The Last Big Boss

The Last Big Boss
86


__ADS_3

KOTA C


\= \= \= \= \= MANSION BULAN \= \= \= \= \=


"BULAN DEPAN AKAN ADA PERNIKAHAN DI GELAR SI MANSION INI"


" HEKAI!!! DAN KAU HAYA!!! "



" PERSIAPKAN DIRI KALIAN!!! "


Bulan mengumumkan sebuah rencana besar.


Namun terdengar mirip sebuah perintah tak terbantahkan!


Jhuna dan Alex saling tatapan.


" TERKEJUT! " Sudah pasti.


Ken, Hera dan Jessy terperangkah. Ketiga nya mendadak linglung!.


Sementara Hekai yang sejak tadi menahan amarah nya tampak kaget mendengar ucapan Bulan.


Lalu Haya..


" MOM!!! " Haya berteriak membentak Mommy nya.


Bulan menatap santai putri cantik nya. Stella menatap kilat Haya sebelum akhirnya menatap sendu Hekai.


" MOM!!! Kau ini bicara apa?"


"PERNIKAHAN!!! oh ayolah mom. Jangan bercanda. Kau tau... Kau sedang bermain dengan masa depan ku Mom! " Haya yang keberatan memprotes habis - habisan rencana seenak nya sang Mommy.


" Kau tak mau kah? " tanya Bulan SANGAT AMAT SANTAI sambil menatap datar putri cantik nya.


" MOM!!! " lagi - lagi Haya berteriak.


Haya terlihat sangat kesal pada Mommy nya.


" ku tanya. KAU TAK MAU KAH? " Bulan mengulangi kalimat yang sama masih dengan nada yang super suantaiiii coooyyy!!!


Haya kesal bukan main.


" MOM! BERHENTILAH BERSIKAP SEOLAH INI SESUATU YANG TAK PENTING! " Haya terus menaikkan nada nya.


Haya menatap marah Mommy nya.


" Yak! Siapa bilang ini tak penting. Pernikahan ini sangat amat lah penting sayang. Mommy sendiri yang akan mempersiapkan semua nya. Kau bersantai lah, oke!" Ucap Bulan clengek-an tanpa beban.


Tak tampak sedikit pun rasa bersalah atau berdosa dari raut wajah cantik nya.


"MOMMY!!! KAU KETERLALUAN. MENYURUH KU MASUK KE NERAKA DAN BERTARUNG DENGAN RAJA NERAKA SEKALI PUN. AKU TAK AKAN MUNDUR MOM! TAPI MENIKAH!!! "


Haya menghentikan ucapan nya yang


nge-gass tanpa filter!


" HAH! BAIKLAH MOM!!! " Haya berbalik membelakangi Bulan.


" MENYURUH KU MENIKAH TANPA PERSETUJUAN KU! MAKA KAU HARUS BERSIAP... "



" KEHILANGAN SATU PUTRI MU!!! "


Ucap Haya tegas tanpa berbalik menatap Mommy nya.


Haya bersiap melangkah kan kaki nya meninggalkan ruang sialan beserta para penonton nya.


" KAU MENGANCAM KU??? "


Suara dingin dan terdengar mengerikan kembali mendominasi ruang.


Seketika Haya menghentikan langkah nya.


Haya yang merasakan setiap tulang nya membeku hanya karena satu kalimat tanya dari Mommy nya, mendadak membatu.


" KU TANYA KAU SEKALI LAGI! KAU MENGANCAM KU HAYA PUTRI ALEX KING?"


Bulan berteriak membentak Haya sejadi - jadi nya.


Alex, Jhuna, Jessy dan Hera saling tatap, ngeri.


Ken pipis di celana (dikit!).


Hekai yang belum pernah melihat kemarahan Bulan pada putra putri nya bisa semengerikan itu, mendadak berhenti napas 10 detik.


Stella menatap tak percaya Bulan.


Suasana berubah sunyi.


Bahkan lebih sunyi dari tanah kuburan!


Tiba - tiba!!!


