
KOTA TUA!!!
\= \= \= MANSION GUMMI \= \= \=
TAK! TAK! TAK! TAK!
Suara keras dua benda padat baku hantam.
TAK! Bodyguard Gummi menghantamkan tongkat panjang nya ke arah Stella dari sisi kanan.
Tak! Stella menangkis ayunan tongkat bodyguard Gummi dengan sangat mudah.
"cih! " Stella menyeringai..
DAN!!!
DUAK!!! Stella melayangkan tendangan memutar nya menghantam wajah bodyguard Gummi.
Puuffff!!! Bodyguard Gummi menyemburkan darah segar dari mulut robek nya.
Sreeek.. Sreek... Sreek...
Tubuh semboyongan bodyguard Gummi terseok nyaris jatuh.
"Seh!!! " gumam si bodyguard sambil mengusap darah segar yang terus mengucur melewati dagu nya.
Bodyguard Gummi kembali ke posisi kuda - kuda siap menyerang.
Sorot mata tajam nya menatap dendam pada Stella.
" Stella kok di lawan "
Stella pasang tampang songong.
Stella tersenyum remeh.
Bodyguard Gummi naik darah.
"BANG (sensor) SAT!!! " maki bodyguard Gummi sembari kembali menyerang Stella.
Tap! Tap! Tap! Tap!
Langkah sentai Stella menyambut kedatangan bodyguard Gummi.
" KEPAR (sensor) AT!!! " teriak bodyguard Gummi sembari loncat tinggi, bersiap menghantam kan senjata panjang nya ke arah Stella.
" MATI KAU!!! " teriak lantang bodyguard Gummi terlihat sangat bernafsu meremukan tulang belulang Stella.
Hiiiyaaaak!!!
TAK!!!
KERATAK!!!
Tongkat di tangan Stella retak.
Bodyguard Gummi berhasil meremukan tongkat Stella dalam sekali hantam.
Posisi kedua nya kini membentuk huruf T.
Dengan rasa bangga nya, bodyguard Gummi menatap tajam mata Stella sembari tersenyum remeh.
Alih - alih terintimidasi...
Stella!!!
Justru membalas tatapan bodyguard Gummi datar sembari tersenyum iblis.
" BODOH!!!" maki Stella dingin sembari menatap tajam bodyguard Gummi.
Sedetik bodyguard Gummi menatap tak mengerti Stella.
" Dia yang ku hantam.. Dia yang ku serang... Dan senjata dia pula yang ku patah kan.. Tapi ucapan nya kenapa terkesan aku yang dalam masalah besar"
Pikir bodyguard Gummi dalam hati.
Tak perlu waktu lama untuk menjawab rasa penasaran dan tak paham Bodyguard Gummi.
Stella dengan wajah tenang nya senang hati memberi jawaban mutlak!!!
" TAK! " Stella mematahkan tongkat nya sendiri.
__ADS_1
Bodyguard Gummi keheranan.
" SHOW TIME!!!
Stella mematenkan senyum iblis nya.
DAN!!!
BUAK!!! Bogem mentah pertama Stella mendarat di wajah si bodyguard.
Bodyguard Gummi hilang keseimbangan.
BUAK! BUAK! BUAK!
Bogem mentah kembar tiga milik Stella mendarat sempurna di tempat yang sama.
Bodyguard Gummi pusing!
BUAK!!! Bogem ke empat!
Bodyguard Gummi hilang akal!
BUAK!!! Bogem ke lima!
Bodyguard Gummi lupa diri!
DAN DUAK!!! Tendangan kuat andalan Stella menghantam dada si bodyguard Gummi.
Bodyguard Gummi HILANG INGATAN!!!
Sreek! Sreek! Sreek!
Ukh! Rintih bodyguard Gummi merasa sakit yang teramat sangat di sekujur tubuh nya.
Stella benar - benar meremukkan tulang belulang bodyguard Gummi dengan tangan Kosong nya.
Stella menatap remeh si bodyguard.
