The Last Big Boss

The Last Big Boss
15


__ADS_3

Mansion Ken Haya.


"Ukh.... Pelan akak. Sakit tau.. ". Rintihan manja Jessy pada Ken yang membalut luka robek di bibir nya.


Haya tampak serius membaca buku nya sambil melipat kaki.


" Mom tak melarang kalian bersenang senang di kota ini. Tapi jangan lupa pada janji kalian" Gumam Bulan yang sedang ikut bersantai di ruang keluarga sore itu.


"Tapi, Dad penasaran. Teman main kalian kali ini siapa sih. Kalian cukup memakan banyak waktu untuk bersenang - senang kali ini". Ucap Alex mengusap lembut kepala istri nya yang berbaring manja di pangkuannya nya.


"Hanya seorang penguasa tingkat tiga di kota Z.". Jawab Haya datar.


""Owh..". Jawab Bulan tak kalah datar.


Oiya.. Mom and Dad akan pulang malam nanti. Jangan lupa acara kita bulan depan...


Jaga diri kalian. Jangan bermain terlalu letih. Dan ingat siapa kalian. selesai main,


"BERES KAN DAN JANGAN SISAKAN".


Ucap Bulan dingin sambil beranjak dari tempat nya diikuti suaminya.


Jessy dan Ken menatap Mom nya ngeri...


"Merinding aku kak.... ". Gumam Jessy sambil menatap punggung Bulan yang berlalu pergi.


" Aku juga".. Imbuh Ken yang menatap kilat Jessy dan kembali menatap punggung mommy nya.


Haya yang asyik membaca buku nya beranjak dari kursi nya..


"Kak Aya mau ke mana".. Tanya Jessy penasaran.


Haya menghentikan langkahnya. Tak menjawab. Hanya menatap kosong ke depan. Namun aura yang di pancar kan sungguh gelap. Seolah muncul api Hitam yang berkobar dari tubuh nya. Haya berlalu pergi tanpa suara.


Ken dan Jessy yang melihat sikap Haya bergidik ngeri. Aura mematikan yang di pancarkan Haya dalam diam mampu membuat tubuh Ken dan Jessy membeku.


"Hiii.. ". Beo Jessy sambil mengelus tubuhnya sendiri yang terasa dingin.


" Huhft.... ". Ken buang napas besar. Lega.


" Kak.. Kau yakin mommy dan kak Haya itu ibu dan adik mu?.. Gumam Jessy memastikan.


"Entah lah aku sendiri tak yakin... ". Jawab Ken ragu.


" Benar - benar ibu dan anak"...


"MENGERIKAN"... Gumam Jessy mengakhiri rasa takut nya.


\=\=\=\=\=


Ruang pengendali mansion Ken Haya.

__ADS_1


"Ada apa....?". Tanya Bulan pada Haya


Hanya ada mereka berdua di ruang itu.


"Belum pasti". Jawab Haya singkat.


Mata Bulan membulat sempurna.


"Seseorang mengikuti kami".


"Seseorang yang cukup "KUAT". Tak terlihat terkejut dengan aksi bertarung kami". Jelas Haya curiga.


"Tak mungkin... Jason masih berada di Kota A. Di dunia ini tak banyak mafia keji yang cukup berani mengusik keluarga "King". Ucap Bulan berpikir keras.


"Baiklah kau tau apa yang harus kau lakukan. Tetap bersembunyi selama mungkin. Mom akan mengurus yang lain di kota C". Ujar Bulan pada Haya.


"Dan ingat... Jangan sampai terluka. Atau aku sendiri yang akan menghukum mu". Ucap Bulan memperingatkan Haya dingin.


\=\=\=\=\=


Nexon prov


"Kalian mati saja.... ".. Ucap Jezz meniru kan ucapan Ken sinis.


" 40 DETIK. Seru Haya sambil memainkan katana nya.


Ken dan Jezz yang seolah mendapat Tantangan bermain dengan semangat melesat cepat menghampiri puluhan mafiso tersisa.


Kurang dari 20 detik.. Lantai ruang tengah bar milik kakak Nexon menjadi ladang tumpukan mayat.