"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Hiks.. " terdengar isak tangis seseorang.


Hekai yang mendengar cukup jelas suara seseorang menangis, mencari asal suara.


Hekai berjalan pelan mendekati asal suara isakan terdengar.


Betapa terkejut nya Hekai...

__ADS_1


" baby... " gumam Hekai lirih sambil menyentuh salah satu pundak Haya.


DAN!!!



" HUA! AAA AAA HUA! AA AA"


HAYA!!! Menangis sejadi - jadi nya mirip anak kecil yang kena marah.


" baby.. Astaga! Sayang! Cup - cup! Sudah - sudah! Baiklah - baiklah! Jika kau tak ingin kita menikah bulan depan. Kita tak usah menikah. Berhentilah menangis oke. Kau sangat jelek saat menangis! Cup - cup!


Hekai berusaha menenangkan tangisan Haya.


"Cup! Cup! Cup! Sudah ya.. Sudah.. Kita tak akan menikah.. !


"HUA! HUAAA! AA! Mommy jahat He! Mommy jahat! Huaa! Huaa! "



" iya iya.. Mommy jahat. Sudah ya sayang.. Sudah... Jangan menangis lagi... Cup! Cup! "


Hekai memeluk hangat tubuh Haya.


" O' tapi He. Kau bilang tadi bilang tak akan menikahi ku. Apa maksud mu? Apa itu berarti kau menolak ku mentah - mentah! Begitu kah maksud mu hah! " Haya yang berhenti menangis tiba - tiba dalam sekejap berubah sikap.


" HEUH! " Hekai menatap tak mengerti wajah cantik Haya.


" jawab! Kau menolak menikah dengan ku! Apa maksud mu hah! " Haya marah - marah seenak nya pada Hekai.


Hekai garuk kepala.


Jhuna dan Alex saling tatap.


" puteriku..??? " gumam Alex lirih sambil menatap bingung Jhuna.


Jhuna menatap datar Alex.


Ken Jessy dan Hera menonton dengan santai nya.


Ketiga nya meubah posisi tubuh tegang mereka menjadi bersandar santai di sisi tembok.


Stella dan Bulan menatap datar drama Haya dan Hekai.


Sambil melipat kedua tangan nya di dada!.


"Sudah ku bilang! Hanya bocah tengik itu yang pantas untuk putri ku! " gumam Bulan lirih tanpa menoleh ke arah Stella.


Sambil memasukkan kedua telapak tangan nya di saku celana!.


"Penilaian mu memang tak pernah salah Nona!" Stella dengan santai nya menimpali ucapan Bulan.


"Tentu saja!... BESAN!"


Stella tersenyum kecut!.


B


E


S


A


N


?


?


?


Terdengar suara SEREMPAK dari Jhuna Alex Ken dan Jessy????


Ke empat orang yang mendengar ucapan Bulan dengan amat sangat jelas menatap Stella dan Bulan, BUTUH JAWABAN!!!


Stella dan Bulan yang bag maling ketangkep basah saling tatap.


Haya yang masih di pelukan Hekai menatap penasaran Mommy dan tangan kanan nya.


Hekai menatap datar Stella. Stella membalas tatapan Hekai.


Sedetik kemudian, Stella dan Hekai tersenyum hangat bersamaan!.


Haya tercengang.


"Ada apa ini? "


" MOM! Tante! " Haya menatap Stella dan Bulan bingung.


" Bukan tante! Tapi Mommy! " Ucap Bulan santai sambil tersenyum hangat.


"HAH!" seru Jessy Ken dan Hera bersamaan.


"Baby... Apa ini. Bisakah kau menjelaskan semua nya dengan baik! " Alex benar - benar tak mengerti situasi dan kondisi saat itu.


" Bulan.. Stella! Rahasia apa yang kalian sembunyikan dari kami! "Jhuna yang penasaran ikut bicara.


Stella dan Bulan lagi - lagi saling tatap.


Bulan tak menjawab. Bulan hanya melempar senyuman cantik ke arah suami dan kakak nya yang tampak bingung.


