The Last Big Boss

The Last Big Boss
65


__ADS_3


"HALLO HE..." sapa Jacky senyum psikopat menatap datar Hekai.


"ah.. Dari ekspresi mu. Kau tampak terkejut" Ucap Jacky datar - datar remeh.


Hekai tak menjawab...


Hekai terus menatap tajam Jacky.


Jacky menyeringai...


"jadi.. Apakah kini kita "MUSUH".. ?" tanya Jacky pasang tampang songong minta di tampol.


"cih... Menjadi lawan ku.. Oh.. Jacky.. Tidakkah kau terlalu memandang tinggi diri mu??? " jawab Hekai datar - datar menghina.


" ah.. Haa.. Haa.. Ha.. Kau sombong HE.. Setidaknya lihat lah posisi mu HE.. Apa yang kau banggakan.. Hanya tersisa kau dan... (sambil menoleh ke arah Haya yang masih teepaku). Dan.. Itu.. Wanita jelek yang mirip mayat hidup itu. Kau pikir kau masih Hekai yang dulu... Hah.. Kau terlalu naif HE.. " Ucap Jacky tak kalah remeh - remeh menghina.


"Hm.. Baiklah.. . Ku anggap ini pilihan mu" Hekai menatap datar Jacky.


"Hm.. " jawab Jacky songong.


" Ku pikir kau pintar.. Ternyata... Tak ku sangka kau begitu bodoh!!! " gumam Hekai lirih sembari mengusap tengkuk nya yang tak gatal.


" kau.. " seru Jacky hendak membalas ucapan Hekai.


TIBA - TIBA...


"Hentikan omong kosong kalian..." teriak Ramon menyela adu mulut Jacky dan Hekai. Ramon terlihat kesal.


"cih..." Jacky berdecih ria sembari melirik ekor mata Ramon.


Sementara Hekai hanya menatap datar Ramon dan Jacky bergantian.


Tak berapa lama...


"KAKAK...!!! " Teriak Jessy yang muncul dari balik salah satu ruang Mansion Haya setengah hancur.


" Kak..." seru Jessy sembari berlari mendekati tubuh babak belur Ken yang tak sedarkan diri.


"Kak.. Hiks.. Hiks.. Hiks.. Bangun kak.. Kak Ken... " Jessy menangis sedih sekali sembari mengusap kasar wajah penuh darah Ken.

__ADS_1


" Kak... Hiks.. Hiks.. " tangis sedih Jessy terus memeluk tubuh pingsan Ken.


" Yak.. Kalian. Kalian apakan kakak ku. Mommy dan Daddy akan memotong halus tubuh kalian... Tunggu saja.. Huu.. Uu.. U... " Jessy mengutuk Ramon dan Jacky seperti anak kecil sambil terus menangis.


Ramon memandang heran Jessy.


" Anak ini... Apa yang salah dari nya? " batin Ramon yang merasa Jessy yang di hadapan nya kini berbeda dengan Jessy yang beberapa menit lalu tanpa berkedip mencabut nyawa para mafioso nya.


Ramon menatap Jessy bingung...


" bocah ini.. Cantik sekali" batin Jacky terus menatap Jessy kagum.


"HAH.. Sudah mau mati saja sok mengutuk kami..." Ucap Lea songong sambil melipat kedua tangan nya di dada.


"apa kau JALA*G..." teriak Jessy kesal menatap Lea sinis.


"kau bilang aku apa...??" teriak Lea naik darah.


"bocah ingusan... " seru Lea sembari meraih sebuah moncong pendek milik mafioso di samping nya.


" kau bocah.. Mati saja"



Sedetik mata Jessy terbelalak kaget menatap Lea...


Hekai menegang...


"DOOOOR..."


"CLING... KLONTANG... "


Sebuah percikan api muncul dari dua benda besi yang baku hantam di udara.


Betapa terkejut nya Lea.. Ramon dan Jacky.


KALIAN SEMUA...



HARUS MATI!!!.

__ADS_1


" KAK AYA... !!! " teriak lantang Jessy yang melihat sosok Haya.


" Baby.... " gumam lirih Hekai menatap Haya sembari tersenyum tipis.


" Hanya seorang mayat hidup.... Takut apa... " teriak Jacky songong sembari berlari cepat ke arah Haya.


" TAP.. TAP... TAP... KLOTANG" langkah lambat Haya menyambut Jacky sembari membuang moncong pendek di tangan nya.


"BUAK....!!!! " pertarungan tangan kosong pun terjadi.


"BUK... BAK... BUK.. BUAK.. BUAK.."


Jacky.. Terus menghujani Haya puluhan bogem mentah dari berbagai arah.


Haya dengan santai menangkis dan menghindar.


"DUAK..." sebuah tendang kuat Jacky hendak menghantam batang leher Haya.


Tapi.. OW.. OW.. Betapa terkejutnya Jacky.. Tendangan kuat nya yang bahkan merobohkan Ken sekali hantam.. Dengan sangat mudah di tangkis satu tangan oleh Haya.


"KRAATAK..." suara tulang retak.


Haya memutar pergelangan kaki Jacky.



"DUAK... " sebuah tendangan memutar Haya balik menghantam wajah Jacky.


" wuing.. Wuing.. Wing... BRUK.. " Jacky berputar diudara sebelum akhirnya tersungkur muntah darah.


" KRAAAAK.... " Haya menginjak wajah penuh darah Jacky.


" Menyentuh SAUDARAKU... KRAAK (suara tulang pipi remuk)... "



" MATI!!!! "


" KRAATAK...!!!!" Jacky tewas seketika.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


HAPPY BACA READER 🌷


__ADS_2