Tersisa Willson, Nexon dan kakak nya yang sudah tak ada daya lagi.. Mata mereka menjadi saksi pembantaian mengerikan yang dilakukan ketiga murid baru sekolah nya itu.


Ken, Jessy dan Haya yang berdiri di tengah kumparan ratusan mayat itu terlihat bag malaikat maut yang menjalankan tugasnya dengan bengis dan tanpa ampun. Pemandangan yang sangat mengerikan.


Nyawa kakak Nexon, Willson dan Nexon sudah di ujung tanduk. Menyadari hal itu kakak Nexon yang pasrah berkata:


"Jadi begini kah akhir ku..". kakak Nexon berusaha tenang.


Dengan tangan yang gementar.. Kakak Nexon menyalakan rokok nya. Di hisap nya dengan tenang.


Fiuuuh... Asap rokok keluar dari mulut nya.


"Jadi bolehkah aku tau siapa kah tuan - tuan terhormat ini sesungguhnya".


"Heh.. Baiklah. Aku tak tega kau mati penasaran". Ucap Ken meremehkan.


"Di dunia bawah tanah Pernahkah kau mendengar seorang "KING"". Ucap Ken dengan tatapan iblis yang mematikan.


Jantung Kakak Nexon berhenti sedetik. Mata nya terbelalak. Napasnya menderu. Jari tangan nya tak lagi ada daya. Rokok di tangan nya pun jatuh membakar jas nya.


Kakak Nexon seperti melihat hantu..

__ADS_1


Nexon dan Willson yang masih tak mengerti arti ketakutan kakak Nexon pun memandang Ken dan kakak Nexon bergantian.


"BI... BIG BOS". Gumam lirih kakak Nexon sekuat tenaga. Dan 2 kata itu berhasil membuat Willson dan Nexon merasakan ketakutan yang sama dengan kakak nya.


Mata Willson dan Nexon kini menatap ngeri pada Ken, Jessy dan Haya.


"Ah... Dari tatapan kalian kurasa kami ketahuan ya".. Ucap Jezz menyeringai.


"TAK.. TAK.. TAK... TAK TAK TAK TAK.. ".. Langkah santai Haya kemudian terdengar cepat..


" SREEET...". Katana Haya menyayat batang leher kakak Nexon.


Jezz tak mau kalah dengan cepat Jezz melompat ke arah Willson dan,


"KLEK.. ". Batang leher Willson patah sekali putar.


Nexon yang melihat kakak dan sahabatnya tak lagi bernyawa tak bisa merasakan lagi tubuhnya.


Seolah nyawa nya sudah terlepas dari raga nya.


Dengan mata penuh permohonan.. Ken yang menghampiri Nexon santai tersenyum iblis.


"Kau bos Nexon ya.. Perkenalkan aku.... ".. Ucapan Ken terhenti sambil mencekik batang leher Nexon...


Nexon yang muntah darah menatap tajam Ken.


"MONS... MONSTER". ucap Nexon terbata - bata. Ken tersenyum.


Nexon tinggal nama.


"BUM... BUM... BUUUUM...". Bar mewah berisi ratusan mayat itu di ledakan Haya.


Haya, Ken dan Jezz keluar dari Bar yang terbakar hebat.


Mereka yang berjalan santai di antara kobaran si jago merah yang mengamuk benar benar terlihat seperti Iblis neraka yang selesai menjalankan tugas nya.


Sangat mengerikan. Tanpa menghentikan langkah nya Haya menatap kilat sebuah cahaya merah seperti mengawasi nya di sudut ruang gelap bangunan tinggi di seberang jalan.


Benar saja,


Di sisi lain di sudut ruang gelap seseorang menyaksikan aksi brutal Haya dan Ken melalui teropong nya.


"SANGAT CANTIK... DAN MEMATIKAN". Gumam seseorang di ruang gelap itu menatap Haya penuh arti.


"Permainan baru dimulai baby.. ". Gumam nya. Sambil lalu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Happy reading all 🌷


Jangan lupa like dan koment ya. Bei Bei 😉

__ADS_1


__ADS_2