Sambil mengusap saos kecap sambal tomat yang mengalir deras dari hidung mancung nya.
Bodyguard Gummi yang terlihat tak kapok kembali berdiri atur napas sembari menatap tajam wajah cantik Stella.
" cuih" bodyguard Gummi buang ludah kasar.
Tanpa melepas pandang nya..
KLAK!!!
Bodyguard Gummi mematahkan tongkat di tangan nya sendiri.
Tapi OW! OW!
Ternyata!!!
Tongkat panjang yang menjadi senjata pamungkas Bodyguard Gummi berubah bentuk menjadi sepasang samurai kembar.
Bodyguard Gummi ambil posisi siap menyerang.
Stella pasang tampang datar.
" cih.. Dasar nya bodoh tetap lah tak pintar!" gumam Stella tenang - tenang menghina.
Bodyguard Gummi tersinggung.
Dengan wajah kesal yang terhina bodyguard Gummi tanpa pikir panjang lagi ambil gerakan cepat.
Hiyaaaat!!! Teriakan semangat si bodyguard hendak memotong - momongan tubuh sehat Stella yang hanya berdiri membatu.
" ku cincang kau!!! " teriak nya lagi sembari mengayunkan samurai kembar nya ke arah Stella.
Stella tak bergerak sedikit pun.
Ujung pipih samurai kembar si bodyguard semakin mendekati daging segar tubuh Stella.
DAN!!!
DOOR!!!
" BERISIK!!! "
BRUK!
__ADS_1
Bodyguard Gummi tewas seketika dengan jidat yang berlubang!!!
Stella menatap dingin tubuh tanpa nyawa si bodyguard.
Sementara itu...
Gummi yang sejak tadi hanya menonton aksi mengerikan Stella, terlihat tenang.
Bulan memasang ekspresi yang kurang lebih sama dengan Gummi. Namun yang di lihat Bulan bukanlah aksi gila Stella.
Yang Bulan perhatikan sejak awal adalah sosok Gummi.
" pengendalian diri yang bagus " batin Bulan seperti menangkap sesuatu yang tak biasa dari sosok Gummi.
Dengan wajah super cantik yang tenang.
Gummi berjalan anggun mendekati Stella yang masih berdiri membatu di atas kepala mayat si bodyguard.
Tak ada tanda - tanda hendak menyerang ataupun ekspresi bengis yang haus darah dari gerak - gerik Gummi.
Gummi hanya berjalan. Berjalan pelan dengan langkah nya yang pendek teratur.
Wajah pucat nya begitu tenang dan terlihat sangat sopan.
Benar - benar wajah khas wanita bunga sakura.
Stella menatap waspada sosok tenang Gummi.
Bulan menatap tajam Gummi tanpa berkedip sedetik pun.
Tak meleset!
Benar saja!!! Sedetik kemudian!.
TIBA - TIBA!!!!
SANGAT CEPAT!!!
NYARIS TAK TERLIHAT MATA TELANJANG!!!
SREEEEEET!!!!
Gerakan kilat Gummi niat hati ingin menebas lengan Stella.
Namun!!!
TES! TES! TES! Darah segar menetes deras.
Lengan Gummi robek.
Seseorang bergerak lebih cepat dari kecepatan menyerang Gummi.
" BANG (sensor) SAT!!!! " batin Gummi terkejut dengan luka robek nya.
Sambil menggenggam kuat samurai di tangan nya.
Gummi yang terbakar amarah balik badan hendak melihat sosok yang melukai lengan nya.
Seketika... Mata Gummi terbelalak lebar.
Ekspresi wajah yang tadi nya marah dalam sekejap berubah syok.
Betapa terkejut nya Gummi!
Dengan menggenggam sebuah katana panjang di tangan...
BULAN!!! Menatap nya tajam.
" AKULAH !!! "
LAWAN MU!!!
DENG! DENG! DENG!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
HAPPY BACA READER 🌷🌷🌷
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE BINTANG 5!
TERIMAKASIH READER!!!
__ADS_1