" Selamat datang di keluarga King sayang! " sambut Stella menatap hangat Hekai yang masih memeluk Haya.

__ADS_1


Hekai membalas senyuman hangat Stella.


" Terimakasih Mommy!!! " jawab Hekai sopan.


"HAH!!!"


M


O


M


M


Y


???


Seru Jessy Ken dan Hera lagi - lagi bersamaan!.


"Yak! Kalian sedang melakukan paduan suara kah! Berisik!" Bentak Haya kesal dengan sikap ketiga saudara bodoh nya!.


"Yak! Kak Aya! Aku tak bodoh ya! " Hera perotes!.


" Aku juga tak bodoh kak Aya! " Jessy tak terima.


" DAN aku apalagi!" Ken ikut ambil suara.


"Cih!" Haya berdecih ria sambil buang muka.


Stella dan Bulan tertawa kecut melihat tingkah anak - anak mereka.


Yah! Stella yang adalah tangan kanan Bulan juga sangat menyayangi Jessy Ken dan Haya.


Stella yang telah hidup bersama Bulan sejak Usia nya 8 tahun kala itu (di season 1 cerita lengkap nya) tak pernah Sedikit pun mengecewakan apalagi melakukan pengkhianatan dalam organisasi gelap Bulan.


Stella yang telah bersumpah setia, mendedikasikan seluruh hidup nya untuk keluarga Bulan.


Bahkan sampai harus hidup terpisah dengan anak kandung nya sendiri, Hekai Shu!.


***


\= \= \= \= \= RUANG KELUARGA \= \= \= \= \=


Seluruh keluarga King berkumpul!


Wajah - wajah butuh jawaban versi cerita lengkap menatap Stella dan Bulan bergantian.


Bulan dan Stella seperti sedang menghadapi sidang!


"Baiklah Mom! Bisakah kau mulai?! "


Pinta Haya tanpa basa - basi.


Bulan menatap Stella. Stella yang sangat mengetahui perangai luar dalam Bulan menarik napas nya dalam - dalam!.


" Yah! Baiklah! Aku tak tau harus mulai dari mana tentang kisah ku dan Hekai. Seperti yang sudah kalian tau. Hekai Shu adalah Putra ku! " jelas singkat Stella dengan gaya santai nya.


" Jadi benar Hekai putra mu tante Stella! Bukan HOAX!!! "Jessy yang tak mempercayai pendengaran nya berusaha mencari jawaban pasti.


" Hm! Benar nona Jessy! " jawab Stella sopan.


" Lalu.. Kenapa selama ini kau tak pernah terlihat bersama Hekai. Apa karena perceraian mu! Lantas kau memilih meninggalkan Hekai bersama ayah nya! "


Ken yang sok tau ikut bicara.


" ah.. Soal itu tidak sepenuh nya benar tuan muda! "


" Karena suatu alasan yang membuat keluarga Shu berhutang budi pada saya. saya akhirnya menitipkan Hekai kepada keluarga Shu sebagai balasan nya! Dan kebetulan mereka tak memiliki seorang pewaris. Jadi lah Hekai menjadi pewaris tunggal kerajaan hitam keluarga Shu! "


" Singkat nya begitu tuan muda! " jelas Stella tak bertele - tele.


" LALU... SIAPA AYAH KANDUNG HEKAI? "


Satu pertanyaan mematikan terlontar dari mulut pedas Hera yang sejak tadi terdiam hanya menyimak.


Stella spot jantung!.


Lidah nya mendadak kelu. Aura khawatir bercampur takut sangat jelas terpancar dari wajah cantiknya.


Stella mendadak keringat dingin!.


Stella menatap tajam Bulan.


Hekai menatap Mommy nya cemas!.


Suasana berubah hening!


Sedetik kemudian...


Dengan tatapan bengis yang tanpa ampun. Seolah mengingatkan sebuah dendam yang mendarah daging!.


BULAN BERKATA:


HEKAI!!!



PUTRA YORD!!!


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


HAPPY BACA READER 🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2