The Last Big Boss

The Last Big Boss
9


__ADS_3

SMA Sky.


"Bruk.... Ah maaf". Ucap Haya ter tunduk tanpa melihat siapa yang di tabrakan nya.


"Ganti rugi". Jawab singkat orang itu.


Merasa familiar dengan pemilik suara yang terdengar berat itu, Haya buru - buru mendongak kan kepala nya. Mata berteka beradu kilat.


Benar saja.. Mark yang di tabrakan nya.


"Sialan"... Batin Haya, sambil menatap benci Mark.


Mark yang beradu mata kilat dengan Haya pun tersenyum geli.


Haya hendak buru - buru beranjak pergi tapi langkahnya di hadang Mark. Haya kesal. Terpaksa Haya meladeni kelakuan konyol Mark.


"Katakan". Ucap Haya malas.


"Kau menabrak ku.. Bukankah harus ada ganti rugi? ". Ucap Mark sok cool.


"Tak usah bertele tele. Katakan". Imbuh Haya masih malas.


"Jam 8 Malam ini. Cafe rose". Jawab Mark cepat.


"Terlalu malam. Tak bisa". Jawab Haya menolak.


"Jam 7".. Ucap Mark singkat.


"Belajar". Jawab Haya cepat.


"Jam 5". Mark kembali menawar.


"Olah raga". Jawab Haya tanpa pikir.


"PULANG SEKOLAH, PULANG BERSAMA DAN TEMANI AKU MAKAN SIANG. TAK ADA ALASAN "TIDAK" ". Ucap Mark cepat tanpa kedip.

__ADS_1


Haya menatap Mark melongo.


"Sinting"... Ucap Haya sambil menatap malas Mark kemudian berlalu pergi.


"His.... " Dengus Mark kesal.


Sampai nya di kelas. Seperti biasa Haya bersikap seolah tak mengenal Mark. Sementara Mark yang selalu di kerumuni dan menerima bingkisan dari murid perempuan sesekali mencuri pandang ke arah Haya.


" Kau tak apa".. Terdengar suara dari earphone yang di kenakan Haya.


"Hmm.. ". Jawab singkat Haya.


" Apa perlu kuberi peringatan pada nya ". Ken kembali menawarkan jasa.


"Diamlah. Kau berisik". Ucap Haya dingin.


Bel berbunyi.. Tiba saat jam belajar usai... Mark tak tampak di kursi nya sejak pelajaran terakhir.


"Mungkin sudah pulang duluan". Batin Haya.


"Yaaak... Kau apa - apaan". Ucap Haya kesal.


"Kau lupa janji kita. Aku lelah menunggu mu". Ucap Mark terlihat lebih kesal.


"siapa suruh tunggu.. ". Gumam Haya lirih masih bisa di dengar Mark.


" hais... Sudahlah ayo jalan. Aku lapar. Aku sengaja tak makan siang tadi". Beo Mark sambil berlalu meninggalkan motor Haya.


Haya cuek. Merasa Mark meninggalkan nya, Haya segera memakai helm nya dan melajukan motor nya melewati Mark. Mark terkejut dan berlari mengejar Haya.


"### Yaaak.... Yaaak.... Hiiis.. Sialan". Umpat Mark kesal.


Mansion Ken Haya.


Haya tiba di halaman mansion. Haya berjalan santai memasuki mansion nya.

__ADS_1


"Kreeeek... ". Pintu mansion terbuka.


"Syiiiiiiiuuuuung... Buk.... ". Sebuah belati terbang, nyaris mengenai kepala Haya sebelum akhirnya "menancap dalam" pada daun pintu mansion.


Haya cukup terkejut.


"DOR.. DOR... DOR... ".


Haya di hujani peluru. Dengan lincah Haya melompat dan salto di udara menghindari hujan nan peluru yang di terima nya. Merasa tak ada lagi peluru yang beterbangan.


Haya yang hendak berdiri dari posisi duduk, dengan lutut ter lipat menopang tubuhnya itu kembali menerima serangan dadakan.


"BUAK..".


Sebuah tendangan di terima nya.


Haya terpelanting ke belakang. Tapi belum sempat berdiri Haya kembali mendapat serangan yang kali ini sebuah bogem mentah yang diarahkan ke tubuh nya bertubi - tubi.


Haya dengan cekatan menangkis bogem mentah yang membabi buta itu. Keduanya sangat lincah.


"BUK.. BAK.. BUK.. BAK.. DUAK... BUK.. BAK"


Suara baku hantam kedua nya benar - benar memecah hening ruang mansion kala itu.


"DUAK..... ".


Dan sebuah tendangan memutar membuat Haya tumbang...


" Yaaak... Baby. Kau mau membunuh anak mu sendiri kah". Teriak Alex yang melihat kedua monster cantik nya baku hantam.


Haya yang tersungkur sudah kembali berdiri. Dengan mengelap darah di bibirnya yang robek karna sebuah tendangan. Haya berkata :


"HALLO MOMMY". Haya senyum seringai.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Happy reading all 🌷


__ADS_2