The Last Big Boss

The Last Big Boss
8


__ADS_3

"Hallo baby..?".. Sapa Mark pada Haya.


Haya memandang bingung pada Mark.


"Kau mengenal ku...?. Ucap Haya heran.


Mark yang sadar Haya salah paham pada maksudnya pun segera menunjuk earphone mini yang terpasang di telinga nya.


"Oh.. Menelepon. Kupikir menyapa ku". Batin Haya kembali cuek.


Mark yang hampir ketahuan pun bernapas lega.


"Ceroboh nya aku.. Ah pesona nya benar - benar membuat ku linglung" Batin Mark.


Kelas pun di mulai seperti biasa. Haya tak terpengaruh sedikit pun dengan suasana kelas yang sekali kali terdengar seperti pasar loak. Apalagi saat semua hal berhubungan dengan Mark.


Bel istirahat berbunyi. Haya yang merasa lapar menuju kantin guna memenuhi kebutuhan gizi cacing di perut nya.


Tak berapa lama Haya yang duduk di pojok tanpa mempedulikan sekitar itu terganggu dengan keributan yang terjadi.


"WAAAOW....WAAAAH.... AAAA... ".. Teriak histeris murid perempuan yang ada di kantin.


"Benar - Benar ketampanan yang sempurna". Ucap murid lain yang hampir meneteskan liur nya.


Para murid perempuan mengelu elu kan sosok Ken yang baru saja tiba di kantin bersama teman - teman nya.

__ADS_1


Menyadari ketampanan nya jadi pusat perhatian, Ken makin tebar pesona. Namun itu tak berlangsung lama. Tiba - tiba tubuh Ken merinding. Bulu kuduk nya berdiri tegak lurus. Ken yang menyadari penyebab perubahan tubuhnya itu pun segera memutar bola mata nya mengabsen seluruh ruang kantin.


Dan benar saja. Sepasang mata elang di  sudut ruang kantin, menatapnya tajam. Ken yang menyadari pemilik mata mengerikan itu pun langsung ter tunduk layu. Pesona nya yang tadi di tebar nya ke seisi ruang kantin seolah redup seketika. Ken duduk dengan wajah lesu.


"Maaf...". Ucap Ken pada earphone yang terpasang di telinga nya.


"Hm..". Jawab singkat Haya yang kembali melahap makan siang nya.


Tak berapa lama keadaan tenang itu berlangsung giliran kehadiran Mark kini yang di sambut tak kalah heboh oleh murid perempuan. Suasana kantin kembali ricuh. Haya yang tak menyukai keramaian pun membanting sendok garpu nya dan memilih pergi dengan senyap.


Ken menatap Mark tak peduli. Tampak Mark pun hanya memandang sekilas Ken.


"Siapa...?". Tanya teman Ken sambil menatap Mark yang sedang mencari kursi kantin yang kosong.


"Kudengar ada murid baru di kelas 10b. Mungkin itu dia". Jawab teman Ken yang lain.


Kini Ken benar - benar tertarik dengan sosok Mark. Mata Ken seolah mencari sesuatu yang salah pada tubuh Mark. Tapi tak berapa lama Ken yang masih fokus menatap Mark pun dikejutkan oleh teman nya yang dari tadi memanggilnya tapi tak digubris.


"Kau.. Naksir sama anak baru itu. Kau menatap nya sampai liur mu menetes tuh.". Tanya teman Ken menggoda...


Ken yang panik kemudian menggosok mulutnya.


Dan hal itu berhasil membuat teman - teman Ken tertawa lucu.


"### His...". Dengus kesal Ken di kerjain.

__ADS_1


Mansion Ken Haya.


"Yaaak, murid baru di kelas mu itu ganteng juga ya..!". Ucap Ken yang baru saja bergabung dengan Haya yang sedang bersantai di taman dalam mansion mereka.


"Masih gantengan kau lah". Ucap Haya cuek yang tak mengalihkan pandang dari lembar kertas yang di baca nya.


"Hm... Kalau itu jelas....". Jawab Ken sombong.


"Tapi, dia bukan lah orang yang sesederhana kelihatan nya". Ucap Haya yang kini berubah mode serius membahas Mark.


Ken menatap tajam Haya.


"Dia juga menggunakan earphone mini yang sekilas kulihat saja itu pastilah di rancang khusus". Jelas Haya yang masih serius.


"Seperti yang kita pakai..?". Tanya Ken..


"Terlihat mirip.. Tapi aku belum memastikan nya!. Ujar Haya menjelaskan.


"Jika memang begitu ada nya, maka dia juga berasal dari dunia yang sama dengan kita". Ucap Ken curiga.


"Bahkan mungkin,


"DIA SEDANG MENGINCAR KITA".


Imbuh Haya yang kini saling tatap dengan Ken.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Happy reading all 🌷


__ADS_2