mematuhi ucapan Hekai.


" KAMPRET!!! Ada apa dengan ku! Tubuh ku sangat mematuhi setiap perkataan nya! Mungkinkah Hekai sudah membaca kan sebuah mantera pada ku ? Tidak! Itu tak bisa di biarkan. Aku tak bisa lebih lama seperti ini! Aku harus mencari dukun tandingan yang lebih sakti dari dukun Hekai! Lihat saja nanti!" gumam Haya dalam hati berpikir sesuka - suka hati nya.


Hekai terus memandang wajah cantik Haya tanpa berkedip.


Haya yang bersiap hendak mengganti bajunya tiba - tiba tersadar akan sesuatu.

__ADS_1


Haya mendongak menatap wajah tampan Hekai yang duduk di depan nya.


"Mau menatap ku sampai kapan. Bisa kah kau berbalik! Aku harus segera mengganti pakaian ku sebelum kita mendarat" Ucap Haya ketus.


Hekai tak menjawab. Hekai segera memalingkan wajah nya memandang awan putih dari cendela sayap.


Beberapa saat kemudian.


" baju apa ini? " batin Haya yang lagi - lagi merasa takjub dengan hal - hal baru yang ada di sekitar Hekai.


Haya terus menatap aneh pakaian yang di kenakan nya.


Tanpa berbalik. Seolah menyadari rasa ingin tau Haya.


" setelan itu hanya ada satu di muka bumi ini! Dan itu adalah milik mu. Aku Membuatnya khusus hanya untuk mu!". Ucap Hekai sambil menoleh pelan menatap Haya.


Haya tak menimpali ucapan Hekai.


Haya menatap wajah tampan Hekai.


Tiba - tiba suhu ruang heli tempat Haya dan Hekai duduk berhadapan berubah dingin mencengkam!


AURA iblis Haya ternyata mendominasi suhu ruang!.


Dengan tatapan membunuh penuh curiga! Haya yang tak berkedip menatap Hekai berkata:



"SIAPA KAU SEBENAR NYA??? "


DENG! DENG! DENG!


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


HAPPY BACA READER 🌷🌷🌷


follow me yak!!!


@uly-tsu


Bei bei

__ADS_1


__ADS_2